
Andrey mengalami peristiwa traumatis tersebut pada hari Selasa (28/06) kemarin, bertepatan dengan meletusnya aksi terorisme di bandara tersebut. Seperti yang diketahui, sebanyak tiga orang dilaporkan menembaki petugas keamanan bandara di pintu masuk terminal, sebelum akhirnya meledakkan diri satu per satu. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 22.00 waktu setempat atau pukul 02.00 WIB.
Akibat insiden ini, 36 orang tewas dan sedikitnya 147 lainnya mengalami luka-luka. Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas aksi biadab tersebut.
Seperti yang dilaporkan oleh Goal International, Andrey, 32 tahun, baru saja mendarat di bandara tersebut. Ia menuturkan bahwa saat ia berjalan menuju arah lobi, banyak orang berlarian sembari menangis menuju ke arah berlawanan. Ia juga mencium bau mesiu, melihat banyak darah berceceran dan berteriak soal teroris. Namun ia mengatakan saat itu belum tahu persis apa yang terjadi.
Andrey pun mengaku ia hanya bisa berdiri terpaku melihat kejadian horor tersebut. Dan saat itulah ia dituding sebagai teroris oleh polisi setempat.
"Kemudian datang polisi menodongkan senjata di kepala saya meminta saya untuk membuka tas saya karena saya terus berdiri, tak tahu apa yang harus saya lakukan dan dengan membawa tas ransel," ungkap mantan kiper tersebut.
"Mereka menganggap hal itu mencurigakan dan mereka menodongkan senjata ke kepala saya. Saya berkata 'saya orang Brasil' dan hal ini membuat suasana menjadi tak tegang. Mereka membuka tas saya, menanyai saya dan meminta saya pergi. Saya tak melebih-lebihkan cerita itu. Itu terjadi demi memberikan rasa aman pada semua orang," tuturnya. [initial]
Klik Juga:
- Bujuk Messi Batalkan Pensiun, Pemerintah Buenos Aires Pamerkan Patung La Pulga
- Tak Masuk Akal, Ronaldinho Bikin Assist Tanpa Melihat dari Jarak Jauh
- Hari Pertama nan Mengesankan Xhaka di Emirates Stadium
- Santai Jelang Sua Belgia, Skuat Wales Pesta Es Krim di Pantai
- Jelang Bentrok Italia, Jerman Pilih Main Voli Pantai
- Jelang Besut Man City, Guardiola 'Pemanasan' di Ibiza
- Skuat Wales Rayakan Tersingkirnya Inggris
- Presiden Argentina turun tangan bujuk Messi
- Rakyat Argentina ke Messi: Jangan Pergi
- Aksi Suarez Jadi Kiper Lawan Kumpulan Bocah di Uruguay
- Terinspirasi Ramsey, Dua Bintang Premier League Jadi Blonde
- Belum Kapok, Loew Kali Ini Cium Aroma Ketiaknya
- Lampard Cetak Gol 'Tangan Tuhan' di MLS
- Gol Belakang Gawang Tak Masuk Akal dari Vidal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kembali Tantang Ronaldo, Neymar Pamer Skill Gila
Open Play 24 Juni 2016, 08:13
-
'Ban Kapten Harus Ditarik dari Neymar'
Amerika Latin 21 Juni 2016, 09:24
-
Legenda Brasil: Neymar Idiot, Tutup Mulut Saja
Amerika Latin 17 Juni 2016, 20:45
-
Pele: Brasil Keok Bukan Salah Dunga
Amerika Latin 17 Juni 2016, 14:46
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR