Pelaku pelecehan seksual tersebut diduga adalah Sony Sandra alias Koko. Pengusaha tersohor dari Kediri yang berusia 60 tahun. Kini Sony sedang menunggu putusan hukum dari Pengadilan Negeri Kediri.
Lantas apa hubungannya kasus ini dengan sepakbola? Simak terus penjelasan di bawah ini.
Sony Sandra, terduga pelaku pencabulan, sejatinya merupakan sosok yang tidak biasa dalam dunia sepakbola Indonesia. Ia pernah menjadi penggawa timnas U-19 pada tahun 1961. Tim ini cukup melegenda sebelum timnas generasi Evan Dimas dkk menjuarai Piala AFF pada tahun 2013 yang lalu.
Timnas U-19 generasi 1961 ini, yang diperkuat oleh Sony Sandra, sukses mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi juara di ajang Piala Asia 1961 yang digelar di Bangkok, Thailand. Pencapaian yang belum bisa terulang hingga saat ini.
Selain Sony, saat itu penggawa timnas diisi oleh beberapa nama yang kini menjadi legenda di sepakbola Indonesia. Sebut saja, Andjiek Alinurdin dan Bob Hippy. Mereka juga dibesut oleh tim pelatih yang handal pada sosok Tony Pogaknic, Djamiat Dhalhar, dan Maulwi Saelan.
Meski sukses di tingkat junior karir Sony tidak begitu gemilang saat masuk ke tingkat senior. Ia pernah membela tim Hizbul Wathan Jombang, dan Persik Kediri. Namun, ia melakukan transformasi yang super ekstrim yakni dari pemain yang berposisi gelandang menjadi seorang kiper. Ia menjadi kiper Persik era 70-an.
Dalam perjalanan karirnya, Sony menjadi sosok penting bagi klub Persedikab. Ia menjadi tokoh sentral yang menjaga eksistensi klub yang bermarkas di Kabupaten Kediri tersebut. Ia juga dikenal aktif di pembinaan pemain usia muda melalui klub Triple S.
Lalu, mengapa artikel ini diberi judul 'Evan Dimas'? adakah hubungannya dengan Evan Dimas yang baru saja selesai berlatih bersama tim Espanyol B?
Seperti yang sebelumnya dijelaskan, semasa aktif bermain sepakbola di level U-19, Sony berposisi sebagai gelandang. Posisi yang sama juga ditempati oleh Evan Dimas. Cuma itu saja?
Coba perhatikan foto berikut ini:


Sosok yang dilingkari adalah potret Sony Sandra saat masih membela timnas U-19 tahun 1961. Banyak kalangan yang menyebut bahwa sosok Sony yang berada di foto tersebut mirip dengan Evan Dimas.
Perhatikan dengan seksama, postur mungilnya, tubuh yang condong agak ke kanan, serta bungkuknya. Mirip dengan Evan Dimas bukan? eith... untuk yang satu ini tentu hanya kebetulan saja ya Bolaneters. Jadi sebenarnya tidak ada hubungan sama sekali antara Evan Dimas dengan Sony Sandra yang menjadi tersangka pencabulan itu. [initial] (bola/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah 'Evan Dimas 1961': Tersangka Pencabulan 56 Bocah di Kediri
Bolatainment 18 Mei 2016, 20:11
-
Merasa Dicurangi, Klub Ini Ancam Mundur dari ISC B
Bola Indonesia 10 Mei 2016, 01:40
-
Melawan, Laga FC Tolak Putusan GTS
Bola Indonesia 10 Mei 2016, 01:21
-
Hari Buruh, Laga FC Ditolak Berlaga di Jombang
Bola Indonesia 1 Mei 2016, 15:28
-
Gresik United Batal Lawan Persik
Bola Indonesia 30 Maret 2016, 10:19
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 06:14
-
Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:34
-
Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
Liga Champions 25 Februari 2026, 05:13
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Club Brugge: Alexander Sorloth
Liga Champions 25 Februari 2026, 04:20
-
Barcelona Siapkan Skenario Permanen untuk Joao Cancelo: Transfer Gratis Jadi Kunci?
Liga Spanyol 25 Februari 2026, 00:56
-
Ketenangan Senne Lammens Jadi Kunci Kemenangan Man United atas Everton
Liga Inggris 25 Februari 2026, 00:50
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR