
Bola.net - Manchester City kini tak hanya mendominasi di lapangan hijau, tetapi juga memimpin pergerakan "hijau" di luar stadion. Klub raksasa Inggris ini menetapkan target ambisius untuk mencapai nol emisi karbon (net-zero) pada tahun 2030.
Target ini bukan sekadar janji manis. Tenggat waktu tersebut lima tahun lebih cepat dari target wilayah Greater Manchester, dan dua dekade lebih awal dari target nasional Inggris.
Di balik kemewahan Etihad Campus, sebuah transformasi lingkungan sedang berlangsung secara masif. Laporan Sustainability Tahunan ke-20 yang dirilis tahun 2024 menjadi bukti sahih perjalanan dua dekade The Citizens dalam isu ini.
Bagi Manchester City, sustainability adalah nilai inti perusahaan. Mereka meyakini sepak bola memiliki kekuatan katalis untuk mendorong perubahan sosial yang nyata.
Revolusi Energi di Akademi
Langkah paling mencolok dari inisiatif ini diumumkan pada Maret 2024 lalu. Manchester City berencana menyulap City Football Academy menjadi salah satu produsen energi terbarukan terbesar di dunia sepak bola.
Angkanya tidak main-main. Sebanyak 10.500 panel surya akan dipasang di fasilitas tersebut.
Instalasi masif ini diproyeksikan mampu menutupi seluruh kebutuhan energi tahunan akademi secara mandiri. Ini menjadi tolak ukur baru dalam standar keberlanjutan energi di industri olahraga global.
Memangkas Emisi dan Sampah Plastik
Komitmen City terhadap lingkungan juga terlihat dari data penurunan emisi yang signifikan. Sepanjang tahun 2023, klub berhasil memangkas emisi karbon sebesar 16 persen melalui serangkaian langkah terukur.
Salah satu kebijakan paling tegas adalah penghapusan plastik sekali pakai. Material ini telah hilang sepenuhnya dari seluruh operasional di Etihad Campus, digantikan oleh alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Tak berhenti di situ, efisiensi sumber daya juga diterapkan pada penggunaan air dan energi listrik. Klub memastikan jejak lingkungan mereka sekecil mungkin di setiap aspek operasional harian.
Surga Kecil untuk 500 Spesies
Sisi lain yang jarang tersorot dari Etihad Campus adalah fungsinya sebagai habitat alam. Kawasan di sekitar markas latihan tim utama kini menjadi rumah bagi lebih dari 500 spesies hewan dan serangga.
Manajemen klub secara sengaja menciptakan ekosistem pendukung keanekaragaman hayati. Mulai dari padang bunga liar, gundukan pasir, hingga "bank lebah" dibangun di area tersebut.
Penanaman pohon asli yang menggugurkan daun serta pemeliharaan area kayu mati juga dilakukan. Langkah ini memastikan satwa liar setempat memiliki tempat berlindung di tengah ingar-bingar kompleks olahraga modern.
Melibatkan Fans dalam Perubahan
Perubahan besar ini tidak dilakukan sendirian, melainkan turut melibatkan basis penggemar mereka. Fans didorong untuk menggunakan transportasi rendah karbon saat menuju stadion, seperti memanfaatkan rute jalan kaki City Link atau jaringan bus khusus pertandingan di Greater Manchester.
Fasilitas rak sepeda juga diperluas untuk mengakomodasi mereka yang memilih mengayuh pedal ke stadion.
Di dalam stadion, gaya hidup berkelanjutan diperkenalkan lewat menu makanan. Pilihan vegan dan vegetarian kini tersedia lebih banyak, memberikan alternatif kuliner yang lebih ramah bumi bagi para suporter.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City yang Semakin Hijau: Pasang 10.500 Panel Surya Demi Net-Zero 2030
Bolatainment 14 Januari 2026, 11:31
-
Drama di Laga Newcastle vs Man City: Kontroversi VAR dan Matinya Sepak Bola
Liga Inggris 14 Januari 2026, 08:27
LATEST UPDATE
-
Ditekan Habis-habisan, PSG Bangga Bisa Singkirkan Liverpool
Liga Champions 15 April 2026, 11:08
-
Gagal Lolos ke Semifinal UCL, Raphinha: Barcelona Dirampok Wasit!
Liga Champions 15 April 2026, 11:05
-
Liverpool Nirgelar Walau Belanja Rp10 Triliun di Awal Musim 2025/2026
Liga Champions 15 April 2026, 10:32
-
Jujur Banget! Antoine Griezmann Akui Bikin Kesalahan Fatal Lawan Barcelona
Liga Champions 15 April 2026, 10:11
-
Juan Musso Luar Biasa! Kiper Pelapis yang Hancurkan Harapan Barcelona
Liga Champions 15 April 2026, 09:44
-
Laga Alot di Anfield, tapi PSG Memang Layak Menang!
Liga Champions 15 April 2026, 09:33
-
2 Laga 3 Gol, Dembele Kembali Jadi Mimpi Buruk Liverpool di Anfield
Liga Champions 15 April 2026, 09:15
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
























KOMENTAR