
Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng mengatakan bahwa bulu tangkis Indonesia harus bangkit setelah kegagalan pada Olimpiade London 2012.
"Bulu tangkis Indonesia harus bisa bangkit setelah kegagalan pada Olimpiade yang lalu," kata Andi, dalam diskusi olahraga 'Menyikapi Hasil Olimpiade London 2012, Menyusun Strategi Pembinaan Olahraga Jangka Panjang Indonesia' di Jakarta, Jumat (10/8).
Andi mengatakan bahwa prestasi Indonesia di Olimpiade London memang menurun. Terlebih cabor bulu tangkis yang tidak berhasil menyumbangkan medali. Namun harus diingat Indonesia juga masih berprestasi di pesta olahraga yang lainnya.
"Indonesia juara umum SEA Games, di Asian Games juga meningkat. Namun memang harus diakui bahwa bulu tangkis sedang menurun dan bukan di tahun ini saja," tambah Andi.
Menurutnya, bulu tangkis dan cabor lain juga membutuhkan tempat-tempat latihan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. "Tempat-tempat latihan memang diperlukan peningkatan, terlebih untuk pusat pelatihan di luar Jawa, karena hingga saat ini pusat-pusat pelatihan masih terkonsentrasi di Jawa," ujar Andi.
Selain itu, Andi mengatakan bahwa persiapan yang harus dilakukan bukan hanya persiapan untuk bersaing pada Olimpiade saja, namun juga persiapan untuk SEA Games, Asian Games, dan yang lainnya.
Pada Olimpiade London 2012, Indonesia tak mampu melanjutkan tradisi emas setelah cabor bulu tangkis gagal mempersembahkan medali. Selain itu, kejuaraan bulutangkis di Olimpiade juga sempat diwarnai oleh insiden yang menyebabkan delapan atlet didiskualifikasi. (ant/kny)
"Bulu tangkis Indonesia harus bisa bangkit setelah kegagalan pada Olimpiade yang lalu," kata Andi, dalam diskusi olahraga 'Menyikapi Hasil Olimpiade London 2012, Menyusun Strategi Pembinaan Olahraga Jangka Panjang Indonesia' di Jakarta, Jumat (10/8).
Andi mengatakan bahwa prestasi Indonesia di Olimpiade London memang menurun. Terlebih cabor bulu tangkis yang tidak berhasil menyumbangkan medali. Namun harus diingat Indonesia juga masih berprestasi di pesta olahraga yang lainnya.
"Indonesia juara umum SEA Games, di Asian Games juga meningkat. Namun memang harus diakui bahwa bulu tangkis sedang menurun dan bukan di tahun ini saja," tambah Andi.
Menurutnya, bulu tangkis dan cabor lain juga membutuhkan tempat-tempat latihan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. "Tempat-tempat latihan memang diperlukan peningkatan, terlebih untuk pusat pelatihan di luar Jawa, karena hingga saat ini pusat-pusat pelatihan masih terkonsentrasi di Jawa," ujar Andi.
Selain itu, Andi mengatakan bahwa persiapan yang harus dilakukan bukan hanya persiapan untuk bersaing pada Olimpiade saja, namun juga persiapan untuk SEA Games, Asian Games, dan yang lainnya.
Pada Olimpiade London 2012, Indonesia tak mampu melanjutkan tradisi emas setelah cabor bulu tangkis gagal mempersembahkan medali. Selain itu, kejuaraan bulutangkis di Olimpiade juga sempat diwarnai oleh insiden yang menyebabkan delapan atlet didiskualifikasi. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora: Bulu Tangkis Indonesia Harus Bangkit
Bulu Tangkis 10 Agustus 2012, 21:30
-
Liliyana/Tontowi Ditarget Berprestasi di Kejuaraan Dunia 2013
Bulu Tangkis 10 Agustus 2012, 11:25
-
Gagal di Olimpiade, KOI Tunggu Laporan PBSI
Bulu Tangkis 7 Agustus 2012, 20:30
-
Reeb: Didiskualifikasi, Empat Ganda Putri Harusnya Datangi CAS
Bulu Tangkis 7 Agustus 2012, 18:45
-
Mengaku Terbebani, Tontowi/Liliyana Gagal Raih Perunggu
Bulu Tangkis 3 Agustus 2012, 21:00
LATEST UPDATE
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR