
Bola.net - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo mengaku prihatin atas kegagalan tim bulu tangkis Indonesia di Olimpiade London 2012. Ia pun mengaku sedang menunggu laporan dari Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PB PBSI).
"Sembilan atlet bulu tangkis yang diharapkan meraih emas malah tidak mendapat apa-apa. Kami prihatin sekali," kata Rita yang dimintai evaluasi mengenai hasil kontingen Indonesia secara keseluruhan di London, Selasa (7/8). "Kami tidak ikut campur masalah internal PB, tetapi kami ingin mendengar laporan PBSI," ujarnya.
Ia juga menyesalkan kasus yang menimpa ganda putri Indonesia Greysia Polii/Meiliana Jauhari yang didiskualifikasi bersama pasangan Korea dan China karena dinilai sengaja mengalah. "Sangat disesalkan karena itu juga memengaruhi kondisi psikologis atlet-atlet lain," lanjutnya.
Pada Olimpiade London, bulu tangkis tidak memperoleh satu medali pun. Padahal di Beijing empat tahun lalu, Indonesia berhasil memperoleh satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
Rita juga menyarankan agar cabang-cabang olahraga Olimpiade lebih banyak dipertandingkan di SEA Games untuk meningkatkan prestasi negara-negara Asia Tenggara. Hingga hari ke-12 penyelenggaraan Olimpiade, belum satu pun negara Asia Tenggara yang memperoleh medali emas.
"Negara-negara Asia Tenggara belum ada yang dapat emas. Jadi, cabang-cabang Olimpiade harus lebih banyak dimasukkan ke SEA Games. Paling tidak ada 15-30 cabang Olimpiade," komentarnya.
Posisi teratas negara-negara Asia Tenggara diraih Indonesia di urutan 47 dunia (satu perak dan satu perunggu), diikuti Malaysia dan Thailand yang sama-sama berada di posisi ke-53 dengan satu perak. (ant/kny)
"Sembilan atlet bulu tangkis yang diharapkan meraih emas malah tidak mendapat apa-apa. Kami prihatin sekali," kata Rita yang dimintai evaluasi mengenai hasil kontingen Indonesia secara keseluruhan di London, Selasa (7/8). "Kami tidak ikut campur masalah internal PB, tetapi kami ingin mendengar laporan PBSI," ujarnya.
Ia juga menyesalkan kasus yang menimpa ganda putri Indonesia Greysia Polii/Meiliana Jauhari yang didiskualifikasi bersama pasangan Korea dan China karena dinilai sengaja mengalah. "Sangat disesalkan karena itu juga memengaruhi kondisi psikologis atlet-atlet lain," lanjutnya.
Pada Olimpiade London, bulu tangkis tidak memperoleh satu medali pun. Padahal di Beijing empat tahun lalu, Indonesia berhasil memperoleh satu emas, satu perak, dan satu perunggu.
Rita juga menyarankan agar cabang-cabang olahraga Olimpiade lebih banyak dipertandingkan di SEA Games untuk meningkatkan prestasi negara-negara Asia Tenggara. Hingga hari ke-12 penyelenggaraan Olimpiade, belum satu pun negara Asia Tenggara yang memperoleh medali emas.
"Negara-negara Asia Tenggara belum ada yang dapat emas. Jadi, cabang-cabang Olimpiade harus lebih banyak dimasukkan ke SEA Games. Paling tidak ada 15-30 cabang Olimpiade," komentarnya.
Posisi teratas negara-negara Asia Tenggara diraih Indonesia di urutan 47 dunia (satu perak dan satu perunggu), diikuti Malaysia dan Thailand yang sama-sama berada di posisi ke-53 dengan satu perak. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal di Olimpiade, KOI Tunggu Laporan PBSI
Bulu Tangkis 7 Agustus 2012, 20:30
-
Reeb: Didiskualifikasi, Empat Ganda Putri Harusnya Datangi CAS
Bulu Tangkis 7 Agustus 2012, 18:45
-
Mengaku Terbebani, Tontowi/Liliyana Gagal Raih Perunggu
Bulu Tangkis 3 Agustus 2012, 21:00
-
Sigit Budiarto: Tontowi/Liliyana Terpengaruh Penyesalan
Bulu Tangkis 3 Agustus 2012, 20:15
-
Tontowi/Liliyana Kalah, Tradisi Emas Indonesia Berakhir
Bulu Tangkis 2 Agustus 2012, 21:37
LATEST UPDATE
-
George Russell Kuasai Kualifikasi Sprint Formula 1 GP Kanada 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 12:48
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25



















KOMENTAR