
Namun karena tidak menyangka bahwa kontingen Indonesia akan tersingkir lebih cepat, tidak semua anggota kontingen yang terdiri atas sekitar 40 orang itu mendapat tiket sehingga kepulangan terpaksa dibagi dalam dua kelompok.
Tahap pertama akan berangkat Kamis malam melalui Guangzhou dengan penerbangan Southern Airlines, menyusul gelombang berikutnya Jumat malam, juga dengan penerbangan yang sama.
Seluruh kontingen Indonesia yang menginap di Hotel New World di pusat Kota Wuhan, tampak memenuhi lobi hotel Kamis sore untuk bersiap-siap kembali ke Tanah Air, dipimpin manajer tim, Feriansyah.
"Penerbangan dari Guangzhou ke Jakarta sebagian sudah penuh dan semua kebagian tiket. Kalau dari Wuhan ke Guangzhou tidak ada masalah," kata Alvent Yulianto, salah seorang pemain yang ditemui beberapa saat sebelum berangkat ke bandara Wuhan.
Tim Thomas Indonesia yang sebelumnya menargetkan minimal mencapai babak final seperti dua tahun lalu di Kuala Lumpur, secara tragis tersingkir setelah dikalahkan 2-3 oleh Jepang, negara yang selama kejuaraan tersebut digelar sejak 1948, belum pernah meraih gelar juara.
Bagi Jepang, kemenangan tersebut adalah balasan dari kekalahan 1-3 di semi final Piala Uber 2010.
Hanya berselang beberapa jam kemudian, Tim Piala Uber pun menyusul dan juga dikalahkan 2-3 oleh negara yang sama.
Pada putaran final 2010 lalu, Piala Thomas Indonesia berhasil mencapai final namun ditaklukkan China 0-3, sementara Tim Uber terhenti di semi final setelah menyerah dari China, juga dengan skor 0-3. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
China dan Korea Selatan Kembali Bertemu di Final Piala Uber
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 21:08
-
Taufik Hidayat Akui Tim Piala Thomas Tidak Kompak
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 18:45
-
Sigit: PBSI Harus Lebih Matang Siapkan Pemain
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 17:45
-
Tim Thomas dan Uber Indonesia Langsung Bertolak ke Tanah Air
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 17:40
-
Lin Anggap Piala Thomas Uji Coba, Tago Idolakan Taufik
Bulu Tangkis 24 Mei 2012, 16:55
LATEST UPDATE
-
Gak Jadi Dipulangkan! Barcelona Mantap Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 09:10
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 10 Januari 2026, 08:33
-
Xavi Latih Manchester United? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 10 Januari 2026, 08:30
-
Prediksi Newcastle vs Bournemouth 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 08:11
-
Akhirnya! Arsenal Sepakati Kontrak Baru Bukayo Saka
Liga Inggris 10 Januari 2026, 08:02
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR