Bola.net - Tommy Sugiarto menyusul Dionysius Hayom Rumbaka melaju ke semifinal tunggal putra kejuaraan bulutangkis Djarum Indonesia Open 2013 setelah mengalahkan Gurusaidutt R.M.V asal India 19-21, 21-11, 21-10 di Istora Senayan Jakarta, Jumat (14/6).
Di semifinal, Sabtu (15/6), putra kandung juara dunia 1983 Icuk Sugiarto itu akan berhadapan dengan Marc Zwiebler asal Jerman yang menghentikan langkah pemain India lainnya, Ajay Jayaram dua game langsung 21-16, 21-15. Sementara Hayom dipastikan harus berjuang keras karena di semifinal akan menantang unggulan teratas Lee Chong Wei asal Malaysia.
Chong Wei hanya memerlukan waktu 27 menit dan tidak menemukan kesulitan berarti untuk menghentikan pemain veteran dan juga unggulan delapan Bonsak Ponsana asal Thailand dengan dua game langsung 21-10, 21-7.
Berbeda dengan dua pertandingan sebelumnya ketika menyingkirkan Chen Long dan Wong Wong Ki dengan dua game langsung, kali ini Tommy yang tidak diunggulkan itu harus berjuang keras selama satu jam enam menit untuk menyingkirkan Gurusaidutt.
Setelah menyerah 19-21 pada game pertama, Tommy mulai menemukan irama permainan untuk merebut game kedua 21-11 dan memaksa rubber game.
Dengan dukungan penuh penonton, Tommy yang sudah mulai percaya diri selanjutnya tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan dan akhirnya menang 21-10. (ant/kny)
Di semifinal, Sabtu (15/6), putra kandung juara dunia 1983 Icuk Sugiarto itu akan berhadapan dengan Marc Zwiebler asal Jerman yang menghentikan langkah pemain India lainnya, Ajay Jayaram dua game langsung 21-16, 21-15. Sementara Hayom dipastikan harus berjuang keras karena di semifinal akan menantang unggulan teratas Lee Chong Wei asal Malaysia.
Chong Wei hanya memerlukan waktu 27 menit dan tidak menemukan kesulitan berarti untuk menghentikan pemain veteran dan juga unggulan delapan Bonsak Ponsana asal Thailand dengan dua game langsung 21-10, 21-7.
Berbeda dengan dua pertandingan sebelumnya ketika menyingkirkan Chen Long dan Wong Wong Ki dengan dua game langsung, kali ini Tommy yang tidak diunggulkan itu harus berjuang keras selama satu jam enam menit untuk menyingkirkan Gurusaidutt.
Setelah menyerah 19-21 pada game pertama, Tommy mulai menemukan irama permainan untuk merebut game kedua 21-11 dan memaksa rubber game.
Dengan dukungan penuh penonton, Tommy yang sudah mulai percaya diri selanjutnya tidak memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan dan akhirnya menang 21-10. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tontowi/Liliyana Terlalu Tangguh Bagi Pasangan Malaysia
Bulu Tangkis 14 Juni 2013, 21:31
-
Nitya/Greysia Tersingkir, Wakil Ganda Putri Kandas
Bulu Tangkis 14 Juni 2013, 20:30
-
Tommy Sugiarto Susul Hayom Rumbaka ke Semifinal
Bulu Tangkis 14 Juni 2013, 20:20
-
Tersingkir dari Indonesia Open 2013, Belaetrix Menyesal
Bulu Tangkis 14 Juni 2013, 19:10
-
Kalahkan Wakil China, Ahsan/Hendra ke Semifinal
Bulu Tangkis 14 Juni 2013, 18:55
LATEST UPDATE
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
-
Marcus Rashford Bakal Stay di MU Pada Awal Musim 2025/2026, Tapi...
Liga Inggris 9 Juli 2026, 17:24
-
Prancis yang Haus Gol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:19
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Latih Fulham, Alvaro Arbeloa Ingin Boyong 3 Pemain Real Madrid Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Kepincut Kiper Timnas Paraguay Ini?
Liga Inggris 9 Juli 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR