
Bola.net - Bayern Munchen mungkin mampu tampil brilian melawan PSG di perempat final Liga Champions 2020-2021. Namun pada akhirnya PSG-lah yang tersenyum dengan tiket semifinal di tangan.
Tak percaya kalau Bayern Munchen tampil trengginas melawan PSG di kedua leg perempat final Liga Champions? Catatan total 45 tembakan dan berhasil membuat tiga gol bukan catatan mudah yang ditorehkan melawan tim sekelas PSG.
Namun catatan statistik mengesankan itu tak cukup untuk membawa Bayern Munchen lolos ke semifinal Liga Champions.
Berstatus sebagai juara bertahan, Bayern Munchen lebih diunggulkan ketika berhadapan dengan PSG pada perempat final. Namun pada kenyataannya, tim asuhan Hansi Flick itu tak mampu mengatasi perlawanan PSG.
Bayern Munchen kalah agresivitas gol tandang dari PSG, karena agregat sama kuat 3-3. Pada pertemuan pertama di Allianz Arena, 8 April lalu, The Bavarians takluk 2-3 dari PSG.
Adapun dalam laga leg kedua di Parc des Princes, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB, Bayern hanya meraih kemenangan 1-0. Gol tunggal Bayern Munchen dicetak Eric Maxim Choupo-Moting pada menit ke-40.
Hasil tersebut cukup mengecewakan buat Bayern Munchen. Pasalnya, Thomas Muller dkk. tampil dominan dalam dua pertandingan tersebut.
Seperti dilansir Opta, Bayern melepaskan 45 tembakan dalam dua pertemuan kontra Paris Saint-Germain. Pada leg pertama, mereka melepaskan 30 tembakan yang 12 di antaranya mengarah ke gawang.
Adapun pada pertandingan kedua, Bayern Munchen menorehkan 15 tembakan yang lima di antaranya tepat sasaran. Jumlah tersebut merupakan total tembakan terbanyak yang dilakukan sebuah tim ketika menghadapi lawan yang sama di Liga Champions.
Hasil yang Mengecewakan
Thomas Muller merasa sangat kecewa dengan kegagalan Bayern Munchen lolos ke semifinal Liga Champions. Meski begitu, Muller tak menampik jika PSG adalah lawan yang tak mudah untuk dihadapi.
"Kami sangat kecewa. Kami menaruh banyak hati dan jiwa tetapi mencetak satu gol terlalu sedikit. Ini berbeda dengan pertandingan di Munich, kami tidak benar-benar mendekati gawang mereka pada awal laga, PSG memiliki beberapa peluang pertama," ujar Muller.
"Kemudian kami masuk ke situasi yang kami inginkan dan mencetak gol pembuka. Upaya dan komitmen kami pada babak kedua luar biasa, tetapi itu sangat sulit," lanjutnya.
"Kami tidak pernah benar-benar menempatkan PSG di bawah tekanan permanen, kami berbahaya, tetapi begitu juga PSG. Pada akhirnya, sangat mengecewakan kami tersingkir meski menang tandang ke Paris," tutur Thomas Muller.
Sumber: Opta, Bayern Munchen
Disadur dari: Bola.com (Rizki Hidayat; published: 14/4/2021)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar Ogah Bandingkan Messi Dengan Mbappe, Kenapa?
Liga Champions 14 April 2021, 22:27
-
Savage! PSG Kalahkan Bayern, Pacar Verratti Langsung Ngetroll Muller
Bolatainment 14 April 2021, 21:28
-
Respon Modric Soal Gosip Mbappe: Pemain Hebat Selalu Diterima di Madrid
Liga Spanyol 14 April 2021, 18:58
-
Digosipkan Balik ke Juventus, Begini Respon Moise Kean
Liga Italia 14 April 2021, 18:20
-
Apa yang Tersisa Setelah Bayern Munchen Ditendang PSG dari Liga Champions?
Liga Champions 14 April 2021, 14:14
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Milan vs Udinese
Liga Italia 11 April 2026, 18:02
-
Live Streaming Milan vs Udinese - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 11 April 2026, 16:00
-
Enzo Fernandez Sudah Minta Maaf, tapi Hukuman Tetap Berlaku
Liga Inggris 11 April 2026, 15:45
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 15:43
-
Kapan Barcelona Bisa Juara La Liga? Ini Hitung-hitungan Lengkapnya
Liga Spanyol 11 April 2026, 15:15
-
Nonton Live Streaming BRI Super League: Persija Jakarta vs Persebaya
Bola Indonesia 11 April 2026, 15:14
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR