Bola.net - Kesulitan Philippe Coutinho dua musim terakhir diyakini terjadi lebih karena masalah mental daripada kemampuan olah bola di lapangan. Coutinho terpuruk dan tidak tahu caranya bangkit.
Karier Coutinho terus merosot sejak meninggalkan Liverpool. Dia tiba di Barcelona dengan memikul harapan tinggi, tapi penampilannya hanya membawa kekecewaan.
Barca pun memutuskan meminjamkan Coutinho ke Bayern Munchen musim ini, tentu dengan harapan gelandang Brasil itu bisa menemukan kembali sentuhan terbaiknya.
Nahas, meski sempat tampil apik di awal musim Bundesliga, Coutinho kian kesulitan beberapa bulan terakhir, bahkan dihantam cedera.
Kemerosotan karier Coutinho ini mengundang simpati. Apa yang sebenarnya terjadi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mudah Goyah
Hanya Coutinho yang benar-benar tahu kesulitannya, tapi mantan striker Bayern dan Brasil, Giovane Elber, bisa menebak masalah apa yang menyandung Coutinho.
Elber sediih melihat kesulitan Coutinho, tapi dia merasa bahwa gelandang 27 tahun itu memang tidak punya kekuatan mental untuk bertahan di situasi sulit dengan tuntutan dan tekanan tinggi.
"Ketika Philippe tiba di Bayern, semua orang berharap bisa melihat Coutinho yang sama dengan di Liverpool. Namun, dia datang dari musim buruk di Barcelona, saya kira musim buruk itulah yang mengganggu fokusnya," ujar Elber kepada Goal internasional.
"Saya kira dia adalah orang yang mudah goyah ketika situasi tidak berjalan terlalu baik. Dia bukanlah tipe orang yang berpikir: 'Saya Philippe Coutinho dan saya akan memperbaiki ini'."
Kendala Besar
Masalah mental itu bisa jadi mimpi buruk bagi Coutinho. Dia punya kemampuan olah bola yang luar biasa, yang seharusnya bisa jadi modal berharga untuk jadi pemain top. Sayangnya, mental Coutinho terlalu lemah.
"Saya kira Coutinho kurang agresif. Sangat disayangkan, sebab dia adalah pemain hebat," lanjut Elber.
"Saya tidak yakin apakah Bayern mau mempertahankannya. Banyak hal bisa berubah dengan cepat di dunia sepak bola. Saya ingin bicara dengan dia, tapi pandemi ini terjadi."
"Meski sudah ada Thiago Alcantara yang membantunya, saya ingin memberikan beberapa saran, bicara soal Bayern, dan menjelaskan padanya tentang bagaimana pandangan kami dari luar," tutupnya.
Sumber: Goal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tanyakan Soal De Jong, Juve Langsung Ditolak Barca
Liga Italia 13 Mei 2020, 19:49
-
3 Daya Tarik Neymar yang Bisa Memikat Klub Mana pun
Liga Eropa Lain 13 Mei 2020, 19:15
-
Manchester City Pede Pep Guardiola Tidak akan Berpaling ke Barcelona
Liga Inggris 13 Mei 2020, 19:00
LATEST UPDATE
-
Arsenal Hampir Tak Terbendung di Liga Champions Musim Ini
Liga Champions 8 April 2026, 10:20
-
Kalah 2-1, Real Madrid Pede Bisa Comeback di Kandang Bayern Munchen
Liga Champions 8 April 2026, 10:17
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 8 April 2026, 10:17
-
2 Gol Sedekah Real Madrid untuk Bayern Munchen
Liga Champions 8 April 2026, 10:15
-
2 Kiper Jadi Bintang di Santiago Bernabeu dan Estadio Jose Alvalade
Liga Champions 8 April 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR