
Bola.net - Barcelona berhasil mencapai delapan besar Liga Champions usai mengalahkan Napoli (3-1) akhir pekan lalu. Mereka bakal terbang ke Lisbon tengah pekan ini dalam mimpi meraih trofi keenam mereka di panggung tertinggi Eropa.
Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB nanti, Barca bakal menghadapi Bayern Munchen dalam duel satu leg perempat final. Andai menang, mereka bakal menghadapi pemenang duel Manchester City vs Lyon di semifinal.
Singkatnya, tidak ada pertandingan mudah untuk Barca, khususnya dalam kondisi mereka sekarang yang kurang konsisten. Namun, mau tak mau Liga Champions adalah harapan terakhir Barca untuk menutup musim ini dengan baik.
Meski sulit, setidaknya ada 5 alasan Barca untuk tetap optimistis bisa menjuarai Liga Champions musim ini. Apa saja? Menukil Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
1. Lionel Messi
Alasan pertama dan terutama, Lionel Messi. Sang kapten sendiri seharusnya sudah cukup memimpin Barca meraih trofi impian mereka.
Lawan Napoli kemarin, Messi sendiri membuat Napoli kelimpungan. Hanya itu, 30 menit pertama, dan pertandingan sudah ditentukan.
Messi sudah pernah menaklukkan Bayern pada tahun 2009 dan 2015 lalu, bahwa dia tidak terhentikan dalam level terbaiknya. Namun, di tahun 2013 Messi pun pernah menderita melawan Bayern.
Bergantung pada Messi adalah perjudian besar bagi Barca. Bisa jadi juara, tapi bisa gagal total jika Messi berhasil dikunci lawan.
2. Lebih efektif
Sergio Busquets dan Arturo Vidal bakal kembali bermain. Mereka tidak bisa bermain akhir pekan lalu karena hukuman akumulasi kartu.
Kembainya dua gelandang ini bakal memberi Setien opsi lebih. Busquets merupakan salah satu pemain terpenting yang nyaris tak tergantikan di lini tengah Barca.
Selain itu, masih ada Ousmane Dembele yang kabarnya sudah pulih total dari cedera. Berarti nama-nama seperti Antoine Griezmann, Sergi Roberto, dan Ivan Rakitic bisa saja diistirahatkan.
3. Frenkie de Jong kembali
Gelandang Belanda ini kembali mencapai level terbaiknya saat melawan Napoli lalu. De Jong sudah pulih dari cedera dan siap memimpin serangan Barca dari lini tengah.
Tercatat, pada laga kontra Napoli lalu, De Jong menuntaskan 93% operannya di wilayah lawan. Dialah motor gerakan Barca dari lini tengah, yang doyan membelah pertahanan lawan dengan operannya.
Barcelona jelas tidak akan merindukan Arthur Melo jika De Jong bisa terus bermain di level ini.
4. Perubahan format
Dua musim terakhir, Barca gagal total di Liga Champions karena format kandang-tandang. Mereka menang di kandang, lalu dihajar saat menyambangi AS Roma dan Liverpool.
Sekarang, format Liga Champions diubah untuk menyesuaikan dengan kondisi pandemi. Tidak ada dua leg, hanya satu leg dan dimainkan terpusat di Lisbon, Portugal.
Artinya peluang menang Barca kian besar, tapi peluang menang lawan juga besar. Tidak ada favorit dalam format satu leg.
Paling tidak, Barca bisa mengenyahkan hantu kegagalan yang masih mengganggu mental skuad.
5. Segitiga defensif
Selain Leo Messi, ada trio Marc-Andre ter Stegen, Gerard Pique, dan Clement Lenglet yang merupakan kombinasi segitiga paling penting untuk tim Setien saat ini.
Ter Stegen bakal berjuang membuktikan kualitasnya dalam duel sengit di lapangan, ada Manuel Neuer di sisi lain lapangan yang merupakan pesaing terbesarnya di Timnas Jerman.
Juga, masih ada Pique dan Lenglet yang krusial di jantung pertahanan. Kualitas pertahanan Barca membaik pasca-lockdown, dan mereka bakal berharap bisa meneruskannya di Liga Champions.
Ingin tahu informasi jadwal, live streaming, dan highlights Liga Champions lainnya? Yuk klik di sini!
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Lionel Messi, Sendirian dan Kesepian di Panggung Eropa
- Lionel Messi Absen Latihan: Pertanda Buruk Jelang Lawan Bayern Munchen?
- Rivaldo tak Yakin Barcelona Bisa Juara Liga Champions, Favoritkan Bayern dan City
- Barcelona Dianggap Melakukan Kesalahan Dengan Melepas Arthur
- Barcelona Berminat Datangkan Bernardo Silva, Bagaimana Respons Man City?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Matthaus: Messi Seorang tak akan Cukup Lawan Bayern!
Liga Champions 11 Agustus 2020, 21:53
-
Philippe Coutinho Tunda Kepindahannya ke Arsenal, Kenapa?
Liga Inggris 11 Agustus 2020, 19:00
-
Incar Eric Garcia, Tapi Barcelona Ogah Keluar Banyak Duit
Liga Spanyol 11 Agustus 2020, 18:15
-
Lionel Messi, Sendirian dan Kesepian di Panggung Eropa
Liga Champions 11 Agustus 2020, 11:40
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR