
Bola.net - Arsenal dan PSG akan kembali bentrok di Liga Champions, namun kondisinya kini sangat berbeda. Mikel Arteta harus bersiap menghadapi lawan yang jauh lebih berbahaya dibanding pertemuan terakhir mereka.
Pada pertemuan fase grup Oktober lalu, Arsenal tampil dominan dan menang 2-0 atas PSG. Kemenangan itu membuat PSG tampak seperti tim yang belum siap bersaing di level Eropa.
Namun enam bulan berlalu, PSG telah berubah drastis. Mereka menyingkirkan tim-tim besar Inggris seperti Liverpool, Aston Villa, dan Manchester City.
Sementara itu, Arsenal juga berbenah dan sukses menyingkirkan Real Madrid. Kini, kedua tim siap bertarung untuk satu tempat di final.
Berikut ini lima perubahan yang sudah terjadi sejak Arsenal mengalahkan PSG tahun lalu.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
1. Dembele Kini Jadi Andalan

Ousmane Dembele dulunya kerap tampil inkonsisten saat bermain di Barcelona. Namun kini di PSG, ia menjadi sosok penting dalam lini serang tim.
Dembele tak lagi bermain di sisi sayap, melainkan di posisi false nine. Perubahan posisi ini membuatnya tampil lebih nyaman dan produktif.
Ia mencetak gol kemenangan PSG di Anfield pada bulan Maret lalu. William Saliba harus dalam performa terbaik untuk menghentikannya.
2. PSG Tampil Kompak

Selama ini, PSG bukan kekurangan kualitas, tapi kekompakan. Saat mereka memiliki trio Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar, kekuatan mereka terlihat, tapi juga kelemahannya.
Mbappe bukan pemain yang dikenal rajin bertahan. Namun kini, PSG tampil tanpa satu sosok superstar dan justru semakin solid sebagai tim.
Tanpa ego besar, para pemain menunjukkan semangat dan rasa lapar yang tinggi. Hasilnya, tercipta suasana kolektif yang belum pernah terlihat sebelumnya di Paris.
3. Serangan Arsenal Terbatas

Kai Havertz mencetak gol dalam kemenangan atas PSG sebelumnya. Namun kini, cedera telah membuatnya absen hingga akhir musim.
Absennya Havertz membuat Arteta harus mencari alternatif lain di lini depan. Nama-nama seperti Leandro Trossard dan Mikel Merino bisa jadi opsi, meski tak menawarkan ancaman yang sama.
Havertz dikenal bukan sebagai pencetak gol ulung, tapi perannya sangat penting dalam menyatukan lini serang. Tanpanya, Arsenal kehilangan keseimbangan.
4. Ancaman Baru: Kvaratskhelia

Ketika Arsenal terakhir menghadapi PSG, Khvicha Kvaratskhelia masih berseragam Napoli. Ia bergabung dengan PSG pada Januari dan langsung jadi andalan.
Pemain asal Georgia ini tampil eksplosif sejak datang ke Paris. Ia hampir mencetak gol ke gawang Liverpool dan tampil brilian melawan Aston Villa.
Jika Kvaratskhelia bisa diredam, PSG masih punya Desire Doue di sisi lain. Lini serang PSG kini memiliki banyak variasi.
5. Arsenal Bertaruh Segalanya

Beberapa bulan lalu, Arsenal masih bersaing di tiga kompetisi domestik. Namun kini, peluang gelar hanya tersisa di Liga Champions.
Harapan juara Premier League mulai memudar, dan mereka telah tersingkir dari Piala Liga dan Piala FA. Artinya, satu-satunya target tersisa adalah trofi Eropa.
Tekanan itu bisa menjadi motivasi tambahan bagi skuad Arteta. Mereka harus menang atau musim ini akan kembali berakhir tanpa gelar.
Sumber: Mirror
Jadwal Semifinal Liga Champions

Leg 1
Rabu, 30 April 2025
02:00 WIB Arsenal vs PSG
Kamis, 1 Mei 2025
02:00 WIB Barcelona vs Inter Milan
Leg 2
Rabu, 7 Mei 2025
02:00 WIB Inter Milan vs Barcelona
Kamis, 8 Mei 2025
02:00 WIB PSG vs Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cara Nonton Live Streaming Arsenal vs PSG Pakai HP
Liga Champions 29 April 2025, 23:32
-
Link Live Streaming Arsenal vs PSG - Liga Champions/UCL
Liga Champions 29 April 2025, 23:00
-
Semifinal Liga Champions, PSG Waspadai Bola-bola Mati Arsenal
Liga Champions 29 April 2025, 20:05
LATEST UPDATE
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48






















KOMENTAR