
Bola.net - Kabar buruk untuk satu pihak bisa jadi kabar baik bagi pihak lain. Misalnya hukuman larangan bermain di Liga Champions yang merugikan Manchester City, ternyata menguntungkan enam tim lain di Premier League.
Ya, sang juara bertahan dicekal dari Liga Champions dan kompetisi turunannya pada dua musim ke depan. UEFA baru saja menjauhkan hukuman berat untuk Man City karena terbukti melakukan pelanggaran berat atas peraturan FFP.
Dilarang bermain di Liga Champions selama dua musim jelas berat, Man City bisa rugi besar. Saat ini mereka memutuskan mengajukan banding, yang belum tentu diterima.
Bagaimanapun, jika hukuman ini bertahan, peraturan UEFA menjelaskan bahwa satu spot Man City di Liga Champions bakal diberikan pada tim mana pun yang finis di peringkat ke-5 klasemen Premier League. (dengan asumsi Man City finis dalam empat besar).
Siapa saja yang berpeluang merebut satu tempat tersebut? Menukil Forbes, baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Chelsea
Chelsea (c) PA via AP Photo
Sempat mengawali musim dengan baik, Chelsea hanya bisa meraih 15 poin dari 13 pertandingan terakhir. Meski masih berada di zona empat besar, The Blues belum pasti bisa mengamankan satu tiket ke Liga Champions musim depan.
Chelsea hanya unggul dua poin dari Sheffield United di peringkat ke-5, serta tertinggal sembilan poin dari Leicester City di peringkat ke-4. Intinya, Chelsea harus berusaha mempertahankan posisi mereka sebaik mungkin.
Sheffield United
Sheffield United (c) AP Photo
Salah satu tim kejutan di Premier League musim ini. Sheffield sangat sulit dikalahkan, banyak tim-tim besar yang keok ketika menghadapi tim promosi ini.
Fokus Sheffield untuk bersaing di empat besar terbukti dengan kedatangan Sander Berge pada bursa transfer Januari 2020 lalu. Mereka tidak bisa diremehkan.
Tottenham
Son Heung-Min merayakan golnya di laga Tottenham vs Burnley. (c) AP via AP Photo
Tottenham bisa menyalip Sheffield jika mampu mengalahkan Aston Villa, Minggu (16/2/2020) malam WIB nanti. Spurs tidak perlu melawan Man City dan Liverpool lagi, tapi masih harus menghadapi tim-tim top six lainnya.
Sejak kedatangan Jose Mourinho, Tottenham mulai menunjukkan tanda-tanda perkembangan signifikan. Transfer Steven Bergwijn pada Januari kemarin juga membuktikan kerja keras mereka.
Wolverhampton
Wolverhampton vs Manchester United (c) AP Photo
Salah satu medioker yang paling konsisten dari musim ke musim. Ada banyak pemain hebat dalam tim Wolves, yang diramu dengan baik oleh Nuno Espirito Santo.
Wolves saat ini ada di peringkat ke-7 dengan 36 poin, hanya tertinggal 5 poin dari posisi empat besar. Wolves juga diuntungkan dengan enam pertandingan mudah ke depan.
Everton
Alex Iwobi (kedua dari kiri) merayakan golnya ke gawang Wolverhampton bersama pemain Everton lainnya di laga Premier League, Minggu (1/9/2019). (c) AP Photo
Everton mulai bangkit sejak ditangani Carlo Ancelotti. Mereka hanya satu kali menelan kekalahan dari delapan pertandingan Premier League di bawah Ancelotti, dan kekalahan itu tiba di hadapan Man City.
Kendati demikian, pada 13 pertandingan terakhir musim ini, Everton harus melawan setiap tim dalam 10 besar kecuali Man City. Jelas tidak ada pertandingan mudah.
Manchester United
Manchester United (c) AP Photo
Awal musim yang buruk, tapi MU perlahan-lahan bisa merangkai performa apik pada bulan November sampai Desember tahun lalu. Sayangnya, performa mereka kembali merosot begitu memasuki bulan Januari.
Ole Gunnar Solskjaer punya sejumlah masalah untuk menembus empat besar, khususnya cedera pemain. MU mungkin bukan favorit, tapi jarak dari empat besar tidak terlalu jauh.
Berebut Tempat ke-5
Jika tidak ada perubahan pada hukuman Man City, enam tim di atas bakal bersaing ketat mengamankan peringkat ke-4 dan ke-5 klasemen akhir.
Berikut kondisi persaingan keenamnya ketika artikel ini mengudara:
4. Chelsea, 25 pertandingan, 41 poin
5. Sheffield, 26 pertandingan, 39 poin
6. Tottenham, 25 pertandingan, 37 poin
7 Wolves, 26 pertandingan, 36 poin
8. Everton, 26 pertandingan, 36 poin
9. Man United, 25 pertandingan, 35 poin
Selisih poin enam tim ini begitu tipis. Bahkan MU dan Chelsea hanya berjarak 6 poin. Artinya, persaingan enam tim ini bisa terus berubah-ubah sampai akhir musim nanti.
Sumber: Forbes
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Di Saat Kritis, Lampard Hanya Bisa Berharap ke Pemain Muda Chelsea
Liga Inggris 16 Februari 2020, 21:21
-
Bicara Finansial, Berapa Besar Kerugian Man City Usai Larangan Main di Liga Champions?
Liga Champions 16 Februari 2020, 08:30
-
Ada Sheffield dan MU, Ini 6 Tim yang Saling Sikut untuk Manfaatkan Hukuman Man City
Liga Champions 16 Februari 2020, 08:00
-
Hakim Ziyech Gabung Chelsea, Willian Tidak Gentar
Liga Inggris 16 Februari 2020, 04:40
-
Chelsea Boyong Gelandang Inter Milan Ini di Musim Panas?
Liga Inggris 16 Februari 2020, 02:40
LATEST UPDATE
-
Pengakuan Jujur Jonathan David: Luka Gagal Panenka dan Hangatnya Pelukan Juventus
Liga Italia 7 Januari 2026, 08:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 06:16
-
Rapor Pemain Juventus Saat Gilas Sassuolo: Penebusan Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:37
-
Man of the Match Sassuolo vs Juventus: Jonathan David
Liga Italia 7 Januari 2026, 05:16
-
Hasil Sassuolo vs Juventus: Jay Idzes Tak Berkutik, Bianconeri Menang Besar
Liga Italia 7 Januari 2026, 04:49
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40


















KOMENTAR