- Alisson Becker terbilang sebagai pemain terbaik Liverpool saat menyerah 0-1 dari Napoli di matchday kedua Grup C Liga Champions 2018/19, Kamis (4/10) dini hari WIB. Kiper anyar Liverpool itu mengagalkan banyak peluang Napoli nyaris sepanjang laga sampai akhirnya bobol di menit ke-90 melalui aksi Lorenzo Insigne.
Skuat Liverpool tampil buruk di pertandingan tersebut. Barisan pemain bertahan Liverpool sering membuat kesalahan dan terlambat menutup ruang kosong. Penyerang-penyerang Napoli tampil lebih bebas.
Hal yang sama juga terjadi di lini depan Liverpool. Statistik mencatat tak ada tembakan tepat sasaran yang dibuat para penyerang Liverpool. Napoli tampil dominan sepanjang pertandingan.
Alisson dapat dikatakan sebagai penyelamat Liverpool di laga tersebut. Namun sang pelatih, Jurgen Klopp justru tak senang. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Pertanda Buruk
Menurut Klopp, ketika seorang penjaga gawang dinilai sebagai pemain terbaik dalam satu pertandingan, itu bukanlah pertanda bagus. Hal ini berarti para pemain Liverpool tampil begitu buruk dan membuat sang kiper harus bekerja keras.
"Kami seharusnya bisa bermain lebih tenang, mempersiapkan situasi dengan lebih baik tetapi kami tidak melakukan itu, jadi kami tak bisa menciptakan banyak peluang. Babak pertama berjalan cukup baik tetapi babak kedua sangat buruk," buka Klopp di laman resmi liverpoolfc.
"Selalu menjadi pertanda buruk jika anda mengatakan kiper anda adalah pemain terbaik, tetapi itu memang tampak jelas malam ini."
Kesalahan Klopp

Lebih lanjut, Klopp mengakui kekalahan Liverpool itu merupakan kesalahannya sebagai pelatih. Dia merasa seharusnya Liverpool bisa bermain lebih baik dengan taktik yang lebih tepat. Meski demikian, Klopp belum bisa berbicara soal kesalahan-kesalahan pemainnya di pertandingan itu sebelum melihat tayangan ulang.
"Kami tidak kebobolan banyak gol musim ini tetapi itu merupakan masalah yang sama, jadi saya pikir kami harus menyelesaikannya secepat mungkin."
"Saya bertanggung jawab besar terhadap performa kami, jelas ini adalah kesalahan saya, tetapi saya membutuhkan setidaknya semalam untuk mellihat pertandingan ini lagi dan memahami kesalahan yang sebenarnya," tandas dia.
Berita Video
Berita video komentar anak berdarah Indonesia yang viral setelah menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat, Malea Emma Tjandrawidjaja, sebelum laga MLS, LA Galaxy vs Seattle Sounders. Apa yang terjadi dengan Malea setelah momen tersebut?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mantan Pemain MU Hanya Bisa Terkagum Lihat Sihir Messi
Liga Champions 4 Oktober 2018, 22:23
-
Winks Akan Petik Pelajaran dari Duel Lawan Messi
Liga Champions 4 Oktober 2018, 20:24
-
Usai Duel Lawan Barca, Winks Umbar Pujian untuk Messi
Liga Champions 4 Oktober 2018, 19:54
-
Ini Alasan Liverpool Terjegal di Napoli
Liga Champions 4 Oktober 2018, 19:23
-
Pelatih PSV: Handanovic Harusnya Dikartu Merah!
Liga Champions 4 Oktober 2018, 17:49
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR