Apa yang Perlu Diperbaiki Barcelona untuk Wujudkan Ambisi Juara Liga Champions?

Apa yang Perlu Diperbaiki Barcelona untuk Wujudkan Ambisi Juara Liga Champions?
Ekspresi kecewa gelandang Barcelona, Frenkie de Jong di tengah-tengah kegembiraan pemain Atletico Madrid lolos semifinal Liga Champions, 15 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Barcelona kembali menjadi bahan pembahasan terkait peluang mereka menjuarai Liga Champions dalam beberapa musim ke depan. Tim asal Catalunya itu dinilai sudah memiliki fondasi kuat, tetapi masih menyimpan celah penting.

Pelatih Hansi Flick belum mampu membawa Barcelona melangkah lebih jauh dari semifinal dan perempat final sejak mengambil alih tim. Hal ini memunculkan evaluasi terkait aspek yang perlu diperbaiki untuk mencapai level tertinggi di Eropa.

Mantan bek Barcelona, Miguel Angel Nadal, memberikan pandangan tegas mengenai kebutuhan utama tim saat ini. Ia menilai sektor pertahanan menjadi kunci jika klub ingin kembali berjaya di kompetisi elite.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Lini Belakang Jadi Titik Lemah Barcelona

Pemain Atletico Madrid Julian Alvarez (kedua dari kanan) mencetak gol pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid, 8 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Pemain Atletico Madrid Julian Alvarez (kedua dari kanan) mencetak gol pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid, 8 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Nadal menilai Barcelona sebenarnya memiliki peluang besar untuk menjuarai Liga Champions musim ini. Namun, ia melihat masih ada kekurangan yang cukup krusial dalam struktur permainan tim.

“Saya pikir tahun ini Barcelona benar-benar punya peluang besar untuk memenanginya. Apa yang masih kurang bagi saya? Pertahanan yang lebih solid,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa, secara kolektif, Barcelona mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan baik. Tim juga memiliki daya serang yang efektif serta rata-rata gol yang tinggi.

2 dari 3 halaman

Barcelona Rentan Serangan Balik di Eropa

Pelatih Barcelona Hansi Flick (kiri), Jules Kounde, dan Lamine Yamal pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid, 8 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Pelatih Barcelona Hansi Flick (kiri), Jules Kounde, dan Lamine Yamal pada laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid, 8 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Meski dominan dalam penguasaan bola, Barcelona dinilai terlalu mudah kebobolan melalui serangan balik. Situasi ini menjadi masalah serius ketika menghadapi tim-tim kuat di Eropa.

“Mereka mengontrol permainan, punya penyelesaian serangan yang baik, tetapi mereka kebobolan cukup banyak dari serangan balik, dan di Eropa itu sangat krusial,” lanjut Nadal.

Menurutnya, gaya bermain Barcelona memang menarik tetapi juga berisiko tinggi. Bahkan dalam laga yang dimenangkan, tim masih sering memberi ruang bagi lawan untuk mencetak gol.

3 dari 3 halaman

Barcelona Perlu Tambahan Bek Tengah Baru

Pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Serie A melawan Parma, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Luca Bruno

Pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Serie A melawan Parma, Senin (4/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Luca Bruno

Nadal menegaskan bahwa peningkatan tidak hanya harus terjadi di lini belakang saja. Peran lini tengah juga penting dalam membantu menjaga keseimbangan permainan.

Ia percaya Barcelona bisa menjadi kandidat kuat juara Liga Champions jika mampu memperkuat skuad. “Jika ingin mencapai final atau memenangkan gelar, mereka harus menjadi sedikit lebih solid dalam bertahan,” katanya.

Barcelona saat ini dikabarkan tengah mencari bek tengah baru untuk memperkuat pertahanan. Nama Alessandro Bastoni dari Inter Milan muncul sebagai target utama pada bursa transfer musim panas.

Sumber: Barca Blaugranes


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL