Gol Jeremy Doku Selamatkan Muka Man City, tapi Mungkin Sia-Sia

Gol Jeremy Doku Selamatkan Muka Man City, tapi Mungkin Sia-Sia
Selebrasi winger Manchester City, Jeremy Doku usai mencetak gol ke gawang Everton di Liga Inggris, 5 Mei 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Bola.net - Sepak bola kembali menyuguhkan momen-momen dramatis saat Manchester City ditahan imbang Everton 3-3 dalam laga krusial Premier League. Hasil ini bukan sekadar kehilangan dua poin, tetapi juga menggeser kendali perebutan gelar dari tangan City.

Sempat unggul dan terlihat nyaman, City justru nyaris pulang tanpa poin setelah tertinggal 3-1 di menit-menit akhir. Namun, gol Jeremy Doku di detik-detik terakhir mengubah segalanya, tapi mungkin juga tidak mengubah apa pun.

Kini, nasib gelar tidak lagi sepenuhnya berada di tangan pasukan Pep Guardiola. Dan seperti biasa, sepak bola menyisakan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.

1 dari 4 halaman

City Kehilangan Kendali Gelar

Kapten Manchester City, Bernardo Silva (kanan) tampak kecewa setelah timnya bermain imbang 3-3 melawan Everton di Liga Inggris, 5 Mei 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Kapten Manchester City, Bernardo Silva (kanan) tampak kecewa setelah timnya bermain imbang 3-3 melawan Everton di Liga Inggris, 5 Mei 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Hasil imbang ini membawa konsekuensi besar bagi Manchester City. Mereka tidak lagi sepenuhnya menentukan nasib sendiri dalam perburuan gelar Premier League musim ini.

Secara matematis, peluang masih terbuka. Namun, City kini bergantung pada hasil yang diraih Arsenal dalam beberapa laga tersisa. Situasi ini membuat tekanan berpindah, bukan hanya ke lapangan, tetapi juga ke ruang tunggu.

Yang menarik, hasil ini terasa ambigu. Di atas kertas, kehilangan dua poin adalah kemunduran besar. Namun, melihat bagaimana jalannya pertandingan, satu poin justru terasa seperti menyelamatkan skuad Josep Guardiola dari kekalahan.

City sendiri pernah berada dalam situasi serupa di masa lalu. Dalam beberapa perburuan gelar sebelumnya, hasil yang tampak kecil justru menjadi penentu di akhir musim.

2 dari 4 halaman

Man City Awalnya Unggul, Jadi Nyaris Kalah

Reaksi penyerang Manchester City, Erling Haaland setelah melihat gawang The Citizens dibobol Everton pada lanjutan Liga Inggris, 5 Mei 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Reaksi penyerang Manchester City, Erling Haaland setelah melihat gawang The Citizens dibobol Everton pada lanjutan Liga Inggris, 5 Mei 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Manchester City mengawali pertandingan dengan kontrol penuh. Mereka unggul 1-0 di babak pertama dan tampak berada di jalur kemenangan tanpa gangguan berarti.

Meski begitu, segalanya berubah drastis di babak kedua. Everton bangkit dan mencetak tiga gol, membalikkan keadaan menjadi 3-1 hanya dalam waktu singkat menjelang akhir laga.

Dalam situasi genting, Erling Haaland langsung merespons dengan gol cepat usai kickoff. Momentum mulai kembali ke pihak City, meski waktu terus menipis.

Puncaknya terjadi di menit ke-97. Jeremy Doku melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dihentikan, menyamakan skor menjadi 3-3 dan memicu euforia luar biasa di kubu tim tamu.

3 dari 4 halaman

Reaksi Emosional: Antara Lega dan Frustrasi

Gol Doku disambut ledakan emosi dari para pendukung City. Kiper Gianluigi Donnarumma bahkan ikut maju dalam situasi bola mati di masa injury time, menunjukkan betapa krusialnya momen tersebut.

Kendati demikian, suasana berubah cepat setelah peluit akhir dibunyikan. Para pemain City meninggalkan lapangan dengan ekspresi datar, bahkan cenderung terpukul.

Bernardo Silva terlihat seperti kehilangan semangat saat berjalan menuju lorong stadion. Tidak ada selebrasi berlebihan yang biasanya mengiringi comeback dramatis seperti ini.

Persoalannya, pakah ini satu poin yang berharga, atau dua poin yang terbuang?

4 dari 4 halaman

Gol Doku dan Harapan Tipis City

Gol Jeremy Doku bisa menjadi momen krusial dalam sejarah musim ini, atau sekadar catatan kaki yang terlupakan. Semua akan bergantung pada hasil pertandingan berikutnya.

City wajib memenangkan laga selanjutnya melawan Brentford. Namun, itu saja tidak cukup. Mereka juga membutuhkan Arsenal terpeleset di salah satu laga tersisa.

Skenario ini memang terasa tidak pasti. Namun, sejarah menunjukkan bahwa perburuan gelar sering ditentukan oleh momen tak terduga.

City sendiri pernah diuntungkan oleh situasi serupa. Bahkan ketika performa mereka tidak sempurna, hasil pesaing sering kali membuka kembali peluang.

Kini, semua mata tertuju pada pekan-pekan terakhir musim. Dan seperti yang selalu terjadi, sepak bola akan menentukan ceritanya sendiri.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL