
Bola.net - Sepak bola kembali menyuguhkan momen-momen dramatis saat Manchester City ditahan imbang Everton 3-3 dalam laga krusial Premier League. Hasil ini bukan sekadar kehilangan dua poin, tetapi juga menggeser kendali perebutan gelar dari tangan City.
Sempat unggul dan terlihat nyaman, City justru nyaris pulang tanpa poin setelah tertinggal 3-1 di menit-menit akhir. Namun, gol Jeremy Doku di detik-detik terakhir mengubah segalanya, tapi mungkin juga tidak mengubah apa pun.
Kini, nasib gelar tidak lagi sepenuhnya berada di tangan pasukan Pep Guardiola. Dan seperti biasa, sepak bola menyisakan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban.
City Kehilangan Kendali Gelar

Hasil imbang ini membawa konsekuensi besar bagi Manchester City. Mereka tidak lagi sepenuhnya menentukan nasib sendiri dalam perburuan gelar Premier League musim ini.
Secara matematis, peluang masih terbuka. Namun, City kini bergantung pada hasil yang diraih Arsenal dalam beberapa laga tersisa. Situasi ini membuat tekanan berpindah, bukan hanya ke lapangan, tetapi juga ke ruang tunggu.
Yang menarik, hasil ini terasa ambigu. Di atas kertas, kehilangan dua poin adalah kemunduran besar. Namun, melihat bagaimana jalannya pertandingan, satu poin justru terasa seperti menyelamatkan skuad Josep Guardiola dari kekalahan.
City sendiri pernah berada dalam situasi serupa di masa lalu. Dalam beberapa perburuan gelar sebelumnya, hasil yang tampak kecil justru menjadi penentu di akhir musim.
Man City Awalnya Unggul, Jadi Nyaris Kalah

Manchester City mengawali pertandingan dengan kontrol penuh. Mereka unggul 1-0 di babak pertama dan tampak berada di jalur kemenangan tanpa gangguan berarti.
Meski begitu, segalanya berubah drastis di babak kedua. Everton bangkit dan mencetak tiga gol, membalikkan keadaan menjadi 3-1 hanya dalam waktu singkat menjelang akhir laga.
Dalam situasi genting, Erling Haaland langsung merespons dengan gol cepat usai kickoff. Momentum mulai kembali ke pihak City, meski waktu terus menipis.
Puncaknya terjadi di menit ke-97. Jeremy Doku melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dihentikan, menyamakan skor menjadi 3-3 dan memicu euforia luar biasa di kubu tim tamu.
Reaksi Emosional: Antara Lega dan Frustrasi
Gol Doku disambut ledakan emosi dari para pendukung City. Kiper Gianluigi Donnarumma bahkan ikut maju dalam situasi bola mati di masa injury time, menunjukkan betapa krusialnya momen tersebut.
Kendati demikian, suasana berubah cepat setelah peluit akhir dibunyikan. Para pemain City meninggalkan lapangan dengan ekspresi datar, bahkan cenderung terpukul.
Bernardo Silva terlihat seperti kehilangan semangat saat berjalan menuju lorong stadion. Tidak ada selebrasi berlebihan yang biasanya mengiringi comeback dramatis seperti ini.
Persoalannya, pakah ini satu poin yang berharga, atau dua poin yang terbuang?
Gol Doku dan Harapan Tipis City
Gol Jeremy Doku bisa menjadi momen krusial dalam sejarah musim ini, atau sekadar catatan kaki yang terlupakan. Semua akan bergantung pada hasil pertandingan berikutnya.
City wajib memenangkan laga selanjutnya melawan Brentford. Namun, itu saja tidak cukup. Mereka juga membutuhkan Arsenal terpeleset di salah satu laga tersisa.
Skenario ini memang terasa tidak pasti. Namun, sejarah menunjukkan bahwa perburuan gelar sering ditentukan oleh momen tak terduga.
City sendiri pernah diuntungkan oleh situasi serupa. Bahkan ketika performa mereka tidak sempurna, hasil pesaing sering kali membuka kembali peluang.
Kini, semua mata tertuju pada pekan-pekan terakhir musim. Dan seperti yang selalu terjadi, sepak bola akan menentukan ceritanya sendiri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
13 Menit yang Mengguncang Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 22:30
-
Phil Foden Sepakat Perpanjang Kontrak di Manchester City
Liga Inggris 5 Mei 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR