
Bola.net - Keberhasilan Liverpool meraih dua trofi domestik di Inggris memicu diskusi mengenai kualitas Jurgen Klopp. Terlebih setelah The Reds dipastikan gagal meraih gelar liga.
Klopp tiba di Liverpol pada tahun 2015. Dia sudah bekerja keras mengembangkan skuad The Reds sampai sehebat sekarang, layak disebut sebagai salah satu tim terkuat di Eropa.
Biar begitu, dalam rentang waktu tujuh tahun melatih Liverpool, Klopp baru bisa mempersembahkan satu trofi Premier League. Padahal, belanja pemain Liverpool dalam tujuh tahun tersebut sudah terbilang luar biasa.
Oleh sebab itu, baru-baru ini muncul kritikan yang menyebut bahwa Klopp sebenarnya tidak sebagus itu, bahwa Klopp adalah pelatih overrated.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Dibandingkan dengan Pep
Mau tak mau, kritikan terhadap Klopp juga memicu perbandingan dengan Josep Guardiola. Pep baru membawa Man City jadi juara EPL dan ini adalah gelar liga keempatnya dalam lima tahun terakhir.
Perbedaan torehan trofi inilah yang memunculkan gagasan bahwa Klopp tidak sebagus yang dibicarakan, bahkan jauh di bawah Guardiola. Namun, analis Liga Inggris, Dietmar Hamann punya pandangan lain.
Menurut Hamann, tidak adil membuat perbandingan antara dua pelatih tersebut. Ketika Klopp pertama kali tiba, Liverpool dalam kondisi yang cukup buruk.
"Menurut saya, Anda tidak bisa mebandingkan dua pelatih ini untuk menentukan yang terbaik. Pasalnya, Guardiola menerima warisan skuad juara," kata Hamann.
Skuad pertama Liverpool
Menurut Hamann, skuad yang diwarisi Klopp terbilang cukup buruk. Jadi, Klopp tidak bisa langsung menerapkan gaya main yang dia mau dan membawa Liverpool bersaing di papan atas. Pekerjaan Klopp dimulai dengan membereskan banyak PR.
"Jika Anda mengamati skuad pertama Klopp, saya kira hanya Origi pemain yang tersisa dari skuad itu dan faktanya mereka bukanlah tim yang cukup bagus," sambung Hamann.
"Klopp telah mengubah klub ini jadi mesin juara dan telah membentuk tim brilian dalam lima atau enam tahun, tim yang terbukti bisa juara Premier League dan tampil di tiga final Liga Champions."
"Mereka juga sudah meraih satu gelar Liga Champions, ada pula tambahan trofi domestik," imbuhnya.
Beda dengan Pep
Kondisi Pep jauh lebih baik daripada Klopp. Ketika Pep pertama tiba di Man City, dia sudah punya cukup banyak pemain bintang dalam skuadnya.
"Guardiola mewarisi pemain berkelas dunia ketika dia bergabung dengan Man City. Dia punya David Silva, Kompany, Aguero yang sudah menunggu. Klopp tidak punya pemain selevel itu ketika bergabung dengan Liverpool," tutup Hamann.
Sumber: Manchester Evening News
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Tielemans atau Ruben Neves? Ini yang Harus Dipilih Arsenal
- Pedas! Scholes Labeli Cavani Sebagai Pemain yang Memalukan di Manchester United!
- Prediksi Gary Neville Soal Masa Depan Ronaldo di Manchester United
- Ronaldo Jadi Tersangka Penyebab Melempemnya Bruno Fernandes di Manchester United
- Kabar Bagus Buat Chelsea, Kounde Ngebet Pindah ke Stamford Bridge
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Ternyata Belum Ajukan Tawaran untuk Transfer Gabriel Jesus
Liga Inggris 25 Mei 2022, 19:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR