Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund

Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Penyerang Napoli, Rasmus Hojlund beraksi di laga Serie A melawan Parma. (c) Alessandro Garofalo/LaPresse via AP

Bola.net - Laga Copenhagen vs Napoli akan tersaji pada matchday 7 league phase Liga Champions 2025/2026 di Stadion Parken, Rabu, 21 Januari 2026 pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini hadir dengan konteks persaingan ketat papan bawah klasemen sementara dan muatan emosional yang kuat.

Kedua tim sama-sama mengoleksi tujuh poin dari enam laga dengan catatan dua menang, satu imbang, dan tiga kalah. FC Copenhagen berada di peringkat ke-24, sementara Napoli menempati posisi ke-23 jelang laga krusial ini.

Laga openhagen vs Napoli juga menjadi panggung istimewa bagi Rasmus Hojlund, penyerang asal Denmark yang pernah memulai karier seniornya bersama tuan rumah. Penyerang Napoli itu kembali ke Parken dengan status berbeda dan pengalaman Eropa yang semakin matang.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Rasmus Hojlund dan Jejak Emosional di Parken

Pemain FC Copenhagen, Viktor Dadason, merayakan gol dalam pertandingan fase liga Liga Champions antara FC Copenhagen vs Kairat Almaty, Rabu, 26 November 2025 (c) Ida Marie Odgaard/Ritzau Scanpix via AP

Pemain FC Copenhagen, Viktor Dadason, merayakan gol dalam pertandingan fase liga Liga Champions antara FC Copenhagen vs Kairat Almaty, Rabu, 26 November 2025 (c) Ida Marie Odgaard/Ritzau Scanpix via AP

Rasmus Hojlund memulai perjalanan profesionalnya di Copenhagen sebelum hijrah ke level yang lebih tinggi di Eropa. Stadion Parken menjadi saksi awal kariernya sebelum namanya dikenal luas di panggung internasional.

Kenangan Hojlund di Parken tidak selalu tenang karena ia pernah mencetak dua gol untuk Manchester United saat kalah 3-4 dari Copenhagen pada fase grup Liga Champions November 2023. Catatan itu memperlihatkan kapasitasnya sebagai penyerang yang mampu tampil tajam di kandang lawan.

Kini, Hojlund datang bersama Napoli dengan beban ekspektasi yang berbeda. Akan tetapi, nuansa emosional menghadapi klub lamanya berpotensi memberi dorongan ekstra bagi sang penyerang Denmark.

2 dari 3 halaman

Rekam Jejak Kedua Tim Jelang Pertemuan Perdana

Pemain Napoli, Amir Rrahmani (kanan), merayakan gol bersama rekan setimnya, Rasmus Hojlund, pada laga Serie A/Liga Italia antara Lazio vs Napoli di Roma, Minggu, 4 Januari 2026 (c) Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP

Pemain Napoli, Amir Rrahmani (kanan), merayakan gol bersama rekan setimnya, Rasmus Hojlund, pada laga Serie A/Liga Italia antara Lazio vs Napoli di Roma, Minggu, 4 Januari 2026 (c) Fabrizio Corradetti/LaPresse via AP

Laga ini menjadi pertemuan pertama Copenhagen dan Napoli di kompetisi Eropa. Riwayat Copenhagen melawan klub Italia kurang meyakinkan dengan satu kemenangan dari sepuluh laga menghadapi wakil Serie A.

Kemenangan langka itu terjadi saat Copenhagen menundukkan Lazio 2-1 pada kualifikasi Liga Champions 2001/2002, meski akhirnya tersingkir secara agregat. Namun, mereka sempat menahan Atalanta dua kali imbang 0-0 pada kualifikasi Liga Europa 2018/2019 sebelum lolos lewat adu penalti.

Napoli memiliki catatan bersih saat bertemu klub Denmark dengan dua kemenangan atas Midtjylland di fase grup Liga Europa 2015/2016. Meski begitu, performa tandang Napoli di Liga Champions sedang menurun tajam.

Semua tujuh poin Napoli musim ini diraih di kandang, termasuk kemenangan 2-0 atas Qarabag pada matchday 5. Di laga tandang, mereka menelan lima kekalahan beruntun, termasuk kalah 2-6 dari PSV Eindhoven dan 0-2 dari Benfica musim ini.

Copenhagen justru membawa tren positif setelah menang atas Kairat Almaty dan Villarreal. Kemenangan di Spanyol itu hanya yang ketiga dari 23 laga tandang mereka di Liga Champions, tetapi cukup untuk menjaga asa lolos.

Laga Copenhagen vs Napoli menjadi duel krusial dengan kepentingan besar bagi kedua tim di fase liga. Bagi Hojlund, pertandingan ini bukan sekadar perebutan poin, tetapi juga kepulangan ke tempat yang membentuk awal kariernya.

Sumber: uefa.com


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL