
Bola.net - Predikat 'tua-tua keladi' memang sangat pantas disematkan kepada kiper legendaris Juventus, Gianluigi Buffon. Di usia 42 tahun, pria berkebangsaan Italia tersebut bisa membendung tujuh tembakan bintang Barcelona, Lionel Messi.
Andrea Pirlo selaku pelatih Juventus membuat kejutan dalam starting XI saat menghadapi Barcelona di laga pamungkas fase grup Liga Champions, Rabu (9/12/2020). Ia tidak memainkan Wojciech Szczesny yang berstatus sebagai kiper utama.
Sebagai gantinya, Pirlo memainkan Buffon di bawah mistar gawang Bianconeri. Buffon berhasil membuktikan bahwa kualitasnya tidak memudar meski jauh dari kata muda dan berhasil mencatatkan clean sheet.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kedudukan 3-0 untuk kemenangan Juventus. Dua dari tiga gol Bianconeri diborong Cristiano Ronaldo dari titik putih, sementara sisanya dicetak Weston McKennie.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Messi Tidak Berdaya
Barcelona bukannya tidak berdaya pada pertandingan kali ini. Malah sebaliknya, jika melihat catatan pertandingan, pasukan Ronald Koeman tersebut mendominasi permainan dengan torehan 20 tembakan.
11 dari 20 tembakan tersebut dilepaskan oleh Lionel Messi, dan tujuh di antaranya berhasil menemui sasaran. Dengan statistik tersebut, seharusnya pria berusia 33 tahun tersebut mampu mengantongi sedikitnya satu gol.
Namun Messi dibuat tidak berdaya di hadapan Buffon yang berhasil menghentikan ketujuh tembakan itu. Uniknya, ini adalah kali pertama Messi melepaskan tujuh tembakan tepat sasaran sejak Oktober 2018 lalu.
Berpelukan di Akhir Laga
Rivalitas hanya terjadi di lapangan. Saat wasit meniupkan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, pemain Juventus dan Barcelona menunjukkan rasa hormatnya satu sama lain di lapangan.
Messi dan Buffon juga terlihat bertatap muka dan saling bertukar kata di momen tersebut. Setelah obrolan usai, keduanya melakukan tradisi bertukar seragam sebagai bentuk penghormatan atas satu sama lain.
Menurut statistik, Messi sudah berhadapan dengan Buffon sebanyak enam kali di sepanjang karirnya. Namun pria asal Argentina tersebut hanya mampu menjebol gawangnya pada salah satu pertandingan tersebut.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Ronald Koeman Ngamuk ke Bangku Cadangan Juventus, Ada Apa?
- Man of the Match Barcelona vs Juventus: Cristiano Ronaldo
- Hasil Pertandingan Barcelona vs Juventus: Skor 0-3
- Ronaldo dan Messi Lewat, Pemain Paling Hebat di Muka Bumi Ini Adalah Ibrahimovic!
- Saga Transfer Musim Panas Sudah Berlalu, Messi Kini Fokus Berikan yang Terbaik untuk Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata Antoine Griezmann Soal Performa Barcelona: Semuanya Buruk!
Liga Champions 9 Desember 2020, 18:56
-
Pengakuan Direktur Juventus: Kami Sangat Mencintai Paul Pogba
Liga Champions 9 Desember 2020, 18:41
-
Momen Ketika Cristiano Ronaldo Merebut Bola dari Lionel Messi dengan Mudah
Open Play 9 Desember 2020, 17:01
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR