
Bola.net - Paris Saint-Germain (PSG) mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaingnya di Liga Champions 2026/2027. Sang juara bertahan tampil meyakinkan dan mulai menunjukkan potensi membangun dinasti di sepak bola Eropa.
Kemenangan 4-2 atas Manchester City pada Rabu menjadi bukti terbaru kekuatan tim asuhan Luis Enrique. PSG unggul 3-0 saat turun minum dan tetap mampu menambah gol meski City berusaha bangkit pada babak kedua.
Setelah menjuarai Liga Champions pada 2025 dan kembali menjadi kampiun musim berikutnya, PSG kini membidik gelar ketiga secara beruntun. Jika berhasil, mereka akan masuk ke jajaran elite klub yang mampu mendominasi kompetisi tertinggi Eropa dalam tiga musim berturut-turut.
Kesuksesan tersebut tidak lepas dari perubahan pendekatan pembangunan tim. PSG mulai mengutamakan kolektivitas, disiplin, dan pengembangan pemain muda alih-alih hanya mengandalkan kemewahan serta belanja besar.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
PSG Tunjukkan Dominasi Saat Mengalahkan Manchester City

PSG tampil agresif saat menghadapi Manchester City dan mampu unggul tiga gol pada babak pertama. Mereka akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 4-2 meski tim tamu sempat memberikan perlawanan.
Chris Sutton menilai PSG memiliki kualitas permainan yang berada di atas lawannya. Dominasi tuan rumah membuat City kesulitan membangun serangan dan mengembangkan permainan.
"Tim PSG ini berada di level yang berbeda," ujar Chris Sutton kepada BBC Radio 5 Live.
"Mereka benar-benar menguasai Manchester City, yang bahkan tidak mampu merangkai operan dengan baik. Man City benar-benar dihajar habis-habisan," sambung Chris Sutton.
Kemenangan tersebut menjadi peringatan bagi pesaing PSG dalam perebutan gelar Liga Champions. Meski performa domestik mereka belum selalu meyakinkan, PSG mampu tampil tajam dalam pertandingan besar.
Perubahan Strategi Luis Enrique Buka Jalan Menuju Dinasti

PSG telah menjadi kekuatan dominan di Prancis sejak Qatar Sports Investments mengambil alih klub 15 tahun lalu. Namun, investasi besar dan kehadiran pemain bintang belum cukup untuk menjamin kesuksesan berkelanjutan di Eropa.
Presiden klub, Nasser Al-Khelaifi, kemudian menegaskan perubahan pendekatan dengan mengakhiri era yang identik dengan kemewahan mencolok. PSG mulai mengarahkan pembangunan tim pada kolektivitas dan keseimbangan permainan.
Luis Enrique datang pada 2023 dengan misi membangun tim yang padu dan disiplin. Investasi tetap dilakukan, tetapi lebih diarahkan kepada pemain muda yang dapat berkembang sesuai filosofi sang pelatih. Hasilnya, PSG mendominasi Eropa.
Jika kembali juara pada musim 2026/2027, PSG akan menjadi tim kelima yang meraih tiga gelar Piala Eropa secara beruntun sejak 1956 dan tim kedua yang melakukannya pada era Liga Champions. PSG bakal jadi dinasti baru di Eropa.
Klasemen Liga Champions 2026/2027
Baca Ini Juga
- Andoni Iraola Puji Bradley Barcola usai Cetak Hattrick dalam Kemenangan Liverpool
- Rapor Pemain PSG saat Menang 4-2 atas Manchester City: Doue dan Vitinha Bersinar
- Rapor Pemain Man City saat Kalah dari PSG: Haaland Tetap Tajam, Lini Belakang Jadi Masalah
- Rapor Pemain Liverpool saat Menang 6-3 atas LASK: Bradley Barcola Menggila!
- Hasil Liga Champions Tadi Malam: Liverpool Menang Besar, Real Madrid Comeback, PSG Tumbangkan Man City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gawat MU, Leny Yoro Diincar Klub Top Eropa Ini
Liga Inggris 15 Oktober 2026, 17:00
-
Dinasti PSG Mulai Kuasai Eropa
Liga Champions 15 Oktober 2026, 14:16
-
Erling Haaland Pecahkan Dua Rekor Lionel Messi di Liga Champions
Liga Champions 15 Oktober 2026, 12:21
-
Enzo Maresca Ungkap Pengakuan Luis Enrique Usai Manchester City Dihajar PSG
Liga Champions 15 Oktober 2026, 11:41
-
Rapor Pemain PSG saat Menang 4-2 atas Manchester City: Doue dan Vitinha Bersinar
Liga Champions 15 Oktober 2026, 08:03
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 28 Oktober 2026, 16:19
-
Meski Bikin Blunder Lawan Tottenham, Mike Penders Bakal Starter Lawan Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:15
-
Legenda Chelsea Heran MU Masih Pertahankan Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:07
-
Liverpool vs Chelsea, Andoni Iraola Pastikan akan Rotasi Skuad The Reds
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:58
-
MU Coret Julian Nagelsmann dari Kandidat Pengganti Michael Carrick
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 15:02
-
Tantang Liverpool, Chelsea Tanpa Sang Bomber Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 14:47
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR