
Bola.net - - Lucas Moura menjadi pahlawan Tottenham saat mengalahkan Ajax di semifinal Liga Champions. Gelandang Spurs Christian Eriksen berpendapat kalau pemain Brasil itu layak dibuatkan patung atas jasa-jasanya.
Spurs lolos ke final Liga Champions setelah mengalahkan Ajax dengan skor 3-2 di leg kedua babak semifinal. Dalam pertandingan yang digelar di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5/2019) dinihari WIB, Spurs menang berkat hattrick Moura.
Gol Moura itu tercipta pada menit ke-55, ke-59 dan yang paling krusial saat injury time babak kedua (90+6). Tiga gol itu berhasil membalikkan keadaan setelah Spurs tertinggal lebih dulu lewat gol dari Matthijs de Ligt (menit ke-5) dan Hakim Ziyech (menit ke-35).
Dengan hasil tersebut agregat kedua tim menjadi 3-3 setelah di leg pertama Ajax menang 1-0. Namun, Spurs yang berhak melaju ke final karena mereka unggul produktivitas gol di kandang lawan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Layak Dibuatkan Patung
Eriksen memberikan pujian atas penampilan heroik yang ditunjukkan Moura. Menurutnya, pemain Brasil itu layak mendapatkan penghargaan setinggi-tingginya atas kontribusinya.
"Lucas bermain luar biasa dengan mencetak tiga gol," kata Eriksen kepada BT Sport.
"Hari ini bukan soal taktik, lebih karena perjuangan dan hati. Dan Lucas Moura! Itulah cara kami memenangkan pertandingan.
"Dia pantas mendapatkannya. Musim ini adalah roller coaster. Dia akan menjadi pahlawan - saya harap dia dibuatkan patung di Inggris setelah ini.
"Saya terpesona. Tidak ada kata-kata untuk itu. Kami tidak pantas mendapatkannya lebih dari mereka, tetapi pada akhirnya kami mendapatkannya."
Hanya Beruntung
Eriksen mengakui bahwa timnya hanya beruntung bisa menyingkirkan Ajax di Liga Champions. Namun, ia juga merasa kasihan kepada mantan timnya tersebut.
"Itu adalah pertandingan yang gila. Pada akhirnya kami hanya beruntung," lanjutnya.
"Saya merasa kasihan pada Ajax. Mereka memainkan pertandingan yang sangat bagus melawan kami. Selama dua pertandingan mereka memainkan sepakbola yang lebih baik. Pada akhirnya kami beruntung kami mencetak gol.
"Kami merasa kami seperti tidak bisa melihat diri kami di cermin jika kami kalah tiga atau empat nol hari ini."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho: Klopp dan Pochettino Layak Jadi Juara
Liga Champions 9 Mei 2019, 20:14
-
Jordan Henderson Bermain Lawan Barcelona Dengan Lutut Cedera
Liga Champions 9 Mei 2019, 19:46
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR