
Bola.net - Nico Paz menikmati malam istimewa saat Como menghancurkan RB Leipzig 4-1 pada debut mereka di Liga Champions. Kemenangan tersebut menjadi pembuka sempurna bagi klub Italia itu di panggung Eropa sekaligus membuktikan alasan sang gelandang memilih bertahan.
Como tampil tanpa rasa gentar di Stadio Sinigaglia yang baru direnovasi untuk memenuhi standar UEFA. Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maxi Perrone menjadi pencetak gol dalam kemenangan bersejarah tersebut.
Bagi Nico Paz, pertandingan ini menjadi jawaban atas keputusan untuk melanjutkan karier bersama Como. Ia merasa malam seperti inilah yang sejak awal ingin dirasakan setelah memilih bertahan di klub tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Nico Paz Tegaskan Pilihan Bertahan

Nico Paz mengaku sangat menikmati atmosfer pertandingan bersejarah tersebut. Ia juga merasa bahagia karena keputusan untuk bertahan di Como akhirnya menghadirkan malam yang selama ini ia bayangkan.
"Ini adalah malam yang bersejarah, kami menjalani pertandingan luar biasa. Kami sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan ini dan sangat bahagia," ujar Nico Paz kepada Sky Sport Italia.
Ia kemudian menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk tetap berada di Como. "Saya bertahan untuk malam-malam seperti ini, saya tahu di sinilah saya akan berkembang paling banyak dan saya sangat senang dengan keputusan saya. Saya membuat pilihan yang tepat."
Baturina Jadi Kunci Serangan Como

Como menunjukkan kualitas mereka melalui permainan menyerang yang efektif sejak awal pertandingan. Baturina membuka keunggulan sebelum memberikan assist untuk gol Douvikas, sedangkan Diao dan Perrone melengkapi kemenangan setelah jeda.
Nico Paz memberikan apresiasi khusus kepada Baturina yang tampil menentukan dalam pertandingan tersebut. "Baturina adalah pemain luar biasa, dia melihat ruang yang bisa digunakan untuk menyakiti Leipzig dan melakukan pekerjaan yang luar biasa," katanya.
Como kemudian harus bermain lebih bertahan setelah unggul 3-1 pada babak kedua. Nico Paz tetap memberikan kontribusi penting melalui assist pada menit-menit akhir meski tenaganya mulai terkuras.
Tetap Berjuang Meski Dikawal Ketat

Nico Paz mengakui Leipzig memberikan perhatian khusus sepanjang pertandingan. Pemain Argentina itu bahkan terus mendapat pengawalan dari salah satu pemain lawan sehingga ruang geraknya menjadi lebih terbatas.
"Pertandingan ini sulit karena saya terus dikawal oleh pemain nomor 27 sepanjang laga. Hal itu membuka ruang bagi rekan-rekan setim saya," ujar Nico Paz.
Ia juga mengakui belum tampil dalam kondisi terbaik dan masih bisa meningkatkan performanya. "Saya tidak mendapatkan bola sebanyak biasanya, tetapi setelah jeda saya sedikit lebih sering mendapatkannya. Tentu saja, saya selalu bisa tampil lebih baik."
Kemenangan atas Leipzig membuat Como menjadi satu-satunya tim Italia yang meraih tiga poin pada matchday pertama Liga Champions. Inter dan Napoli menelan kekalahan, sedangkan Roma bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahce.
Sumber: Football Italia
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Liga Champions 11 September 2026, 14:15

LATEST UPDATE
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Jadwal BRI Super League Pekan Ini di Indosiar, 11-13 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 15:47 -
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 12-15 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 15:39
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
-
Dibantai Como, Leipzig Tampil Jauh di Bawah Standar
Liga Champions 11 September 2026, 14:11
-
Leipzig Hancur di Markas Como, Demichelis: 2 Gol Pertama Hadiah
Liga Champions 11 September 2026, 14:06
-
Malam Bersejarah yang Sempurna di Tepi Danau Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:02
-
Bayern Munchen dan Kesabaran yang Berbuah Manis
Liga Champions 11 September 2026, 13:20
-
20 Menit yang Sangat Sulit bagi Bodo/Glimt
Liga Champions 11 September 2026, 13:12
-
Bayern, Perjalanan Masih Panjang
Liga Champions 11 September 2026, 13:04
-
Manchester United dan Sebuah Kemenangan yang Sempurna
Liga Champions 11 September 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



















KOMENTAR