
Bola.net - Eintracht Frankfurt akan menjamu Liverpool pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2025/2026 di Deutsche Bank Park, Kamis (23/10/2025) pukul 02.00 WIB. Laga ini menjadi ujian sulit bagi Frankfurt yang baru saja mengalami kekalahan telak di laga sebelumnya.
Pertemuan ini juga membuka kembali kenangan lama antara kedua tim. Frankfurt dan Liverpool terakhir kali berjumpa lebih dari lima dekade lalu, tepatnya di Piala UEFA musim 1972/1973, ketika The Reds menyingkirkan Frankfurt dengan agregat 2-0.
Kini, situasinya jauh berbeda. Liverpool datang ke Jerman dengan rekor tangguh menghadapi klub-klub Bundesliga, sementara Frankfurt berusaha bangkit di depan publik sendiri usai tampil inkonsisten di Eropa.
Dengan latar sejarah panjang dan perbedaan performa terkini, duel Frankfurt vs Liverpool berpotensi menghadirkan pertarungan yang menarik—antara tim yang tengah mencari pijakan dan tim yang berambisi mempertahankan superioritasnya di pentas Eropa.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Frankfurt: Kepercayaan Diri di Kandang Sendiri

Frankfurt memang menatap laga ini dengan catatan yang beragam. Setelah membuka fase liga dengan kemenangan besar 5-1 atas Galatasaray, mereka justru tumbang dengan skor identik saat bertandang ke Atletico Madrid. Meski begitu, tim asuhan Dino Toppmoller punya alasan untuk tetap percaya diri. Frankfurt memenangkan lima dari enam laga kandang terakhir di kompetisi Eropa dan hanya sekali kalah dalam sepuluh pertandingan fase grup atau fase liga terakhir mereka di kandang (menang 7, imbang 2).
Secara historis, Frankfurt juga cukup tangguh ketika bermain di depan publik sendiri melawan tim-tim Inggris. Mereka baru dua kali kalah dari sembilan pertemuan kandang melawan klub Premier League. Akan tetapi, catatan buruk tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir menghadapi wakil Inggris (2 imbang, 2 kalah) menunjukkan pekerjaan rumah besar yang perlu diselesaikan.
Musim ini, Frankfurt kehilangan salah satu pemain kuncinya, Hugo Ekitike, yang justru kini berseragam Liverpool. Sang penyerang mencetak 26 gol dalam 64 penampilan selama dua musim di Jerman. Kehilangan produktivitas Ekitike bisa menjadi faktor penting yang memengaruhi daya gedor mereka melawan tim sekuat Liverpool.
Liverpool: Dominasi Panjang atas Tim Jerman

Di sisi lain, Liverpool datang dengan kepercayaan diri tinggi. The Reds tidak terkalahkan dalam 14 laga terakhir menghadapi tim-tim asal Jerman (menang 11, imbang 3) sejak kekalahan 2-4 dari Bayer Leverkusen pada perempat final Liga Champions 2001/2002. Delapan dari sembilan pertemuan terakhir bahkan berhasil mereka menangkan, termasuk kemenangan 4-0 atas Leverkusen di Anfield musim lalu.
Meski kalah 0-1 di markas Galatasaray pada matchday 2, catatan Liverpool di fase grup atau fase liga Liga Champions tetap impresif: 13 kemenangan dari 15 laga terakhir. Mereka pun jarang bermain imbang—tak satu pun dari 28 laga terakhir di fase grup atau fase liga Eropa berakhir dengan hasil seri.
Liverpool datang ke Frankfurt membawa misi kebangkitan, sekaligus peluang sejarah bagi Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir itu hanya butuh dua gol lagi untuk menjadi pemain Afrika pertama yang menembus 50 gol di Liga Champions. Jika ia mencapainya di Deutsche Bank Park, itu akan menambah catatan emas dalam kariernya di pentas Eropa.
Dengan pengalaman, rekor, dan motivasi tinggi, Liverpool tetap menjadi favorit di laga ini. Namun, atmosfer kandang Frankfurt yang bergemuruh bisa menjadi ujian nyata bagi pasukan Arne Slot dalam upaya mereka memperpanjang dominasi atas klub-klub Jerman.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Tradisi Apik Monaco, Tren Positif Tottenham
- Prediksi Bayern Munchen vs Club Brugge 23 Oktober 2025
- Prediksi Chelsea vs Ajax Amsterdam 23 Oktober 2025
- Prediksi Real Madrid vs Juventus 23 Oktober 2025
- Prediksi Eintracht Frankfurt vs Liverpool 23 Oktober 2025
- Prediksi Atalanta vs Slavia Praha 23 Oktober 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Galatasaray vs Bodo/Glimt - Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 22 Oktober 2025, 22:47
LATEST UPDATE
-
Tertinggal Dua Gol, Ini Pesan Michael Carrick saat Jeda yang Bangkitkan MU
Liga Champions 4 November 2026, 18:43
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR