
Bola.net - Arsenal menorehkan sejarah baru dalam perjalanan panjang klub setelah mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Slavia Praha di laga fase liga Liga Champions, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB.
Hasil ini bukan sekadar memastikan posisi mereka di puncak klasemen grup, tetapi juga menandai pencapaian monumental yang belum pernah terjadi dalam lebih dari satu abad.
Dalam laga di ibu kota Ceko tersebut, dua gol Mikel Merino dan satu penalti dari Bukayo Saka membawa The Gunners melanjutkan start sempurna mereka di kompetisi Eropa musim ini, empat kemenangan dari empat laga.
Namun, sorotan utama bukan hanya pada ketajaman lini depan, melainkan pada solidnya pertahanan pasukan Mikel Arteta.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Arsenal Pecahkan Rekor Clean Sheet

Clean sheet di Praha menjadi yang kedelapan secara beruntun bagi Arsenal di semua kompetisi, sesuatu yang belum pernah mereka capai sepanjang sejarah berdirinya klub.
Terakhir kali The Gunners mencatat delapan laga tanpa kebobolan terjadi pada tahun 1903, saat klub masih bernama Woolwich Arsenal dan belum bermain di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
“Rekor itu sudah sangat lama, jadi pencapaiannya menunjukkan betapa sulitnya untuk dilakukan,” ujar Arteta seusai pertandingan.
“Yang paling membuat saya bangga bukan hanya catatan tanpa kebobolan, tetapi mentalitas para pemain. Mereka masih membicarakan bagaimana kami bisa lebih baik lagi, meskipun sudah menang dan tidak kebobolan.”
Arsenal Tak Boleh Lekas Puas

Arteta menegaskan bahwa ia tidak ingin timnya cepat puas dengan rekor ini. “Kami harus mempertahankan standar itu. Karena pertahanan yang kuat memberi kami sesuatu untuk dipertahankan dan dihargai,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.
Kini, Arsenal berpeluang mencetak rekor baru dengan clean sheet kesembilan berturut-turut akhir pekan ini saat menghadapi Sunderland di Stadium of Light.
Jika berhasil, The Gunners akan menulis babak baru dalam sejarah klub, menegaskan bahwa era Arteta bukan hanya tentang permainan indah, tapi juga tentang pertahanan baja yang menjadi fondasi kesuksesan mereka.
Sumber: Opta
Klasemen League Phase Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Teheran-Heran: Kenapa Vinicius Biarkan Conor Bradley Lepas?
Liga Champions 5 November 2025, 18:28
-
Barcelona Jadi Raja Gol Liga Champions Sejak Era Hansi Flick
Liga Champions 5 November 2025, 18:07
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR