Bola.net - Hasil Liga Champions matchday kedua fase grup mungkin tidak pernah dibayangkan Mauricio Pochettino. Sebab, Tottenham harus menelan pil pahit saat kalah dengan skor 2-7 atas Bayern Munchen.
Skor tersebut menjadi pukulan yang sangat telak bagi Tottenham. Apalagi, pertandingan juga digelar di kandang. Tottenham kalah dan kebobolan tujuh gol di hadapan para pendukungnya.
The Lily White sebenarnya membuka laga dengan bagus. Son Heung-min mencetak gol pada menit ke-12. Akan tetapi, situasi setelah itu menjadi tidak berpihak bagi kubu Tottenham.
Serge Gnabry mencetak empat gol di babak kedua. Bayern Munchen dengan mudah menembus pertahanan Spurs. Hasil 7-2 menjadi kekalahan terbesar bagi Spurs di laga kandang dalam sejarah klub. Hasil yang memalukan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tottenham Harus Tetap Saling Percaya
Hasil buruk atas Bayern Munchen menjadi pertanda buruk bagi Tottenham. Sebab, secara umum mereka juga bermain buruk pada awal musim 2019/2020 ini. Akan tetapi, Pochettino ingin klub tetap bersama.
"Ketika Anda menerima hasil seperti ini, penting untuk percaya pada diri sendiri. Itu satu-satunya cara untuk memulihkan perasaan," kata Pochettino kepada BT Sport.
Sebelum kalah telak dari Bayern, Tottenham juga sudah pernah meraih hasil memalukan lain. Harry Kane dan kawan-kawan tersingkir dari Carabao Cup ketika melawan tim kasta keempat yakni Colchester United.
"Ini situasi yang sulit, tetapi Anda harus menghadapinya. Anda harus kuat dan terus berjalan. Kita harus tetap bersama dan saling membantu. Obat terbaik adalah tetap bersama-sama," kata manajer asal Argentina.
Tampil Dominan Pada Awal Laga
Dari segi permainan, Pochettino merasa cukup puas dengan performa anak asuhnya pada awal babak pertama. Bahkan, mantan pelatih Espanyol menyebut Tottenham lebih dominan.
"Kami mendominasi pertandingan dalam 30 menit pertama. Kami tidak beruntung kebobolan di akhir babak pertama dan setelah itu mereka sangat klinis," ucap Pochettino.
Di babak pertama, laga masih berjalan dengan ketat. Skor akhir adalah 1-2. Akan tetapi, babak kedua sepenuhnya menjadi milik Bayern. Tiga gol tercipta pada tujuh menit terakhir laga.
Sumber: BT Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Barcelona vs Inter Milan di Vidio
Liga Champions 2 Oktober 2019, 22:00
-
Live Streaming Lille vs Chelsea di Vidio
Liga Champions 2 Oktober 2019, 22:00
-
Live Streaming Liverpool vs FC Salzburg di Vidio
Liga Champions 2 Oktober 2019, 22:00
-
Duel Lawan Barcelona Akan Jadi Patokan Bagi Inter Milan
Liga Champions 2 Oktober 2019, 21:14
-
Casemiro Anggap Wajar Jika Hazard Belum Tampil Bagus
Liga Champions 2 Oktober 2019, 19:16
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR