Bola.net - - Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku sudah menduga sejak awal bahwa identitas tim yang berhak meraih tiket ke babak 16 besar UCL dari Grup C baru akan diketahui di pertandingan terakhir.
Grup C adalah grup yang bisa disebut sebagai grup neraka. Di situ bercokol Liverpool, PSG, Napoli dan Red Star Belgrade.
Hingga matchday 5, Napoli ada di puncak klasemen dengan koleksi sembilan poin. Sementara itu PSG ada di posisi kedua dengan raihan delapan poin.
Di posisi ketiga ada Liverpool yang mengoleksi enam poin. Red Star ada di posisi buncit dengan koleksi empat poin saja.
Saat ini Liverpool masih punya kans lolos. Asalkan di matchday 6 ini mereka bisa menang 1-0 atau dengan selisih dua gol saat melawan Napoli di Anfield.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Firasat Klopp
Ketatnya persaingan untuk memperebutkan dua tiket masuk ke babak 16 besar ini ternyata tak membuat Klopp terkejut. Sebab dari awal ia sudah memiliki firasat bahwa persaingan di grup C ini memang akan berlangsung dengan sangat alot.
"Saya selalu berpikir grup ini akan bertarung hingga pertandingan pamungkas sebelum kami tahu bagaimana nasib kami," tulis Klopp dalam matchday programme untuk duel vs Napoli.
“Jadi tidak ada rasa kaget atau terkejut menghadapi tantangan ini malam ini," serunya.
“Grup ini telah digambarkan sebagai grup yang paling sulit dan paling kompetitif dalam kompetisi musim ini. PSG, Napoli, dan Red Star adalah tim yang luar biasa bagus dan kami tidak terlalu buruk," ucapnya.
Salah Sendiri
Klopp kemudian mengakui bahwa Liverpool sekarang berada dalam posisi sulit karena salah mereka sendiri. Sebab mereka tak bisa mendapat hasil yang positif khususnya saat bertamu ke markas tiga tim pesaingnya itu.
“Tentu saja, saya tidak akan bersembunyi dari fakta bahwa kami menghadapi situasi yang kami lakukan karena penampilan dan hasil kami saat menjalani laga tandang di Liga Champions belum mencapai standar tinggi yang kami miliki," serunya.
“Jika kami mendapatkan hak untuk maju dengan jelas, itu adalah sesuatu yang akan kami benahi. Tetapi kita juga tidak boleh mengabaikan fakta bahwa masa depan kita di kompetisi tetap berada di tangan kita sendiri, karena kita benar-benar bagus jika main di Anfield," tandasnya.
Berita Video
Berita video cover story dibalik kemenangan Persija Jakarta di Liga 1 2018, stadion Gelora Bung Karno kembali jadi saksi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Klopp Tak Terkejut Perebutan Tiket Babak 16 Besar UCL Berlangsung Sengit
Liga Champions 11 Desember 2018, 20:59
-
Meski Kurang Latihan, Neymar Tetap Berbahaya
Liga Champions 11 Desember 2018, 18:48
-
Setelah Ronaldo, Juventus Pertimbangkan Kylian Mbappe
Liga Eropa Lain 10 Desember 2018, 14:50
-
Jadon Sacho Mengaku Idolakan Neymar
Liga Eropa Lain 10 Desember 2018, 11:40
-
AC Milan Bukanlah Satu-satunya Tujuan Kaka di Karir Barunya
Liga Italia 10 Desember 2018, 05:15
LATEST UPDATE
-
Soal Manajer Baru, Gary Neville Minta MU Tidak Coba-coba Lagi
Liga Inggris 6 Januari 2026, 13:27
-
Segera Tayang, Jadwal Live Streaming Proliga 2026 Eksklusif di Vidio
Voli 6 Januari 2026, 12:38
-
Di Balik Tudingan Amorim Sengaja Cari Gara-gara Agar Dipecat Manajemen MU
Liga Inggris 6 Januari 2026, 12:25
-
Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
Liga Italia 6 Januari 2026, 11:53
-
Carragher dan Neville Kompak Ragukan Liam Rosenior: Penurunan Standar Chelsea?
Liga Inggris 6 Januari 2026, 11:19
-
Baru Dipecat Chelsea, Enzo Maresca Merapat ke Manchester United?
Liga Inggris 6 Januari 2026, 11:14
-
Terungkap, Darren Fletcher Cuma Maksimal Seminggu Jadi Caretaker MU
Liga Inggris 6 Januari 2026, 10:53
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR