Bola.net - Borussia Dortmund dan Juventus bertemu lagi untuk pertama kalinya sejak final Liga Champions 1997. Di Munich waktu itu, Juventus lebih diunggulkan, tapi Dortmund lah yang menang 3-1 dan keluar sebagai juara.
Kali ini, Juventus dan Dortmund bertemu di babak 16 besar. Jelang duel leg pertama di Turin, Rabu (25/2), pelatih Dortmund Jurgen Klopp mengatakan bahwa duel ini tak ada hubungannya dengan final 18 tahun silam.
"Kami ingat final 1997, ketika Juventus yang lebih diunggulkan ternyata kalah. Situasinya sekarang tak jauh berbeda. Namun, bukan lantas berarti kami sudah menang," ujar Klopp seperti dilansir situs resmi UEFA.
"Pertemuan kali ini tak ada hubungannya dengan final 1997. Saya tidak membawa serta Michael Zorc atau Karl-Heinz Riedle (dua veteran 1997 yang sekarang masih di Dortmund) untuk diajak berdiskusi tentang laga itu. Jadi, takan ada pengaruhnya," pungkas Klopp.
Di final 1997, Dortmund menang lewat dua gol Riedle dan satu dari Lars Ricken. Juventus hanya bisa mencetak satu gol melalui Alessandro Del Piero.
Line-up final 1997 tersebut adalah sebagai berikut:
(uefa/gia)
Kali ini, Juventus dan Dortmund bertemu di babak 16 besar. Jelang duel leg pertama di Turin, Rabu (25/2), pelatih Dortmund Jurgen Klopp mengatakan bahwa duel ini tak ada hubungannya dengan final 18 tahun silam.
"Kami ingat final 1997, ketika Juventus yang lebih diunggulkan ternyata kalah. Situasinya sekarang tak jauh berbeda. Namun, bukan lantas berarti kami sudah menang," ujar Klopp seperti dilansir situs resmi UEFA.
"Pertemuan kali ini tak ada hubungannya dengan final 1997. Saya tidak membawa serta Michael Zorc atau Karl-Heinz Riedle (dua veteran 1997 yang sekarang masih di Dortmund) untuk diajak berdiskusi tentang laga itu. Jadi, takan ada pengaruhnya," pungkas Klopp.
Di final 1997, Dortmund menang lewat dua gol Riedle dan satu dari Lars Ricken. Juventus hanya bisa mencetak satu gol melalui Alessandro Del Piero.
Line-up final 1997 tersebut adalah sebagai berikut:
Dortmund: Klos, Kohler, Kree, Sammer, Reuter, Lambert, Moller (Zorc 89), Sousa, Heinrich, Chapuisat (Ricken 70), Riedle (Herrlich 67).
Juventus: Peruzzi, Porrini (Del Piero 46), Montero, Ferrara, Iuliano, Di Livio, Jugovic, Deschamps, Zidane, Vieri (Amoruso 71), Boksic (Tacchinardi 87). [initial]
Klik Juga:
- Preview: Juventus vs Dortmund, Penantian 18 Tahun
- 3 Kemenangan, 10 Gol, Dortmund Siap Hadapi Juventus
- Galeri: Persiapan Juventus Jamu Borussia Dortmund
- Waspada Dortmund, Allegri Mau Juventus Main Sabar dan Tenang
- Kembali Berlatih, Juventus Siapkan Vidal Untuk Hadapi Dortmund
- Sokratis: Pirlo Salah Satu Yang Terbaik Dalam Satu Dekade Terakhir
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juve Hadapi Dortmund, Tacchinardi Tak Mau Final 1997 Terulang
Liga Champions 24 Februari 2015, 23:02
-
Tacchinardi Setuju Juve Jual Pogba
Liga Italia 24 Februari 2015, 22:43
-
Lippi: Juventus Tak Boleh Remehkan Dortmund
Liga Italia 24 Februari 2015, 21:25
-
Immobile: Saya Akan Kalahkan Juve Demi Torino dan Napoli
Liga Champions 24 Februari 2015, 20:59
-
Vidal: Juve Ingin Kalahkan Dortmund Dengan Beberapa Gol
Liga Champions 24 Februari 2015, 20:51
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR