
Bola.net - Liverpool sukses meraih kemenangan perdana dalam perjalanan mereka di Grup B Liga Champions. Menghadapi AC Milan pada laga di Anfield, Kamis (16/09) dini hari WIB, The Reds menang dengan skor 3-2.
Tiga gol The Reds pada laga ini dicetak Fikayo Tomori (bunuh diri), Mohamed Salah, dan Jordan Henderson. Sementara, dua gol Rossoneri dicetak Brahim Diaz dan Ante Rebic.
Secara kasat mata, tampak bahwa Liverpool mendominasi laga tersebut. Dari penguasaan bola, The Reds mencatatkan 61,1 persen penguasaan bola. Sementara, Rossoneri hanya mencatatkan penguasaan bola sebesar 38,9 persen.
Namun, dari analisis statistik, tampak bahwa gap antara kedua tim tersebut tak selebar seperti yang kasat mata. Bahkan, ada aspek di mana AC Milan unggul ketimbang Liverpool.
Bagaimana analisis statistik kedua tim tersebut? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Liverpool Garang

Pada laga ini, Liverpool tak hanya unggul dalam penguasaan bola. Skuad besutan Jurgen Klopp tersebut juga mampu memanfaatkan penguasaan bola yang mereka miliki untuk menciptakan peluang ke pertahanan AC Milan.
Laman Whoscored mencatat bahwa Liverpool menciptakan 23 peluang pada laga ini. Dari 23 peluang tersebut, delapan di antaranya mengarah ke gawang Rossoneri.
Sebalikya, pada pertandingan ini, AC Milan mencatatkan tujuh peluang. Empat di antara peluang tersebut mengarah ke sasaran.
Kualitas Peluang The Reds Ungguli Milan

Tak hanya secara kuantitas, secara kualitas peluang yang dimiliki pun, Liverpool unggul jauh dibanding AC Milan. Kualitas peluang ini diukur dengan nilai expected goals (xG) yang dimiliki kedua tim.
Laman Infogol mencatat, dari 23 peluang yang mereka miliki, Liverpool mencatatkan nilai xG sebesar 2,69. Sementara, dari tujuh peluang mereka, Milan mencatatkan nilai xG sebesar 1,47.
Rataan Kualitas Peluang Milan Ungguli Liverpool

Pada laga ini, dari 23 peluang yang mereka miliki, hanya delapan peluang Liverpool yang mengarah ke gawang Milan. Nilai xG dari delapan tembakan ini adalah 1,92. Rata-rata, peluang tepat sasaran Liverpool memiliki nilai xG sebesar 0,24.
Sementara, dari tujuh peluang mereka pada laga ini, empat peluang Milan tepat sasaran. Empat peluang tersebut memiliki nilai xG sebesar 1,52. Artinya, rata-rata peluang tepat sasaran Milan memiliki nilai xG sebesar 0,38.
Data ini menunjukkan, boleh saja Milan kalah dalam banyaknya tembakan yang dilepas. Namun, secara kualitas serangan, skuad Stefano Pioli tersebut justru unggul.
Peluang Paling Berkualitas Dimiliki Milan

Pada laga ini, peluang dengan nilai xG paling tinggi dimiliki AC Milan. Peluang tersebut dimiliki Brahim Diaz pada menit 48. Peluang yang menjadi gol kedua Milan ini ditaksir memiliki nilai xG 0,79.
Liverpool sendiri, pada menit 14, memiliki peluang dengan nilai xG tertinggi mereka. Penalti Mohamed Salah ini ditaksir memiliki nilai xG 0,75. Namun, Salah gagal memanfaatkan tugasnya dengan baik kali ini.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Jack Grealish Cetak Gol & Assist di Debut UCL: Malam Sempurna, Menepis Keraguan
- Sebastien Haller 4 Gol, Samai Marco van Basten, dan West Ham pun Kena 'Senggol'
- Rodrygo, Anak Ajaib Liga Champions itu Kembali Melukai Inter Milan
- 'Ronald Koeman, 3-5-2 vs Bayern Munchen, dan Barcelona pun Jadi Everton Cabang Spanyol'
- MU dan Ole di Liga Champions: 11 Laga, 7 Kali Kalah, Medioker?
- 50 Kemenangan di Liga Champions, Manchester City Tercepat ke-2 Setelah Real Madrid
- Inter Milan 0-1 Real Madrid: Nerazzurri Tumpul
- Ketika Thomas Muller Dimainkan, di Situlah Barcelona Kebobolan
- Chelsea = Clean Sheet
- David Wagner, 2 Kali Pecundangi Manchester United 2-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Testimoni Pelatih AC Milan Soal Liverpool: Berbahaya!
Liga Champions 16 September 2021, 23:45
-
Inter Milan Kalah dari Real Madrid, Begini Curhatan Lautaro Martinez
Liga Champions 16 September 2021, 23:19
-
Milan Keok, Calabria Akui Liverpool Sebagai Salah Satu Tim Terbaik di Dunia
Liga Champions 16 September 2021, 22:29
-
Milan Ditekuk Liverpool, Bennacer Bangga Tapi Juga Kecewa
Liga Champions 16 September 2021, 21:20
-
Legenda Rossoneri Akui Liverpool Layak Menang Atas AC Milan
Liga Champions 16 September 2021, 20:37
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR