Luis Enrique Ukir Jejak Emas, Kini Hanya Carlo Ancelotti yang Punya Gelar Liga Champions Lebih Banyak Darinya

Bola.net - PSG menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Eropa. Klub asal Prancis itu sukses mempertahankan gelar Liga Champions usai mengalahkan Arsenal pada final musim 2025/2026.
Laga yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026), berlangsung sengit selama 120 menit dan berakhir imbang 1-1. PSG akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-3 pada babak adu penalti.
Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian penting bagi PSG yang mampu mempertahankan gelar juara. Mereka menjadi tim pertama sejak Real Madrid pada 2017/2018 yang mampu kembali menjuarai Liga Champions sebagai kampiun bertahan.
Di balik sukses PSG, ada peran besar Luis Enrique yang kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Gelar musim ini membuat namanya semakin kokoh dalam sejarah Liga Champions.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
PSG Kembali Berkuasa di Eropa

Arsenal sempat berada di atas angin setelah Kai Havertz membawa mereka unggul lebih dulu pada laga final. Namun, PSG mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembele.
Setelah itu, kedua tim terlibat pertarungan taktis yang sangat ketat. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga babak tambahan waktu berakhir.
Pada babak adu penalti, PSG tampil lebih efektif dan tenang. Kegagalan Gabriel Magalhaes mengeksekusi tendangan terakhir Arsenal memastikan trofi kembali menjadi milik klub asal Paris tersebut.
Gelar ini menjadi trofi Liga Champions kedua secara beruntun bagi PSG. Sebelumnya, mereka meraih gelar pertama pada musim 2024/2025 dengan kemenangan telak 5-0 atas Inter Milan.
Gelar Ketiga Luis Enrique

Kesuksesan PSG tidak bisa dipisahkan dari tangan dingin Luis Enrique. Pelatih asal Spanyol tersebut kini telah mengoleksi tiga gelar Liga Champions sepanjang karier kepelatihannya.
Trofi pertama diraih Enrique bersama Barcelona pada musim 2014/2015. Saat itu, Barcelona mengalahkan Juventus dengan skor 3-1 pada partai final.
Setelah sukses di Spanyol, Enrique membawa PSG mencapai level baru di Eropa. Ia mempersembahkan gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub pada musim lalu dan kini mempertahankannya.
"Saya merasa campur aduk. Gembira, lelah. Semuanya, tetapi ini adalah momen terbaik musim ini. Kami masih juara, dua kali berturut-turut, sungguh luar biasa," ucap Luis Enrique dikutip dari BBC Sport.
Hanya Carlo Ancelotti yang Masih Unggul

Dengan tiga gelar Liga Champions, Luis Enrique kini masuk dalam kelompok elite pelatih tersukses di kompetisi tersebut. Ia sejajar dengan Bob Paisley, Zinedine Zidane, dan Pep Guardiola.
Bob Paisley meraih tiga trofi bersama Liverpool pada 1977, 1978, dan 1981. Sementara itu, Zidane memenangkan tiga gelar beruntun bersama Real Madrid pada 2016, 2017, dan 2018.
Pep Guardiola juga mengoleksi tiga trofi, dua bersama Barcelona dan satu saat menangani Manchester City. Kini, Enrique menyamai pencapaian pelatih-pelatih legendaris tersebut.
Di atas mereka hanya ada Carlo Ancelotti dengan lima gelar Liga Champions.
Baca Ini Juga
- Rapor Pemain Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026: Declan Rice Solid, Gabriel jadi Puncak Drama
- Mikel Arteta Salah Pilih Eksekutor Penalti jadi Biang Kekalahan Arsenal di Final Liga Champions?
- Man of the Match PSG vs Arsenal: Vitinha
- 10 Tahun Sejak Final UCL Ditentukan Lewat Adu Penalti, Kali Ini Arsenal Korbannya
- Selamat, PSG Juara Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
-
Tempat Menonton Arsenal vs Chelsea di Premier League, 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 21:15
-
Hasil BRI Super League: Madura United Tundukkan Persijap Jepara 2-0
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:04
-
Hasil BRI Super League: Sempat Tertinggal, Persib Bandung Hancurkan PSM Makassar 3-1
Bola Indonesia 6 September 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
























KOMENTAR