Rapor Pemain Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026: Declan Rice Solid, Gabriel jadi Puncak Drama

Bola.net - Impian Arsenal untuk meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah kembali harus tertunda. The Gunners kalah dari PSG pada final Liga Champions 2025/2026 setelah menyerah 3-4 dalam babak adu penalti di Puskas Arena, Budapest.
Pertandingan berlangsung sengit selama 120 menit dan berakhir dengan skor 1-1. Gol cepat Kai Havertz mampu dibalas PSG melalui penalti Ousmane Dembele pada babak kedua.
Arsenal menunjukkan organisasi permainan yang sangat baik sepanjang laga. Namun, kegagalan memanfaatkan momen krusial dan kesalahan pada babak adu penalti membuat trofi akhirnya jatuh ke tangan PSG.
Sejumlah pemain Arsenal tampil impresif dalam laga besar tersebut. Akan tetapi, ada pula beberapa pemain yang gagal memberikan pengaruh maksimal ketika tekanan pertandingan mencapai puncaknya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Kiper dan Bek

David Raya (7) tampil cukup solid di bawah mistar gawang Arsenal. Ia sempat melakukan penyelamatan penting pada babak tambahan waktu dan menepis penalti Nuno Mendes dalam adu penalti.
Cristhian Mosquera (5) tampil cukup baik sebelum melakukan pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia yang berujung penalti untuk PSG. Insiden itu menjadi titik balik yang membuat Arsenal kehilangan momentum pertandingan.
William Saliba (7) kembali menunjukkan ketenangan khasnya dalam mengawal lini belakang Arsenal. Meski sempat kehilangan konsentrasi pada satu momen, secara keseluruhan ia tampil konsisten sepanjang laga.
Gabriel (7) menjadi tembok kokoh yang beberapa kali menggagalkan peluang berbahaya PSG. Namun, kegagalannya mengeksekusi penalti penentu membuat namanya menjadi salah satu sorotan utama setelah pertandingan.
Piero Hincapie (7) menjalankan tugasnya dengan disiplin di sektor kiri pertahanan. Bek asal Ekuador itu mampu meredam sejumlah serangan PSG yang datang dari sisi lapangan.
Gelandang

Declan Rice (8) menjadi pemain terbaik Arsenal pada laga ini. Energi, agresivitas, dan kualitas distribusi bolanya membuat lini tengah Arsenal mampu bersaing melawan trio gelandang PSG.
Myles Lewis-Skelly (7) kembali membuktikan kematangannya meski masih berusia muda. Ia tampil tenang saat menguasai bola dan beberapa kali melakukan aksi defensif penting untuk menyelamatkan tim.
Martin Odegaard (6) bekerja keras memimpin tekanan Arsenal sejak awal pertandingan. Namun, pengaruhnya dalam mengatur tempo permainan tidak terlalu menonjol karena tekanan konstan yang diberikan PSG.
Penyerang

Bukayo Saka (6) menunjukkan beberapa aksi berbahaya pada babak pertama. Akan tetapi, pemain asal Inggris itu kesulitan menemukan ruang setelah PSG meningkatkan intensitas permainan mereka.
Kai Havertz (7) kembali membuktikan kualitasnya dalam laga besar. Gol cepat yang dicetaknya membawa Arsenal unggul dan menambah koleksi golnya pada partai final Liga Champions.
Leandro Trossard (7) berperan penting dalam proses gol Havertz melalui tekanan yang memaksa PSG melakukan kesalahan. Di luar momen tersebut, kontribusinya relatif terbatas karena dominasi penguasaan bola PSG.
Sumber: Football London
Baca Ini Juga
- Selamat, PSG Juara Liga Champions 2025/2026
- Hasil PSG vs Arsenal: Menang Adu Penalti 4-3, Les Parisiens Pertahankan Takhta Eropa
- Penalti untuk PSG Tepat, Tapi Mengapa Cristhian Mosquera Tidak Dapat Kartu Kuning Kedua?
- Kontroversi Final Liga Champions: Arsenal Tak Dapat Penalti, Arteta dan Rice Mengamuk
- Momen Final Liga Champions: Noni Madueke Dijatuhkan Nuno Mendes, Haruskah Arsenal Dapat Penalti?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Analisis Taktik: Kendali Permainan PSG, Pertahanan Sayap Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 19:00
-
Mengulas 3 Keputusan VAR di Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:30
-
Odegaard Puji Sikap Marquinhos kepada Gabriel
Liga Champions 31 Mei 2026, 18:08
-
Mentalitas Dinasti PSG dan Target Hat-trick Juara Liga Champions
Liga Champions 31 Mei 2026, 17:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR