
Bola.net - Zinedine Zidane mungkin sudah melihat ancaman masalah Real Madrid jauh sebelum hal itu benar-benar terjadi. Sebagai mantan pemain, antisipasi dan visi yang baik adalah salah satu keunggulan Zidane.
Bulan lalu, ketika dimintai pendapat soal pemecatan Ernesto Valverde oleh Barcelona, Zidane menjawab: "Di klub-klub besar, begitulah yang terjadi dan tidak akan ada yang berubah. Saya tahu bahwa jika kami kalah dalam dua pertandingan, saya akan dikritik."
Saat itu Zidane bicara dalam posisi yang cukup baik, Madrid berhasil menduduki puncak klasemen sementara dan menembus perempat final Copa del Rey. Sekarang, situasinya jauh lebih buruk.
Kira-kira apakah Zidane sudah mulai merasa terancam?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Berubah Jadi Bencana
Real Madrid (c) AP Photo
Los Blancos sebenarnya sudah membangun laju positif sejak musim lalu, melangkah dalam momentum apik. Namun, segalanya berubah jadi bencana hanya dalam tiga pertandingan.
Mereka tersingkir dari Copa del Rey di tangan Real Sociedad, kebobolan empat gol di depan publik Santiago Bernabeu sendiri. Lalu Madrid beruntung bisa bermain imbang dengan Celta Vigo, kemudian diikuti dengan kekalahan dari Levante akhir pekan lalu.
Tiba-tiba, sekarang Barca yang berada di puncak La Liga, Madrid goyah. Kemerosotan performa El Real ini datang di waktu yang tidak tepat, ketika mereka harus menjamu Manchester City di Liga Champions dan Barcelona beberapa hari kemudian.
Dua pertandingan ini benar-benar berisiko, bisa jadi momentum untuk bangkit jika menang, atau kian terperosok dalam krisis jika kalah.
Pekan Penting
Zidane jelas memahami pentingnya dua pertandingan tersebut. Pelatih asal Prancis ini sebenarnya sudah bekerja sebaik mungkin untuk menyeimbangkan Madrid yang sempat kolaps, tapi jelas perkembangan Madrid masih macet.
Zidane masih membutuhkan pemain-pemain baru, khususnya karena pembelian musim panas lalu tidak terlalu memuaskan. Hazard menderita cedera berulang, Jovic jelas kesulitan memenuhi ekspektasi.
Nahasnya, Zidane juga tidak bisa mengandalkan Karim Benzema pada dua pertandingan ini. Performa striker Prancis itu sedang buruk beberapa pekan terakhir, sulit mencetak gol.
Faktanya, pada 14 pertandingan terakhir, tidak ada pemain Madrid yang bisa mencetak lebih dari dua gol. Benzema gagal mencetak gol pada 10 kesempatan dari 12 pertandingan terakhirnya.
Pertahanan Madrid
Skuad Real Madrid tertunduk lesu usai tersingkir dari Copa del Rey. (c) AP Photo
Lebih lanjut, pertahanan Madrid juga tiba-tiba berubah jadi tidak konsisten. Mereka pernah menyuguhkan pertunjukan pertahanan terbaik di Eropa, tapi tiba-tiba mudah kebobolan karena kesalahan para bek.
Laju empat pertandingan tanpa clean sheet sudah cukup membuktikan itu. Sergio Ramos dan Raphael Varane sedang tidak percaya diri, Thibaut Courtois mulai goyah.
Ketika kekuatan mereka berubah jadi titik lemah, artinya masalah Madrid lebih buruk dari yang terlihat. Skuad Zidane sedang tidak percaya diri.
Pecahkan Masalah?
Pertanyaannya, bagaimana Zidane memecahkan sederet masalah tersebut?
Mula-mula, dia harus menemukan racikan formasi yang tepat di tengah absennya Hazard dan Rodrygo. Opsi permainan sayap cukup berisiko, Madrid mungkin sebaiknya memenuhi lini tengah dengan banyak pemain.
Zidane juga mengharapkan bantuan pemain-pemain terbaiknya. Sergio Ramos harus membuktikan kualitasnya di lapangan, Luka Modric atau Isco bisa muncul sebagai penolong tim.
Bagaimanapun, sepekan ke depan bakal jadi hari-hari yang sibuk untuk Madrid.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enam Poin yang Patut Diperhatikan Barcelona Jelang El Clasico
Liga Spanyol 26 Februari 2020, 23:59
-
Live Streaming Real Madrid vs Manchester City di Vidio Premier
Liga Champions 26 Februari 2020, 23:50
-
Juliano Belletti, El Clasico yang tak Terlupakan, dan Roberto Carlos
Liga Spanyol 26 Februari 2020, 23:25
-
Akal Sehat Tidak Berlaku di Partai El Clasico!
Liga Spanyol 26 Februari 2020, 21:20
-
Usai Ditahan Napoli, Barcelona Diminta Langsung Fokus ke Madrid
Liga Spanyol 26 Februari 2020, 20:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
-
Joan Garcia Siap Jalani Debut El Clasico Sebagai Kiper Terbaik Eropa
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:57
-
Prediksi Bayern vs Wolfsburg 11 Januari 2026
Bundesliga 10 Januari 2026, 23:56
-
Prediksi Man United vs Brighton 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:51
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
-
Prediksi Fiorentina vs Milan 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 23:47
-
Prediksi Portsmouth vs Arsenal 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:41
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal Siap Hadapi El Clasico
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:33
-
5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Ole Gunnar Solskjaer dalam Wawancara Manajer Man Utd
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:00
-
Lavani Tunjukkan Dominasi, Kalahkan Garuda Jaya 3-0 di Laga Perdana Proliga 2026
Voli 10 Januari 2026, 22:47
-
Rekor Sempurna Hansi Flick di Final Jadi Ancaman Real Madrid
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 22:38
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR