Bola.net - - Legenda Manchester United, Roy Keane, melontarkan kritik keras pada Paul Pogba atas performa buruknya di Manchester United dalam beberapa laga terakhir.
Pogba pun kembali merumput saat MU menjamu Sevilla dalam leg kedua 16 besar Liga Champions lalu. Namun, pada situasi tertinggal saat itu, Pogba seakan bermain bukan sebagai bagian dari tim. Dia dinilai hanya memamerkan skill individunya sendiri.
"Dia masuk ke lapangan, dan anda mengharapkan pemain hebat yang bisa mengubah arah pertandingan. Tetapi pada laga itu dia tidak melakukan apapun," ungkap Keane dikutip dari tribalfootball.
"Kita dapat melihatnya pada gol lawan, reaksi dia seperti anak sekolahan. Dia tidak dapat merasakan bahaya yang mengancam. Alasan anda menjadi bagian dari tim adalah supaya anda dapat membantu ketika rekan anda membuat kesalahan."
Karenanya, Keane pun berharap fans MU tidak terlalu menaruh ekspektasi tinggi pada performa Pogba. Dia memahami saat ini Pogba bermasalah, namun sejatinya bukan Pogba saja yang memiliki isu, tetapi seluruh skuat MU.
"Kita terus membicarakan soal Pogba, tetapi anda harus sadar masalahnya bukan hanya pada dirinya. Pemain MU tidak ada yang membantu satu sama lain, mereka bermain seperti individual.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Busquets Bisa Absen di Perempat Final Liga Champions
Liga Champions 15 Maret 2018, 23:02
-
Ince Kini Akhirnya Paham Mengapa Pogba Selalu Dikritik
Liga Inggris 15 Maret 2018, 22:38
-
Azpilicueta: Chelsea Dikalahkan Messi!
Liga Champions 15 Maret 2018, 20:39
-
Arsenal, Klub Inggris Yang Jadi Lumbung Gol Messi
Liga Champions 15 Maret 2018, 20:07
-
Alasan Conte Mainkan Giroud di Kadang Barca
Liga Champions 15 Maret 2018, 18:37
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR