Bola.net - - Eks gelandang Manchester United Paul Ince mengaku paham mengapa banyak orang mengkritik Paul Pogba setelah melihatnya bermain lawan .
Pogba mengalami pasang surut pada musim ini. Belakangan ini ia mengalami episode negatif. Alhasil Jose Mourinho kerap mencadangkannya.
Yang terakhir pemain asal Prancis itu dicadangkan oleh Mourinho di pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions lawan Sevilla di Old Trafford. Saat itu Mou lebih memilih menjadikan Marouane Fellaini menjadi starter.
Pada akhirnya Pogba baru dimasukkan pada menit 60. Ia menggantikan Fellaini. Namun demikian ia tak bisa membantu MU terhindar dari kekalahan dengan skor 2-1.
Ince mengaku sebenarnya ia selalu membela pemain 25 tahun itu. Akan tetapi, ia kini mengaku mengerti mengapa banyak orang yang selalu melempar kritikan kepada Pogba.
Paul Ince
"Pemain yang tidak pernah saya kritik adalah Pogba, ia menjadi kambing hitam yang mudah untuk banyak penampilan buruk di United. Sebenarnya, saya selalu mendukungnya. Tapi (melawan Sevilla) saya mulai melihat mengapa beberapa pandit dan penggemar mengeluh tentang dirinya. Saya akan menggambarkan kinerjanya, dalam satu kata, yakni 'murung'," ujarnya kepada Paddy Power.
"Ia masuk dan tampak sangat tidak tertarik (dengan pertandingan itu). Saya bisa mengerti bahwa ia mungkin kesal pada Marouane Fellaini yang dipilih ketimbang dirinya, tapi Anda seharusnya tidak menunjukkan rasa frustrasi mereka pada pemain yang lain dan kebahagiaan para penggemar," seru Ince.
"Terlepas dari apa yang sedang terjadi, apakah Anda telah mengalami masa-masa sulit belakangan ini atau Anda merasa jengkel karena tidak terpilih, Anda perlu menghargai sebuah kehormatan untuk berada di United. Dan Anda perlu melakukan perubahan, jika bukan untuk diri sendiri tapi demi rekan satu tim dan penggemar setia Anda," ketusnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Busquets Bisa Absen di Perempat Final Liga Champions
Liga Champions 15 Maret 2018, 23:02
-
Ince Kini Akhirnya Paham Mengapa Pogba Selalu Dikritik
Liga Inggris 15 Maret 2018, 22:38
-
Azpilicueta: Chelsea Dikalahkan Messi!
Liga Champions 15 Maret 2018, 20:39
-
Arsenal, Klub Inggris Yang Jadi Lumbung Gol Messi
Liga Champions 15 Maret 2018, 20:07
-
Alasan Conte Mainkan Giroud di Kadang Barca
Liga Champions 15 Maret 2018, 18:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR