Rotasi Sempurna Arteta: Gabriel Jesus Bersinar, Viktor Gyokeres Menjawab Tantangan di San Siro

Rotasi Sempurna Arteta: Gabriel Jesus Bersinar, Viktor Gyokeres Menjawab Tantangan di San Siro
Selebrasi penyerang Arsenal, Gabriel Jesus merayakan gol ke gawang Inter Milan di Liga Champions. (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Mikel Arteta akhirnya merasakan rotasi ideal yang diinginkan setiap manajer. Arsenal meraih kemenangan di San Siro saat menaklukkan Inter dengan skor 3-1, sekaligus memperpanjang rekor sempurna mereka di Liga Champions.

Sorotan utama tertuju pada Gabriel Jesus, yang mencetak dua gol dan mengirim sinyal jelang duel Liga Inggris melawan Manchester United. Selain itu, jawaban cepat datang dari sosok yang posisinya terancam.

Viktor Gyokeres yang masuk dari bangku cadangan, hanya butuh 15 menit untuk mencetak gol indah. Momen itu mempertegas bahwa kemenangan ini bukan sekadar soal skor, tetapi juga tentang persaingan sehat di lini depan Arsenal.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 3 halaman

Rotasi Berhasil, Arsenal Sempurna di Eropa

Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus (dua dari kiri) merayakan golnya ke gawang Inter Milan bersama rekan setimnya di Liga Champions. (c) AP Photo/Luca Bruno

Penyerang Arsenal, Gabriel Jesus (dua dari kiri) merayakan golnya ke gawang Inter Milan bersama rekan setimnya di Liga Champions. (c) AP Photo/Luca Bruno

Arsenal membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Gabriel Jesus. Gol itu lahir setelah kemelut di kotak penalti Inter, di mana bola jatuh tepat di kaki sang penyerang untuk diselesaikan dengan volley melewati Yann Sommer.

Inter sempat menyamakan kedudukan lewat gol Petar Sucic pada menit ke-18. Namun, Arsenal kembali unggul 13 menit kemudian ketika Jesus mencetak gol keduanya dari situasi bola mati.

Kemenangan ini memastikan Arsenal finis di dua besar fase grup Liga Champions. Posisi tersebut memberi mereka keuntungan bermain kandang pada leg kedua fase gugur, sekaligus menandai tujuh kemenangan dari tujuh laga Eropa musim ini.

2 dari 3 halaman

Arteta Puas, Gyokeres Kirim Pesan

Pemain Arsenal, Viktor Gyoekeres (kiri), merayakan gol bersama Declan Rice dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Pemain Arsenal, Viktor Gyoekeres (kiri), merayakan gol bersama Declan Rice dalam pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Mikel Arteta mengakui laga ini berjalan sesuai harapan idealnya, terutama dengan tujuh perubahan pemain yang ia lakukan sejak awal.

“Jika saya harus menuliskannya, mungkin hasil seperti inilah yang akan saya buat,” kata Arteta.

“Saya sangat bahagia dengan itu. Saya juga senang dengan sebagian besar performa individu. Mereka luar biasa. Anda tidak bisa menang di San Siro tanpa itu.”

Ia juga menyoroti padatnya jadwal yang dihadapi timnya.

“Kami memainkan laga tandang keempat berturut-turut di empat kompetisi berbeda dalam 10 hari. Itu gila. Namun, kami bisa melakukannya karena rotasi, karena para pemain merasa penting dan tetap siap saat dibutuhkan.”

Dalam konteks itu, Gyokeres memanfaatkan momennya dengan baik. Ia mencetak gol lewat sepakan melengkung ke sudut atas gawang, sebuah penyelesaian terbaiknya sejak mengenakan seragam Arsenal.

3 dari 3 halaman

Malam Emosional Jesus dan Dilema Lini Depan

Bagi Jesus, gol-gol itu memiliki makna personal. Bermain dan mencetak gol di Italia menjadi pengalaman emosional baginya.

“Ini malam impian,” ujar Jesus. “Saya selalu bermimpi menjadi pesepak bola. Saat kecil saya banyak menonton Serie A. Bisa berada di stadion ini dan mencetak gol membuat air mata saya jatuh karena saya selalu bermimpi ada di sini.”

Catatan Jesus di Liga Champions kini semakin mengesankan, dengan 26 gol dan delapan assist dari 52 pertandingan. Statistik itu memperkuat posisinya di tengah persaingan dengan Gyokeres dan Kai Havertz.

Arteta kini dihadapkan pada dilema positif. Apakah mempertahankan Gyokeres yang masih beradaptasi, atau memberi hadiah kepada Jesus atas dampaknya di San Siro, keputusan itu akan menentukan siapa yang mendapat kesempatan berikutnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL