Babak Baru Noussair Mazraoui di MU Usai Pulang dari Piala Afrika 2025: Dari Bek Tengah jadi Bek Kanan?

Babak Baru Noussair Mazraoui di MU Usai Pulang dari Piala Afrika 2025: Dari Bek Tengah jadi Bek Kanan?
Aksi bek sayap Manchester United, Noussair Mazraoui saat melawan Crystal Palace di Selhurst Park Stadium, 30 Nov 2025. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Noussair Mazraoui bersiap kembali ke Manchester United dengan emosi campur aduk. Final Piala Afrika 2025 berakhir pahit bagi Maroko. Kekalahan dramatis itu menutup perjalanan panjang sang bek di turnamen.

Mazraoui pulang dengan beban fisik dan mental yang tidak ringan. Ia tampil di seluruh tujuh laga Maroko. Total 628 menit dimainkan dalam turnamen dengan tensi tinggi.

Namun, tantangan sesungguhnya justru menanti di Carrington. Manchester United telah berubah drastis selama ia pergi. Perubahan terjadi di bangku pelatih dan arah taktik tim.

Kepulangan Mazraoui menjadi titik transisi penting. Statusnya di tim tidak lagi sama seperti Desember lalu. Persaingan posisi dan adaptasi peran kini menantinya.

1 dari 3 halaman

Final Piala Afrika yang Melelahkan dan Sarat Drama

 (c) AP Photo

(c) AP Photo

Manchester United memberi Mazraoui waktu istirahat tambahan. Keputusan itu diambil setelah final Piala Afrika yang penuh kontroversi. Maroko kalah dari Senegal dalam laga yang berlangsung panas.

Final di Rabat diwarnai insiden besar. Gol kemenangan Senegal dianulir, lalu Maroko mendapat penalti di menit akhir tambahan waktu. Laga sempat terhenti selama 16 menit sebelum dilanjutkan.

Brahim Diaz gagal mengeksekusi penalti krusial. Pape Gueye kemudian mencetak gol penentu di awal perpanjangan waktu. Maroko gagal membalas hingga laga usai.

Mazraoui sendiri tampil nyaris penuh. Ia diganti pada babak pertama perpanjangan waktu saat Maroko mengejar gol. Kondisi fisiknya tetap dinilai prima meski beban menit bermain sangat tinggi.

2 dari 3 halaman

Carrington yang Berbeda dan Tantangan Peran Baru

Mazraoui akan menemukan Carrington dalam suasana baru. Michael Carrick kini menggantikan Ruben Amorim di bangku cadangan. Pergantian ini membawa perubahan pendekatan taktik.

Sebelum Piala Afrika, Mazraoui sempat dimainkan sebagai bek tengah dalam skema tiga bek. Kini, ia diproyeksikan kembali bersaing di posisi bek sayap. Diogo Dalot dan Luke Shaw menjadi rival langsungnya.

Fleksibilitas menjadi modal utama Mazraoui. Ia mampu bermain di kanan maupun kiri. Kemampuan itu membuatnya tetap relevan dalam skema Carrick.

Kondisi ini berbeda dengan rekan setimnya yang lebih dulu kembali. Bryan Mbeumo dan Amad langsung beradaptasi usai Piala Afrika. Bagi Mazraoui, adaptasi ini lebih kompleks karena perubahan personal dan taktik datang bersamaan.

Sumber: MEN Sport


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL