
Bola.net - - Barcelona meraih hasil positif dalam lawatan mereka ke markas Manchester United di leg pertama perempat final Liga Champions 2019. Tampil di Old Trafford, Kamis (11/4/2019) dini hari tadi, Blaugrana menang 1-0 berkat gol bunuh diri Luke Shaw.
Pertandingan berlangsung seru sejak menit pertama. Meskipun berstatus sebagai tamu, Barca justru tampil lebih menyerang dan beberapa kali pertahanan Setan Merah kerepotan menghalau serangan Luis Suarez dkk.
Saking serunya, beberapa kali adu badan, saling melancarkan tekel terlihat sepanjang pertandingan. Salah satu yang menyita perhatian adalah yang melibatkan mega bintang Barca, Lionel Messi.
Messi harus mendapatkan perawatan dari tim medis Barcelona setelah mengalami pendarahan setelah berkontak fisik dengan Chris Smalling. Namun ada yang unik saat Messi terkapar, ada chant-chant yang bergema di tribune suporter MU yang seakan mengejek Messi.
Chant seperti apa itu? Simak artikel selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Chant Viva Ronaldo
Suporter Manchester United nampaknya tidak tahan untuk tidak melakukan teror psikis kepada Lionel Messi. Salah satu caranya adalah dengan mengumandangkan chat Viva Ronaldo.
Sebagaimana diketahui, Ronaldo dan Messi memang sejak bertahun-tahun belakangan menjadi rival dalam urusan status sebagai pemain terbaik sejagad. Dan Ronaldo sendiri merupakan mantan idola publik Old Trafford sebelum pindah ke Real Madrid.
Nah yang menarik adalah ketika Messi terkapar usai berbenturan dengan Smalling. Pemain asal Argentina tersebut terlihat berdarah di sekitar mata dan hidungnya usai insiden pada menit ke-31 itu.
Ketika mendapatkan perawatan dari tim medis Barcelona, fans Manchester United tak tinggal diam. Insiden itu mereka gunakan untuk 'menyerang' mental Messi dengan cara menyanyikan chant 'Viva Ronaldo' yang justru sebelumnya sangat jarang dilakukan oleh suporter MU sejak Ronaldo pindah ke Real Madrid beberapa tahun silam.
Bagaimana? Berikut ini adalah sebagian cuitan fans Manchester United mengenai chant Viva Ronaldo ketika Messi terkapar.
Cuitan Fans
Insiden Messi dan juga perlakuan fans MU kepada sang bintang pun sudah banyak dibicarakan oleh suporter di Twitter. Dan berikut adalah sebagian di antaranya.
Sebagian cuitan suporter Manchester United. (c) Metro
Meskipun kemenangan ini membuat peluang Barcelona ke semifinal Liga Champions terbuka lebar, namun itu bukan berarti peluang Manchester United sama sekali tertutup. Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer tersebut masih memiliki kans untuk membalikkan keadaan di leg kedua perempat final minggu depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Pastikan Luka Jovic Tolak Tawaran Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2019, 23:00
-
Messi Cedera, Barcelona Harap-Harap Cemas
Liga Champions 11 April 2019, 22:40
-
Lukaku Menilai MU Kurang Arogan Saat Kalah dari Barca
Liga Champions 11 April 2019, 22:24
-
Dominasi Total, Jordi Alba Nilai Barcelona Layak Kalahkan MU
Liga Champions 11 April 2019, 22:20
LATEST UPDATE
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
-
Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares Waspadai Malut United
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 10:46
-
Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:25
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Januari 2026, 10:07
-
6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25




















KOMENTAR