
Bola.net - Atletico Madrid harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions lebih cepat. Jumat (14/8/2020) dini hari WIB tadi, Atletico takluk 1-2 di hadapan RB Leipzig pada duel satu leg perempat final, Lisbon, Portugal.
Kekalahan ini jelas terasa pahit bagi Atleti, yang musim ini tampil kurang konsisten. Leipzig adalah lawan yang sepadan di segala sisi, hanya Atletico tidak bisa memberikan permainan terbaik mereka sepanjang 90 menit.
Kapten Atletico, Koke, pun dengan terbuka mengakui bahwa Leipzig bermain lebih baik dan memang layak menang. Dia dan rekan-rekannya sudah mencoba semaksimal mungkin, tapi pada akhirnya mereka kesulitan menyamai level permainan Leipzig.
Apa kata Koke? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tampil lebih baik
Koke menyambut kekalahan ini dengan lapang dada. Dia mengakui Leipzig tampil lebih baik pada banyak hal, yang jelas membuat Atletico kesulitan selama 90 menit. Bukan berarti meremehkan kekuatan rekan setimnya, Koke hanya ingin mengakui kekuatan lawan.
"Mereka lebih baik, mereka tidak membiarkan kami menyamai intensitas permainan mereka," buka Koke kepada Movistar via Goal internasional.
"Pada beberapa kesempatan mereka tampil lebih baik, mereka lebih mendominasi penguasaan bola. Mereka lebih baik, lebih cepat, dan lebih intens."
"Ketika lawan tampil lebih baik, Anda mencoba memberikan segalanya, dan jika pada akhirnya gagal, Anda harus memberikan ucapan selamat pada lawan," imbuhnya.
Tidak beruntung
Satu gol balasan Atletico datang dari titik putih, berbeda dengan Leipzig yang mencetak keduanya dari open play. Kekalahan ini menyakitkan, tapi Koke yakin timnya bakal mendapatkan pelajaran berharga.
"Di lapangan, ada masa-masa di mana Anda lebih baik dan lawan tampil lebih buruk. Ketika sudah tenang nanti, kami akan menganalisis pertandingan, kami akan mengamati di mana kami gagal dan apa yang kurang," sambung Koke.
"Kami akan mencoba lagi musim depan. Ketika Anda kalah, Anda pasti merasa sakit dan sedih. Ini adalah kompetisi berbeda, dalam satu pertandingan, dan dengan [memenangi] tiga pertandingan Anda bisa jadi juara Liga Champions."
"Kami tidak beruntung untuk gol kedua lawan, begitulah sepak bola," pungkasnya.
Ingin tahu informasi jadwal, live streaming, dan highlights Liga Champions lainnya? Yuk klik di sini!
Sumber: Movistar, Goal
Baca ini juga ya!
- 3 Statistik Menarik dari Kemenangan RB Leizpig atas Atletico Madrid
- 5 Pelajaran dari Duel RB Leipzig vs Atletico Madrid: Nagelsmann Sang Pelatih Jenius!
- Arturo Vidal: Bayern Munchen akan Melawan Barcelona, Bukan Tim Bundesliga
- Quique Setien: Robert Lewandowski Belum Selevel Lionel Messi
- Barcelona Sudah Kantongi Rencana untuk Menghadapi Bayern Munchen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Thiago Alcantara, Jebolan La Masia yang Siap Menyakiti Barcelona
Liga Champions 14 Agustus 2020, 23:19
-
Lewandowski Bisa Kalahkan Messi Sebagai Pemain Terbaik Dunia, Bagaimana Caranya?
Liga Champions 14 Agustus 2020, 19:54
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR