
Bola.net - Bola.net - Barcelona baru saja menjalani musim yang kurang mengesankan. Karena itu, mereka dituntut segera melakukan perbaikan agar bisa kompetitif pada musim depan.
Sejauh ini belum terlihat pergerakan apa-apa Camp Nou. Berbeda dengan rival mereka, Real Madrid, yang amat agresif di bursa transfer musim panas ini.
Sejatinya Barcelona sudah melakukan rekrutan lebih dini. Frenkie de Jong dan Emerson dengan jumlah nominal transfer gabungan menembus angka 87 juta euro.
Namun, rasanya jika berkaca pada performa musim lalu, di mana Barcelona tersingkir secara menyakitkan dari semifinal Liga Champions serta kegagalan juara Copa Del Rey, Tim Catalan dituntut lebih agresif meremajakan skuat mereka.
Berikut ini daftar masalah yang perlu diperbaiki Barcelona seperti dilansir Sportskeeda.
Butuh Bek Tengah Baru Segera

Selama bertahun-tahun, Barcelona membanggakan diri lini belakang mereka jarang mendapat tekanan. Hal ini seiring berjalannya strategi permainan ofensif mereka yang membuat lawan-lawan yang dihadapi dalam posisi tertekan.
Kesombongan Barcelona karena mereka punya dua pemain jenius di lini tengah: Xavi dan Andres Iniesta. Keduanya membuat Barcelona bisa terus memenangi penguasaan bola, menahan lawan untuk bisa memberi ancaman ke lini belakang mereka.
Namun, masa-masa kejayaan lini tengah itu sudah berlalu dan Barcelona kini harus berjuang keras memenangi pertarungan penguasaan bola dengan pemain yang mereka miliki sekarang, yang secara kualitas tak ada yang menandingi Xavi dan Iniesta.
Gerard Pique, Samuel Umtiti dan Clemet Lenglet jajaran bek tengah dengan kualitas bagus yang dimiliki Barcelona. Namun, realitanya mereka punya banyak kelemahan. Dan hal itu terekspos musim lalu karena hilangnya dominasi lini tengah Barca.
Barcelona butuh injeksi stoper baru, apalagi jika benar Samuel Umtiti cabut dari klub. Banyak kandidat muncul sebagai target potensial untuk didaratkan ke Camp Nou. Salah satunya bek muda Belanda, Matthijs de Ligt.
Segera Temukan Pengganti Neymar

Selama tiga musim periode 2014-2017, Barcelona memiliki lini depan yang tak tertandingi. Trio depan yang akrab disebut 'MSN' jadi momok menakutkan buat klub-klub yang dihadapi.
Neymar, Luis Suarez dan Lionel Messi total mencetak 364 gol di semua kompetisi untuk Barcelona dalam tiga musim. Produktivitas mereka membantu sang raksasa Spanyol meraih sejumlah piala termasuk treble di musim pertama trio ini bermain bareng.
Sayang kini Neymar telah pindah ke PSG. Barcelona telah berusaha mencari pemain pengganti dan menghabiskan jumlah total 343 juta euro buat biaya mendatangkan Ousmane Dembele, Philippe Coutinho, dan Malcom. Hasilnya? Mengecewakan.
Lionel Messi dan Luis Suarez sejatinya masih bisa diandalkan sebagai mesin gol. Produktivitas keduanya tetap tinggi. Namun, untuk bisa membuat Barcelona tetap mengerikan mereka butuh back-up penyerang sayap atau bek sayap baru.
Luis Suarez Butuh Pelapis

Sejak Luis Suarez tiba di Barcelona pada musim panas tahun 2014, sang pemain internasional Uruguay ini telah memainkan perannya sebagai penyerang tengah dengan baik. Suarez bisa dibilang sebagai salah satu penyerang tengah terbaik yang pernah dimiliki Barcelona.
Pemain berusia 32 tahun itu telah memenangkan La Liga dan Sepatu Emas Eropa di musim keduanya bersama klub.
Dengan torehan 177 gol dari 247 pertandingan untuk Barcelona di semua kompetisi, mantan pemain Ajax ini berada di urutan keempat dalam daftar pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub. Produktivitasnya di depan gawang telah memainkan peran besar dalam membantu timnya meraih 13 trofi utama.
Namun, terlepas dari kehebatannya, Suarez tetap manusia biasa yang punya kekurangan. Ia tercatat hanyamencetak lima gol dari 25 pertandingan terakhirnya Liga Champions. Ia bahkan tiga tahun tanpa gol tandang dalam kompetisi.
Barcelona butuh striker pelapis. Keputusan mereka membiarkan Paco Alcacer dan Munir El Haddadi pergi konyol, sementara keputusan mendatangkan Kevin Prince Boateng rasanya aneh. Realitasnya sang pemain tak bisa menandingi Suarez. Ia bahkan berstatus cadangan abadi.
Mauro Icardi yang tampaknya tidak ada dalam rencana manajer baru Inter Milan, Antonio Conte. Pemain berusia 25 tahun itu bisa menjadi pemain yang ideal buat Barcelona.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Suarez Buka Suara Tentang Mimpi Buruknya di Arsenal
Liga Inggris 13 Juni 2019, 21:24
-
Agen Segera Urus Kepindahan Philippe Coutinho dari Barcelona
Liga Spanyol 13 Juni 2019, 16:40
-
Barcelona Marah Besar Terhadap Matthijs De Ligt, Ada Apa?
Liga Spanyol 13 Juni 2019, 16:20
-
Tak Dipedulikan Barcelona, Denis Suarez: Saya Ingin Pindah
Liga Spanyol 13 Juni 2019, 14:45
-
3 Masalah yang Harus Segera Dibenahi Barcelona
Editorial 13 Juni 2019, 14:14
LATEST UPDATE
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR