
Bola.net - Lautaro Martinez tampil cukup mengesankan bersama Inter Milan pada musim ini. Ia mampu menjadi andalan di lini depan Nerazzurri musim ini.
Bomber Argentina itu bisa mencetak gol secara rutin untuk Inter. Sejauh ini, Lautaro sudah mencetak 8 gol dari 16 penampilan di semua kompetisi.
Karena penampilannya, Lautaro menarik minat sejumlah klub top Eropa. Barcelona merupakan salah satu klub yang berminat merekrutnya.
Barca bukan tanpa alasan kepincut dengan Lautaro. Pemain berusia 22 tahun tersebut bakal diplot sebagai pengganti Luis Suarez.
Suarez saat ini sudah menginjak usia 32 tahun. Penampilannya terlihat menurun dan kariernya di Camp Nou mungkin tidak akan lama lagi.
Berikut ini lima alasan Lautaro Martinez bisa menggantikan Luis Suarez di Barcelona seperti dilansir Ronaldo.com.
Masih Sangat Muda

Di usianya yang baru 22 tahun, Lautaro Martinez sudah dianggap sebagai salah satu striker elit Eropa.
Lautaro memulai karirnya di Argentina pada usia dini. Ia mampu membuktikan talentanya sebelum usianya menginjak dewasa.
Dengan karier yang panjang ke depannya, Lautaro belum memaksimalkan potensinya. Ia harus menemukan klub yang tepat untuk melakukan hal tersebut.
Luis Suarez perlu pengganti semuda Lautaro. Tetapi sang pemain juga harus hampir sama berbakatnya dengan pemain Uruguay tersebut.
Inter masih belum berniat melepas Lautaro. Namun, Barcelona akan mendaratkan penyerang kelas dunia selama setidaknya satu dekade jika mereka berhasil mendapatkan Lautaro.
Bisa Nyetel dengan Messi

Sebagai pemain yang lahir di Argentina, Lautaro Martinez pasti bisa membentuk duet yang mematikan bermain bersama Lionel Messi.
Lautaro sudah bermain bersama-sama dengan Messi di tim nasional Argentina. Mereka pasti bisa melakukannya di Barcelona.
Suarez sudah menginjak 32 tahun. Karier pemain Uruguay itu di Camp Nou sepertinya akan segera berakhir.
Menemukan striker yang ideal setelah Suarez pergi akan sangat penting bagi klub Catalan. Lautaro pasti bisa bersinar di Barca.
Bisa Menciptakan Peluang Sendiri

Ketika Luis Suarez sedang diamati oleh para petinggi Barcelona, mereka semua sepakat menyukai pemain yang menciptakan sebagian besar peluangnya sendiri ketika bermain di Liverpool.
Lautaro Martinez juga dikenal memiliki keterampilan itu. Hal tersebut tentu saja sangat cocok untuk klub seperti Barcelona.
Meski harus punya kontrol bola yang luar biasa, Lautaro perlu memiliki inisiatif itu seandainya klub tidak mendapatkan momen terbaiknya selama pertandingan.
Seperti yang sudah dibuktikan di Argentina dan Italia, Martinez adalah striker yang ideal karena bisa menciptakan peluang untuk dirinya sendiri.
Tidak Hanya Bermain di Dalam Kotak Penalti Saja

Berlawanan dengan kebiasaan kebanyakan striker, Lautaro Martinez adalah pemain tim yang mengesankan ketika ia harus keluar dari kotak penalti.
Lautaro adalah pemain yang memiliki kontrol bola yang luar biasa dan tidak ragu-ragu untuk mundur agar terlibat dalam permainan.
Persis seperti yang terjadi pada Suarez, Lautaro perlu memahani gaya permainan Barcelona. Sang pemain pasti bisa melakukannya.
Bahkan, Lautaro mampu menunjukkan kemampuan mengatur permainan di Inter Milan sejak Mauro Icardi meninggalkan Giuseppe Meazza.
Punya Leadership Skill

Ini adalah suatu keharusan jika pemain ingin bermain di Barcelona. Setiap pemain harus menunjukkan kemampuan leadership.
Lautaro adalah pemimpin alami yang telah banyak memberi rekan satu timnya malam-malam ajaib. Pemain dengan tipe seperti ini sukses di klub mana pun.
Meskipun perlu memahami tempatnya dalam struktur klub, Lautaro juga perlu melangkah di saat-saat sulit tanpa takut akan reaksi negatif dari rekan satu timnya.
Barcelona tidak memiliki pemimpin yang tepat dalam beberapa tahun terakhir. Pemain yang bisa mengambil tanggung jawab di saat-saat sulit.
Sumber: Ronaldo.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Barcelona, Fabian Ruiz Tunda Perpanjang Kontrak di Napoli
Liga Spanyol 20 November 2019, 17:00
-
Juventus Ternyata Tidak Punya Uang untuk Beli Ivan Rakitic
Liga Italia 20 November 2019, 16:40
-
Diincar Barcelona dan Real Madrid, Napoli Pagari Fabian Ruiz dengan Kontrak Baru
Liga Italia 20 November 2019, 15:50
-
5 Alasan Lautaro Martinez Adalah Pengganti Ideal Luis Suarez di Barcelona
Editorial 20 November 2019, 15:21
-
Barcelona 'Degradasikan' Ansu Fati ke Tim B, Mengapa?
Liga Spanyol 20 November 2019, 13:35
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR