
Bola.net - Skuat eksperimental hanya bisa bermain imbang 2-2 kala beruji coba dengan sesama kontestan Piala Dunia 2014, . Namun, terlepas dari hasil tidak maksimal itu, Azzurri punya potensi yang menjanjikan.
Baru 12 menit laga di Craven Cottage markas Fulham berjalan, Selasa (19/11), striker Fiorentina Giuseppe Rossi langsung membawa Italia memimpin. Akan tetapi, anak-anak asuh Stephen Keshi membalikkannya melalui gol forward Toronto FC Bright Dike serta penyerang Newcastle Shola Ameobi pada menit 35 dan 39. Pasukan Cesare Prandelli terhindar dari kekalahan berkat equaliser yang diciptakan gelandang Sunderland Emanuele Giaccherini dua menit setelah jeda.
Prandelli menjajal skema 4-1-2-1-2 dengan delapan perubahan pada starting lineup Italia dari ketika imbang 1-1 melawan Jerman di uji coba sebelumnya. Kiper PSG Salvatore Sirigu menggantikan Gianluigi Buffon di bawah mistar dan Rossi menemani bomber AC Milan Mario Balotelli di barisan depan. Regista Juventus Andrea Pirlo baru bermain di babak kedua. Posisinya sebagi starter diberikan kepada rekan seklub Sirigu, Thiago Motta. Nigeria sendiri hanya menurunkan empat starter dari partai play-off kontra Ethiopia.
Italia menguasai permainan dengan operan-operan pendek dan menyerang jantung pertahanan Nigeria dengan rentetan crossing dari kedua sayapnya, sedangkan Super Eagles mengandalkan bola-bola panjang ke lini depan.
Serangan Italia mengalir deras. Total 28 shot mereka hasilkan. Itu dua kali lipat daripada milik Nigeria. Hanya saja, penyelesaian akhir Nigeria lebih efektif.
Usai membuka keunggulan lewat finishing Rossi hasil assist Balotelli, Italia harus merelakan Nigeria berbalik memimpin setelah Ameobi merancang gol Dike dan menuntaskan crossing bek kiri Francis Benjamin. Italia memaksakan hasil imbang berkat assist gelandang Lazio Antonio Candreva yang sukses dimaksimalkan oleh Giaccherini.
Melihat makin derasnya serangan setelah gelandang Bologna Alessandro Diamanti, pemain tengah Parma Marco Parolo serta Pirlo masuk mengisi tempat Rossi, Motta dan midfielder AC Milan Riccardo Montolivo, seharusnya Italia bisa menaklukkan Nigeria.
Balotelli sendiri tercatat melepaskan 8 shot dan merepotkan Nigeria dengan 4 dribel suksesnya. Namun, 3 shot on target Balotelli serta 4 shot Parolo, 3 dari Diamanti dan 2 oleh Pirlo tak ada yang menemui sasaran. Sebuah peluang emas Diamanti bahkan hanya menerpa mistar.
Gelandang bertahan Nigeria yang merupakan rekan seklub Candreva, Ogenyi Onazi, bermain gemilang di lini tengah, terutama dalam perebutan possession melawan para gelandang Italia. Dipadu form apik Ameobi dan ketangguhan Benjamin di pos bek kiri, Nigeria pun sanggup mengimbangi Italia.
Italia bisa menang andai saja penyelesaian akhir mereka jauh lebih optimal. Namun, itu tak terjadi di laga ini, laga ke-50 Prandelli bersama Azzurri.
*Data serta statistik via WhoScored. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Preview: Uruguay vs Yordania, Incar Kesempurnaan
Piala Dunia 19 November 2013, 18:00
-
Ancelotti Bandingkan Skuat PSG dan Real Madrid
Liga Spanyol 19 November 2013, 09:32
-
ANALISIS: Italia 2-2 Nigeria, Wajah Anyar Azzurri Menjanjikan
Editorial 19 November 2013, 08:34
-
Mazzarri: Saya Inginkan Cavani di Inter
Liga Italia 19 November 2013, 07:12
-
Roma Ramaikan Perburuan Pastore
Liga Italia 18 November 2013, 19:04
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR