
Bola.net - Franck Ribery akan menghadapi tantangan baru di Serie A pada musim ini. Pemain berusia 36 tahun itu sudah memutuskan bergabung dengan Fiorentina.
Ribery bergabung dengan La Viola dengan status bebas transfer. La Viola mendapatkan Ribery secara gratis setelah meninggalkan Bayern Munchen pada akhir musim lalu.
Ribery menikmati 12 tahun yang sangat sukses di Bayern. Ia mampu meraih banyak gelar di sana termasuk sembilan gelar Bundesliga dan satu Liga Champions.
Mantan pemain Marseille itu mengaku sempat berbicara dengan mantan rekan setimnya Luca Toni sebelum menerima tawaran Fiorentina. Luca Toni mengatakan kepada Ribery bahwa Fiorentina adalah klub hebat dan kota yang indah.
Setelah bergabung dengan Fiorentina, Ribery menambah panjang daftar sosok besar yang pernah membela Bayern Munch dan La Viola. Berikut ini sosok lainnya yang pernah melakukannya sebelumnya seperti dilansir Fox Sports Asia.
Stefan Effenberg

Meski dikenal karena kesuksesannya di Bayern - di mana ia memenangkan tiga gelar Bundesliga dan Liga Champions 2001 - Effenberg pernah menghabiskan dua tahun di Tuscany.
Bergabung pada usia 24 setelah Lothar Matthaus kembali ke Bayern, Effenberg mengalami musim pertama yang menyedihkan karena Fiorentina terdegradasi dari Serie A. Dia membantu mereka bangkit kembali ke kasta tertinggi sebagai juara Serie B, sebelum kembali ke Jerman bersama Borussia Monchengladbach.
Mario Gomez

Gomez memenangkan treble pada musim 2012-13 di musim terakhirnya bersama Bayern sebelum menuju ke Florence. Ia mencetak 113 gol dalam 174 penampilan di semua kompetisi untuk Bayern dan mengangkat tujuh trofi.
Namun, kiprah penyerang itu di Italia tidak beruntung. Cedera ligamen lutut membuatnya hanya tampil dalam 21 pertandingan di Serie A sebelum dipinjamkan ke Besiktas pada musim 2015-16. Gomez membantu mereka memenangkan Liga Super Turki.
Franck Ribery

Memenangkan 23 trofi dalam 12 musim adalah prestasi yang sangat luar biasa menurut standar siapa pun. Hal itu juga menyoroti betapa pentingnya Ribery untuk Bayern sebagai kekuatan dominan di sepak bola Jerman selama dekade terakhir.
Treble musim 2012-13 adalah pencapaian terbaiknya dan seharusnya hal itu bisa membuatnya memenangkan Ballon d'Or. Sejak itu, cedera mulai mengganggu Ribery dan semoga sang pemain tidak mengalami hal serupa di Italia.
Luca Toni

Toni memenangkan Piala Dunia dengan Italia setelah menjalani musim pertama yang mengesankan bersama Fiorentina. Hal itu mendorong Bayern untuk mengeluarkan 11,6 juta euro untuk membawa sang striker ke Jerman.
Toni merebut tiga trofi domestik pada musim pertamanya bersama Bayern. Namun, cedera Achilles dan perseteruannya dengan pelatih Louis van Gaal menyebabkan kepergiannya pada 2010. Ia kembali ke Fiorentina tiga tahun kemudian dan ia menikmati satu pun musim yang produktif sebelum menuju Hellas Verona.
Giovanni Trapattoni

Trapattoni membela Bayern Munchen dan Fiorentina bukan dalam kapasitas sebagai pemain melainkan pelatih.
Ia menukangi Bayern dua kali dengan memenangkan Bundesliga, DFB-Pokal dan DFB-Ligapokal pada periode keduanya di klub sebelum kembali ke Italia bersama Fiorentina.
Dua tahun di Florence berakhir tanpa piala, tetapi hal itu membuat Trapattoni mendapatkan pekerjaan sebagai pelatih tim nasional.
Sumber: Fox Sports Asia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akibat Pneumonia, Sarri Dipastikan Absen di Dua Laga Perdana Juventus
Liga Italia 22 Agustus 2019, 23:41
-
Calon Bintang Juventus 2019/20: Cristiano Ronaldo Si Raja Juara dan Matthijs De Ligt
Liga Italia 22 Agustus 2019, 23:00
-
Juventus Diprediksi Masih Akan Merajai Serie A
Liga Italia 22 Agustus 2019, 20:40
-
Cristiano Ronaldo Diprediksi akan Menggila di Juventus
Liga Italia 22 Agustus 2019, 20:20
-
AS Roma Buka Pembicaraan Soal Transfer Daniele Rugani
Liga Italia 22 Agustus 2019, 19:00
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR