Bola.net - Musim 2012-2013 masih menyisakan beberapa pekan lagi, namun gelar juara musim ini tampaknya tak akan lepas lagi dari tangan Manchester United.
Setan Merah duduk nyaman di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan 13 poin dari rival terdekatnya, Manchester City. Meski memainkan satu laga lebih banyak, tampaknya hanya keajaiban yang bisa menghentikan pasukan Sir Alex Ferguson dari gelar juara liga ke-20 mereka.
Sepanjang musim ini, United sudah tampil begitu dominan di liga sehingga banyak pihak menyebut gelar juara pantas untuk mereka. Namun kekuatan United bisa jadi masih bakal sulit dibendung musim depan, dan inilah beberapa alasannya.
[polling]980[/polling] (bola/row)
Pengalaman

Dengan United di ambang juara musim ini, skuad Setan Merah dipastikan akan berusaha sekuat tenaga memburu gelar berikutnya musim depan. Dan sudah bukan rahasia jika sebuah sukses akan membuat sebuah tim kian percaya diri dan penuh pengalaman sehingga kian sulit dibendung.
Selain itu kehadiran para pemain yang sudah kenyang asam garam kompetisi macam Ryan Giggs, Paul Scholes, Rio Ferdinand dan Patrice Evra, serta Ferguson sendiri, bisa menularkan mental juara pada para pemain muda generasi berikutnya.
Ambisi Ferguson

Sir Alex Ferguson adalah manajer paling sukses dalam sejarah sepakbola Inggris, dan ia sudah dikenal sebagai salah satu orang paling kompetitif di jagat sepakbola - artinya pria asal Skotlandia itu tak mau menerima mereka cuma jadi tim terbaik kedua, apalagi dari seteru mereka macam Manchester City atau Liverpool.
Ia tak bisa menerima kegagalan dan sudah membuktikan kemampuannya bangkit demi mengambil alih gelar dari rival. Dan ambisi Ferguson untuk terus menghadirkan sukses di Old Trafford terus menyala dan belum menampakkan tanda-tanda akan berakhir - termasuk musim depan.
'Fergie Time'

Fans sepakbola Inggris, dan juga sebagian fans United, pasti menyadari jika Setan Merah sudah kerap diuntungkan oleh keputusan wasit dan juga FA. Para pengadil tampaknya lebih senang menghadapi kecaman tim lawan ketimbang amarah Ferguson. Dan bila wasit berani merugikan United, Fergie tak sungkan menyindirnya habis-habisan karena ia yakin FA akan bersikap lunak padanya.
Yang lebih masyhur lagi adalah 'Fergie Time' di mana wasit akan memberikan waktu injury time lebih panjang demi United bisa memanfaatkannya (masih ingat gol kontroversial Michael Owen pada menit ketujuh di masa injury time lawan Man City?)
Minim Pesaing

Ada saat di mana Premier League ditentukan hingga hari terakhir kompetisi, namun harus diakui jika para tim 'Big Four' sudah mengalami penurunan performa mereka masing-masing. Peta kekuatan yang dulu terdiri dari United, Chelsea, Arsenal dan Liverpool sudah sama sekali bergeser, terutama dengan kebangkitan City dan Tottenham. Namun belum ada yang sanggup menangkal serius dominasi Setan Merah dalam kurun waktu lama. Jika tak ada pembenahan serius di kubu rival, United tentu akan melenggang mudah setidaknya dalam beberapa musim ke depan.
Tak Ada Ketergantungan

Sudah seringkali kekuatan sebuah tim dipikul seorang pemain bintang saja dan saat pemain andalan mulai dijangkiti masalah, mesin perang pun tersendat. Itu bisa dilihat pada kontribusi Robin Van Persie di Arsenal musim kemarin dan Gareth Bale di Tottenham musim ini.
Namun Setan Merah tak memiliki masalah ketergantungan itu musim ini. Ditambah kedalaman skuad di lini lain, Ferguson bisa dengan mudah meramu kekuatan United sehingga para rivalnya tak berkutik. Hal itu bisa berlanjut dengan matangnya beberapa pemain musim depan untuk membentuk tulang punggung tim, meski sejumlah nama juga bisa dilepas dan beberapa pemain baru masuk.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fergie: Vidic Selamat Dari Medan Perang
Liga Inggris 19 April 2013, 20:03
-
Lima Alasan Dominasi United Bakal Berlanjut
Editorial 19 April 2013, 17:33
-
Shearer Sarankan Rooney Tinggalkan United
Liga Inggris 19 April 2013, 16:45
-
Real Madrid Tawari Kontrak €6 Juta untuk Falcao
Liga Spanyol 19 April 2013, 15:55
-
Evra: Tak Ada Yang Perhitungkan Karakter United
Liga Inggris 19 April 2013, 15:51
LATEST UPDATE
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
-
Santiago Bernabeu Membara! Real Madrid vs Benfica: Duel Hidup Mati Menuju 16 Besar UCL
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:17
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Benfica: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:12
-
Jadwal Lengkap German Open 2026 dan Link Streaming di Vidio
Bulu Tangkis 25 Februari 2026, 14:11
-
Prediksi Susunan Pemain PSG vs Monaco: Juara Bertahan Incar Tiket 16 Besar
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:57
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Benfica, Los Blancos Jaga Keunggulan Tipis
Liga Champions 25 Februari 2026, 13:21
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58


























KOMENTAR