
Bola.net - Bursa transfer pemain tidak selalu berakhir dengan indah bagi sebagian klub. Sebab, ada banyak tim yang gagal mendapatkan pemain incarannya.
Ya jika melihat ke belakang, begitu banyak mega transfer yang tampaknya bakal berhasil, tapi kemudian gagal begitu saja.
Contohnya David de Gea. Mungkin banyak yang tidak tahu, pada Deadline Day transfer tahun 2015, ia nyaris meninggalkan Atletico Madrid untuk pergi ke rival sekota, Real Madrid.
Namun gara-gara Real Madrid gagal menyelesaikan beberapa dokumen transfer, kepergian David de Gea harus gagal.
Pada akhirnya, David de Gea gabung MU dan masih bertahan sampai sekarang. Nah selain David de Gea, Berikut ini tiga transfer besar yang gagal terjadi.
Steven Gerrard ke Chelsea

Steven Gerrard tampaknya ditakdirkan untuk bergabung dengan Chelsea selama dua musim panas berturut-turut, tetapi ikon Liverpool itu tidak dapat berpaling dari klub masa kecilnya.
Pertama momen setelah Euro 2004. Dua pemain Chelsea sekaligus John Terry dan Frank Lampard menggoda Gerrard untuk pindah selama memperkuat Timnas Inggris.
Pada sebuah wawwancara, John Terry menceritakan Gerrard sempat tergoda. "Stevie benar-benar mengatakan sejak hari pertama dia tidak ingin pergi dari Liverpool tetapi pada akhirnya, dia agak berbalik," cerita Terry.
Tawaran 20 juta paun Chelsea ditolak oleh Liverpool pada tahun 2004 tetapi godaan lebih berat muncul musim panas berikutnya.
Sebulan setelah mengangkat trofi Liga Champions, negosiasi kontrak antara Gerrard dan Liverpool terhenti, meskipun The Reds menawarkan gaji 100 ribu paun per pekan.
Kemudian manajemen Chelsea datang dengan tawaran 32 juta paun yang ditolak oleh Liverpool. Tapi Gerrard menyatakan niatnya untuk pergi.
Setelah mendengar berita itu, keluarga Gerrard bersatu dan meyakinkannya untuk tetap setia pada klub masa kecilnya. Dia menandatangani kontrak baru dengan Liverpool sehari kemudian.
Kylian Mbappe ke Real Madrid

Isu lama kepindahan Kylian Mbappe ke Real Madrid tampaknya ditakdirkan untuk diselesaikan ketika jendela transfer dibuka pada bulan Juni 2022, tetapi yang terjadi sebaliknya.
Pemain Timnas Prancis itu menolak pinangan Real Madrid untuk menandatangani kontrak baru dengan sederet klausul aneh dengan PSG.
Kylian Mbappe pun menandatangani perpanjangan kontrak tiga tahun dengan PSG untuk menolak pindah ke Real Madrid.
Selain mengantongi upah mingguan sekitar satu juta euro per pekan, Mbappe mendapat hak istimewa untuk mengambil keputusan di luar lapangan termasuk perekrutan pemain sampai penunjukan pelatih.
Wesley Sneijder ke MU

Nama Wesley Sneijder sempat terus-menerus dikaitkan dengan kepindahan ke MU selama periode keemasannya. Namun Kepindahan Wesley Sneijder ke MU tidak pernah benar-benar terjadi
Setelah mengklaim treble dengan Inter Milan tahun 2010, salah satu di antara Sneijder atau rekan setimnya Samuel Eto'o harus pergi untuk menyeimbangkan finansial tim.
Pelatih Inter Milan kala itu, Gian Piero Gasperini memilih untuk mendepak Eto'o dan mempertahankan Sneijder.
Pada sebuah wawancara, Sneijder menceritakan betapa dekatnya ia dengan kepindahan ke MU. "Kami melakukan beberapa pembicaraan dengan Alex Ferguson pada 2010," kata Sneijder.
"Pihak MU menghubungi Inter setelah musim treble kami, tetapi Inter meminta terlalu banyak uang dan di sisi lain saya juga senang di Inter jadi saya memutuskan untuk bertahan," lanjutnya.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hendry Wibowo
Published: 10/7/2022
Baca Juga:
- 5 Pemain yang Ternyata Pernah Setim dengan Cristiano Ronaldo
- Selain Raheem Sterling, Ini 5 Pemain Inggris Termahal
- Bagaimana Kariernya? 5 Pemain yang Gabung Barcelona Bareng Frenkie De Jong
- 5 Klub EPL yang Berpotensi Jadi Pelabuhan Baru Mauricio Pochettino, Gantikan Erik Ten Hag di MU?
- 6 Bek Tengah yang Bisa Datang ke Manchester United
- 5 Pemain Veteran yang Siap Unjuk Gigi Pada Musim 2022/23, Messi & Ronaldo Belum Habis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Termasuk De Gea ke Real Madrid, Ini 3 Transfer Besar yang Gagal Terjadi
Editorial 12 Juli 2022, 09:51
-
Lihat Real Madrid Juara UCL, Kira-Kira Bagaimana Perasaan Mbappe?
Liga Champions 30 Mei 2022, 13:06
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR