Steven Gerrard Pernah Nasihati Mohamed Salah Jangan Tinggalkan Liverpool pada Januari, Ini Alasannya

Bola.net - Steven Gerrard mengungkap pernah memberi nasihat kepada Mohamed Salah terkait masa depannya di Liverpool. Ia meminta sang penyerang tidak meninggalkan klub dengan situasi yang buruk.
Salah dipastikan akan mengakhiri kebersamaannya lebih cepat setelah sepakat memutus kontrak setahun lebih awal. Keputusan itu diambil usai musim yang berjalan tidak mudah bagi sang pemain.
Penyerang asal Mesir tersebut sempat menjadi sorotan setelah wawancara kontroversial pada Desember lalu. Dalam momen itu, ia mengaku merasa tidak didukung oleh pelatih Arne Slot.
Situasi tersebut terjadi saat performa tim menurun dan Salah beberapa kali hanya duduk di bangku cadangan. Kondisi itu memicu ketegangan yang kemudian berujung pada keputusan hengkang.
Jangan Tinggalkan Klub dalam Situasi Buruk

Gerrard mengaku sempat berbicara langsung dengan Salah setelah wawancara kontroversial tersebut. Ia memberikan nasihat agar sang pemain tidak meninggalkan klub dengan kesan negatif.
Menurutnya, Salah telah membangun warisan besar selama bertahun-tahun di Anfield. Karena itu, cara perpisahan menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga.
"Saya berbicara dengannya saat wawancara itu terjadi dan mengatakan kepadanya, jangan melakukan apa yang kamu lakukan dan pergi dalam situasi yang buruk," ujar Gerrard.
"Saya berbicara langsung dengannya. Dia sesekali mengirim pesan kepada saya, atau saya yang mengirim pesan kepadanya, tetapi kami tidak terlalu dekat," lanjut Gerrard.
Salah Harus Pergi dengan Cara yang Tepat

Gerrard menekankan bahwa Salah layak mengakhiri kariernya di Liverpool dengan cara yang baik. Ia menilai kontribusi sang pemain selama ini sangat besar bagi klub.
Ia juga memahami kondisi emosional Salah saat itu yang sedang tidak stabil. Namun, ia merasa akan sangat disayangkan jika perpisahan terjadi tanpa penghormatan yang layak.
"Itu memberi saya kesempatan untuk mengatakan kepadanya, kamu sudah di sini delapan atau sembilan tahun, kamu adalah raja di sini, kamu punya warisan, jadi pergilah dengan cara yang tepat," kata Gerrard.
"Dia masih sedikit emosional setelah kejadian itu. Dia keluar masuk tim saat itu, dia kecewa, dan saya pikir akan sangat disayangkan jika dia pergi pada Januari tanpa perpisahan," sambungnya.
Kepergian Salah Dinilai Sudah Tepat

Gerrard tidak terkejut dengan keputusan Salah untuk hengkang dari Liverpool. Ia justru menilai waktu kepergian tersebut sudah tepat bagi semua pihak.
Menurutnya, konflik dengan pelatih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi situasi. Ia juga percaya bahwa wawancara kontroversial itu bisa disesali di kemudian hari.
"Saya tidak terkejut sama sekali. Saya pikir ini demi kepentingan terbaik semua pihak sekarang. Saya pikir waktunya tepat," ujar Gerrard.
"Jelas dia punya masalah dengan pelatih. Saya tidak tahu sejauh apa, tetapi wawancara itu menunjukkan ada sesuatu yang terjadi dan mungkin akan dia sesali nanti," lanjut Gerrard.
Mentalitas Salah Tetap di Level Tertinggi

Meski menghadapi situasi sulit, Gerrard tetap menilai mentalitas Salah berada di level tertinggi. Ia percaya pemain tersebut masih melihat dirinya sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Hal itu juga menjadi salah satu alasan mengapa konflik bisa terjadi. Salah disebut kesulitan menerima perubahan peran dalam tim.
"Mengetahui dirinya dan hubungan saya dengannya, dia akan tetap menganggap dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia," kata Gerrard.
"Itulah mentalitasnya. Ada pemain bagus, pemain hebat, lalu ada yang berada di level tertinggi dengan cara berpikir yang berbeda. Dia termasuk dalam kategori itu," tutup Gerrard.
Sumber: ESPN
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arne Slot Minta Liverpool Tampil Maksimal Lawan Manchester City
Liga Inggris 3 April 2026, 07:30
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR