
Bola.net - Boaz Solossa akan dikenang sebagai salah satu legenda di sepak bola Indonesia. Boaz Solossa merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Indonesia, baik pada level klub maupun tim nasional.
Boaz Solossa punya capaian yang bakal sulit ditandingi pemain Indonesia lain. Boaz Solossa punya tiga gelar top skor dan pemain terbaik liga Indonesia. Pada usia emasnya, performa Boaz Solossa sangat konsisten.
Boaz Solossa memberikan empat gelar juara Liga Indonesia bagi Persipura Jayapura. Bukan hanya punya catatan spesial bersama Persipura, Boaz Solossa juga punya catatan bagus saat bermain pada level Asia.
Bukan hanya di dalam lapangan, Boaz Solossa juga punya catatan spesial di luar lapangan. Pada 2020 lalu, Boaz Solossa mendapat gelar magister atau S2 di Universitas Cenderawasih.
Simak fakta-fakta menarik tentang Boaz Solossa di bawah ini ya Bolaneters.
Asal Usul Nama Boaz Solossa

Boaz Solossa lahir dari pasangan Christopher Solossa dan Merry Solossa. Nama Boaz diambil dari nama sang kakek, Boaz Boehrit Solossa. Sang kakek Boaz adalah penggila sepak bola.
Bola.com mencatat Boehrit Solossa punya antusiasme yang tinggi dalam memberi dukungan bagi Persipura. Boehrit rela menempuh perjalanan dengan sepeda dari Sorong ke Jayapura untuk melihat Persipura.
Kini, Boaz mewariskan nama sang kakek pada anaknya. Boaz memberikan nama Bohrit Solossa pada anak laki-lakinya. Jadi, apakah Bohrit akan meneruskan jejak Solossa di sepak bola Indonesia?
Keluarga Sepak Bola

Boaz Solossa hanya satu dari banyak nama Solossa di sepak bola Indonesia. Sebelum nama Boaz melejit, ada Ortizan Solossa yang lebih dulu membela Timnas Indonesia. Dia adalah kakak kandung Boaz.
Selain Ortizan, dua kakak Boaz juga pemain sepak bola yakni Joice dan Nehemia. Ayah mereka bertiga, Christopher Solossa, juga merupakan pemain sepak bola lokal di Jayapura.
Kini, Tobias Solossa yang bermain untuk Persewar Waropen di Liga 2. Tobias merupakan anak kandung dari Ortizan.
Bangkit dari Banyak Cedera Horor

Karier sepak bola Boaz Solossa tidak sepenuhnya mulus. Dia beberapa kali berada dalam momen buruk. Paling tidak, ada tiga cedera parah yang pernah dialami Boaz Solossa.
Cedera pertama didapat di Piala AFF 2004. Boaz mengalami cedera engkel usai menerima tekel Baihaki Khaizan di laga final. Pada 2007, jelang Piala Asia, Boaz Solossa cedera patah kaki pada laga uji coba lawan Hong Kong.
Boaz Solossa juga pernah cedera parah bersama Persipura. Cedera pertama didapat pada 2005. Cedera kedua terjadi pada 2012, usai menerima tekel OK John.
Jasa Peter Withe

Peter Withe bukan orang pertama yang melihat dan mengorbitkan Boaz Solossa. Namun, pria asal Inggris itu punya peran yang sangat sentral dalam perjalanan karier Boaz.
Peter Withe melihat Boaz Solossa bermain di PON 2004. Boaz belum punya klub saat itu. Namun, tanpa ragu Peter Withe membawa Boaz ke Timnas Indonesia. Saat itu, Boaz baru berusia 18 tahun!
Piala AFF 2004 jadi momen mencuatnya nama Boaz Solossa. Aksinya, bersama Ortizan Solossa, di sisi kiri Timnas Indonesia sangat impresif. Boaz mencetak tiga gol di Piala AFF 2004.
Jenderal Bintang 4 di Persipura

Boaz Solossa merupakan salah satu pemain paling sukses di Liga Indonesia. Sebab, dia punya deretan gelar pada level kolektif maupun individu.
Boaz Solossa merupakan 'jenderal bintang empat' di Persipura. Maksud dari kata itu adalah pemain yang memberikan empat gelar juara liga. Empat gelar itu didapat pada 2005, 2008–09, 2010–11, 2013.
Selain itu, Boaz Solossa juga punya gelar individu yang mentereng. Boaz Solossa punya tiga gelar top skor sekaligus pemain terbaik. Gelar itu didapat pada musim 2008–09, 2010–11, 2013.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengapa Shin Tae-yong Terus Tambah Bek dari Naturalisasi untuk Timnas Indonesia?
Tim Nasional 4 Oktober 2024, 11:08
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59























KOMENTAR