Bola.net - Setelah sempat lama berdiam diri, terkait tidak disertakannya mereka di playoff IPL, Arema Indonesia akhirnya mengambil langkah hukum. Klub berjuluk Singo Edan ini mengikuti jejak Persebaya 1927 dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
"Memang, kita sudah mengajukan gugatan ke CAS. Gugatan ini atas nama PT Arema Indonesia," ujar salah seorang sumber di tubuh Arema Indonesia, pada Bola.net.
"Sebetulnya, gugatan ini sudah lama. Namun, kita enggan koar-koar," sambungnya.
Sebelumnya, bersama dengan Persebaya 1927, Arema Indonesia tak diikutsertakan oleh PSSI dalam babak playoff kompetisi IPL musim 2013 ini. Dua klub tersebut dianggap oleh PSSI bukan anggota mereka.
Sementara itu, menanggapi kabar adanya gugatan ini, Direktur Operasional Arema, Haris Fambudy mengaku enggan memberikan tanggapan. Yang jelas, menurut Haris, sejauh ini pihaknya menanti surat resmi dari PSSI maupun IPL terkait nasib Arema.
Namun demikian, Haris menegaskan keyakinannya merekalah Arema yang sah. Menurutnya, saat ini ada salah kaprah menganggap mereka klub 'kloningan' karena bermain di kompetisi yang tidak searah dengan penguasa PSSI.
"2011, PSSI menunjuk PT Liga sebagai operator kompetisi, maka Arema ikut kompetisi ISL. 2012, PSSI menunjuk PT LPIS sebagai operator IPL, dan kita ikut kompetisi IPL. Jadi, sampai saat ini, kita selalu bermain di kompetisi resmi yang ditunjuk PSSI," tandasnya.[initial]
BACA JUGA
(den/dzi)
"Memang, kita sudah mengajukan gugatan ke CAS. Gugatan ini atas nama PT Arema Indonesia," ujar salah seorang sumber di tubuh Arema Indonesia, pada Bola.net.
"Sebetulnya, gugatan ini sudah lama. Namun, kita enggan koar-koar," sambungnya.
Sebelumnya, bersama dengan Persebaya 1927, Arema Indonesia tak diikutsertakan oleh PSSI dalam babak playoff kompetisi IPL musim 2013 ini. Dua klub tersebut dianggap oleh PSSI bukan anggota mereka.
Sementara itu, menanggapi kabar adanya gugatan ini, Direktur Operasional Arema, Haris Fambudy mengaku enggan memberikan tanggapan. Yang jelas, menurut Haris, sejauh ini pihaknya menanti surat resmi dari PSSI maupun IPL terkait nasib Arema.
Namun demikian, Haris menegaskan keyakinannya merekalah Arema yang sah. Menurutnya, saat ini ada salah kaprah menganggap mereka klub 'kloningan' karena bermain di kompetisi yang tidak searah dengan penguasa PSSI.
"2011, PSSI menunjuk PT Liga sebagai operator kompetisi, maka Arema ikut kompetisi ISL. 2012, PSSI menunjuk PT LPIS sebagai operator IPL, dan kita ikut kompetisi IPL. Jadi, sampai saat ini, kita selalu bermain di kompetisi resmi yang ditunjuk PSSI," tandasnya.[initial]
BACA JUGA
(den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema Indonesia Akhirnya Ajukan Gugatan ke CAS
Bola Indonesia 23 Oktober 2013, 19:16
-
Selalu Ikut Kompetisi Resmi, Arema Indonesia Minta Pengakuan PSSI
Bola Indonesia 21 Oktober 2013, 16:45
-
PSSI Finalisasi Pengganti Jacksen dan Rahmad Darmawan
Tim Nasional 21 Oktober 2013, 15:48
-
Divisi III Zona Riau, Tiket Pemain Menuju PON 2016 Jawa Barat
Bola Indonesia 19 Oktober 2013, 18:17
-
Asosiasi Pengprov Riau Giat Jalankan Program Kerja PSSI
Bola Indonesia 19 Oktober 2013, 17:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR