
Bola.net - Sekelompok Aremania, julukan suporter Arema, tak mau ketinggalan ikut melaporkan Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali ke kepolisian. Rencananya, melalui empat orang perwakilan mereka, Aremania akan melaporkan Akmal ke Polres Malang Kota, Sabtu (22/12) pagi.
Rencana sekelompok Aremania ini diungkapkan oleh Koordinator Aremania Wilayah Klayatan, Achmad Ghozali. Pria yang karib disapa AK ini adalah salah seorang dari perwakilan Aremania yang akan melapor tersebut. Selain dia juga ada Sukarno (Pak No) penabuh bass drum Aremania dan dua lagi Aremania dari luar kota.
Menurut AK, ia dan tiga rekannya yang lain, akan melaporkan Akmal terkait pernyataan mantan jurnalis tersebut pada sebuah acara diskusi terkait sepak bola Indonesa di Surabaya, beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa Aremania tidak bisa menerima ucapan Akmal, yang menurutnya, menuding bahwa naiknya peringkat Arema dari dasar klasemen sementara ke peringkat enam klasemen akhir karena adanya campur tangan orang dalam.
"Kami ingin mengklarifikasi bahwa yang dikatakan Akmal ini adalah sebuah fitnah dan tidak beralasan sama sekali," ujar AK, pada Bola.net, Jumat (21/12) malam.
"Ucapan Akmal ini adalah tuduhan yang tidak pada tempatnya. Ia sangat-sangat tidak menghargai perjuangan pemain, manajemen, tim pelatih, dan Aremania," sambungnya.
Apa barang bukti dan tuntutan Aremania dalam laporan ke kepolisian? Simak penuturan Ghozali di bawah ini.
Bermodal Pemberitaan Media
AK menyebut Aremania tak akan datang ke kepolisian dengan tangan hampa. Mereka membawa sejumlah bukti terkait pernyataan Akmal
"Kami akan melampirkan sejumlah bukti, termasuk pemberitaan yang ada di sejumlah media, khususnya media cetak. Selain itu, juga ada pemberitaan di akun media sosial seperti twitter yang mengangkat pernyataan Akmal tersebut," papar AK.
Lebih lanjut, AK mengaku tak mendengar langsung pernyataan Akmal tersebut. Ia pun tak mendengar rekaman pembicaraannya.
"Namun, kami memiliki bukti yaitu pemberitaan di media dan media sosial," tegasnya.
Minta Akmal Minta Maaf
Sementara itu, AK pun mengungkapkan tuntutan mereka dalam laporan tersebut. Aremania, sambungnya, menuntut Akmal untuk minta maaf.
Namun, mereka tak mau sekadar permintaan maaf. Mereka ingin permintaan maaf mantan jurnalis olahraga ini dipublikasikan.
"Aremania meminta Akmal mengklarifikasi dan meminta maaf atas pernyataannya. Permintaan maaf ini harus dilakukan secara terbuka di sejumlah media nasional," tandas AK.
Berita Video
Real Madrid akan menghadapi Al Ain pada final Piala Dunia Antarklub, Sabtu (22/12/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aremania Ikut Laporkan Akmal Marhali ke Kepolisian
Bola Indonesia 21 Desember 2018, 22:15
-
Bisa Dukung Arema di Piala Indonesia, Aremania Bahagia
Bola Indonesia 14 November 2018, 21:33
-
Sanksi Bagi Arema dan Yuli Sumpil Tak Berlaku di Piala Indonesia
Bola Indonesia 14 November 2018, 18:30
-
Perseru Nilai Arema Kian Berbahaya Tanpa Aremania
Bola Indonesia 9 November 2018, 22:45 -
Tanpa Dukungan Sama Sekali Aremania, Arema FC Akui Terpengaruh
Bola Indonesia 7 November 2018, 18:52
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Bayern Munchen: Michael Olise
Liga Champions 8 April 2026, 04:06
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR