Dalam berita sebelumnya, Ibnu mengungkapkan kalau demo Bonek yang menuntut agar dirinya mundur ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu. "Saya tahu demo Bonek itu settingan. Siapa saja di belakangnya, rapatnya, dan apa motifnya, Saya juga tahu. Tapi, saat itu Pak Gede (I Gede Widiade, mantan CEO Persebaya) meminta saya bertahan," tegas Ibnu.
Dicatutnya nama fans fanatik Persebaya itu dan tak ingin permasalahan melebar, Andie Peci pun merasa perlu menyatakan hak jawab mewakili rekan-rekannya. Klarifikasi sekaligus bantahan dari koordinator beberapa aksi damai Bonek itu dikirimkan Rabu petang (24/07) dan diuraikan dalam bentuk kronologis di bawah ini:
Pada bulan oktober 2012, Bonek melihat ada ketidakharmonisan antara manajemen PT Persebaya Indonesia dengan PT. Pengelola Persebaya Indonesia
Pada Tanggal 4 Oktober 2012, Bonek mengirim surat secara tertulis kepada Direktur Utama PT Persebaya Indonesia (PT PI) dan CEO PT Pengelola Persebaya Indonesia (PT PPI). Adapun isi surat itu substansinya adalah bisa digelarnya Forum Bersama membahas permasalahan di Persebaya.
Surat Bonek tersebut kurang direspon oleh kedua manajemen baik PT PI maupun PT PPI. Padahal, maksud dari Bonek baik, agar terjadi hubungan yang harmonis antar 2 belah pihak tersebut demi kemajuan klub Persebaya Surabaya.
Pada tanggal 22 Oktober 2012, Bonek melakukan aksi damai "Save Persebaya" di depan gedung Grahadi Surabaya dan Mes Persebaya
Kompetisi Indonesia Premier League (IPL) 2013 rencananya akan mulai digelar tanggal 16 Februari 2013 dan kerangka tim Persebaya belum terbentuk. Bonek khawatir atas kondisi tersebut.
Pada Tanggal 31 Januari 2013, Bonek memulai aksi pendudukan di mes Persebaya dengan tuntutan "Hentikan Konflik Antara PT. Persebaya Indonesia dengan PT. Pengelola Persebaya Indonesia"
Pada tanggal 1 Februari 2013, Bonek melakukan aksi turun jalan di depan gedung Grahadi Surabaya dengan tuntutan yang dikenal dengan Tritura Bonek (tiga tuntutan Bonek) yaitu Pemilik saham PT. Persebaya Indonesia dan pemilik saham PT. Pengelola Persebaya Indonesia harus segera bertanggung jawab atas kekisruhan yang terjadi di klub Persebaya, Menolak segala upaya menjadikan klub Persebaya sebagai alat politik praktis, Walikota Surabaya segera ambil alih sementara klub Persebaya sampai konflik selesai.
Pada tanggal 9 Februari 2013, Bonek melakukan aksi kembali di depan Gedung Grahadi dan hotel Inna Simpang tempat diskusi "Selamatkan Persebaya" yang diadakan oleh Jawa Pos.
Lebih dari 10 hari Bonek telah menduduki mes Persebaya dengan tuntutan "Selamatkan Persebaya, Hentikan Konflik antara PT. PI dengan PT. PPI"
Dalam press release-nya tersebut, Andi juga menegaskan bahwa posisi Bonek tidak dalam kapasitas untuk bisa memecat pelatih Persebaya. "Kewenangan memecat atau mengangkat Pelatih Persebaya ada di tangan manajemen Persebaya. Hal yang lumrah, suporter menginginkan klubnya dilatih oleh pelatih sepakbola yang teruji dan berprestasi. Dan ini hal yang jamak terjadi di belahan dunia manapun," tegasnya.
Meski toh Ibnu akhirnya tetap menangani Persebaya, menurut Andi, Bonek tetap menghormatinya. Hal itu bisa dibuktikan tidak ada cemoohan yang ditujukan pada Ibnu dan timnya di dalam stadion ketika Persebaya bermain. Entah itu main di kandang maupun di tandang.
Terkait settingan yang dituduhkan Ibnu, Andi membantah keras. "Aksi Bonek dengan segala tuntutannya adalah murni dari suara hati Bonek demi kemajuan Persebaya. Aksi Bonek yang dilakukan secara mandiri oleh Bonek itu sendiri," tegasnya.
Terkait pembiayaan aksi-aksi Bonek selama Oktober 2012 hingga Februari 2013, menurutnya itu murni swadaya rekan-rekannya sebagai bukti kecintaan mereka pada klub yang dibela Andik Vermansyah dkk. "Biaya dari aksi kami itu urunan Bonek, penjualan nomor handphone cantik, dan penjualan kaos 'Save Persebaya'," jelas Andi.
Andi pun berharap, Ibnu bersedia mengoreksi apa yang pernah diucapkannya. "Bonek jangan disangkut pautkan dengan konflik di internal manajemen Persebaya itu sendiri. Hubungan yang baik antara Bonek dengan Ibnu Grahan haruslah tetap dijaga. Salam Satu Nyali!" pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bonek Klarifikasi dan Bantah Tudingan Ibnu Grahan
Bola Indonesia 24 Juli 2013, 18:54
-
Mirko Spasojevic Kembali ke Montenegro
Bola Indonesia 24 Juli 2013, 18:22
-
Rumah Mantan Pemain PSM Disatroni Pencuri
Bola Indonesia 24 Juli 2013, 11:38
-
Ibnu Grahan Blak-Blakan Keinginannya Untuk Mundur
Bola Indonesia 24 Juli 2013, 09:40
-
Ibnu Legowo Kalau Harus Pergi Dari Persebaya
Bola Indonesia 24 Juli 2013, 09:14
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR