
Bola.net - Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 menjadi musim yang sangat berat bagi Persela Lamongan. Klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut masih terseok-seok di papan bawah klasemen sementara.
Persela menjadi salah satu kandidat tim yang berpotensi turun kasta. Mengingat hingga pekan ke-29 BRI Liga 1 2021/2022, tim Kota Soto masih terperangkap di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-17.
Bermain 29 kali, Persela baru mengumpulkan 20 poin dari 3 kemenangan dan 11 kali bermain imbang. Sementara 15 pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Bahkan, Persela sudah tidak pernah merasakan kemenangan dalam 20 pertandingan. Laskar Joko Tingkir terakhir kali meraih poin penuh pada pekan ke-19 melawan Persik Kediri.
Lantas, bagaimana peluang Persela untuk bisa keluar dari zona degradasi di tengah performa yang tak kunjung membaik? Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Peluang Terbuka

Peluang Persela untuk bisa keluar dari zona degradasi belum sepenuhnya tertutup. Mengingat selisih perolehan poin dari beberapa tim di atasnya masih relatif tipis.
Hingga pekan ke-29, Persela terpaut 6 poin dari Persipura di peringkat ke-16, tapi Mutiara Hitam masih memiliki sisa satu laga lebih banyak. Walaupun itu juga tergantung keputusan Komdis PSSI atas aksi walk out lawan Madura United.
Barito Putera yang berada di peringkat ke-15 masih unggul 7 poin. Sementara dari Madura United, Persikabo 1973, PSS Sleman dan PSM Makassar secara berturut-turut terpaut 11 hingga 13 poin.
Untuk bisa lolos dari zona merah, Persela harus mampu menyapu bersih 5 pertandingan sisa alias mengumpulkan 15 poin. Dengan catatan, tim-tim di atasnya terus mengalami kekalahan.
Yang paling realistis, Persela harus bisa menyalip Persipura dan Barito Putera yang selisih poinnya relatif masih bisa dikejar.
Lawan Berat

Namun, usaha Persela untuk bisa memaksimalkan lima pertandingan sisa cukup berat. Selain faktor jadwal, tim yang identik dengan biru langit tersebut juga masih dibayangi hasil negatif.
Persela akan menghadapi beberapa lawan berat dalam lima laga tersisa. Salah satunya melawan Bhayangkara FC yang merupakan penghuni lima besar klasemen sementara.
Catatan tidak pernah menang dalam 20 pertandingan terakhir juga menjadi tren negatif yang harus segera diputus. Kemenangan berpotensi akan membuat Persela bisa bangkit.
Klasemen Sementara BRI Liga 1 2021/2022
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Liga 1: Ini 3 Problem yang Bikin Persela Lamongan Terpuruk
Bola Indonesia 7 Maret 2022, 23:38
-
BRI Liga 1: Menakar Peluang Persela untuk Lolos dari Degradasi
Bola Indonesia 7 Maret 2022, 19:05
-
Highlights BRI Liga 1: Borneo FC 2-0 Persela Lamongan
Open Play 5 Maret 2022, 23:07
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


















KOMENTAR