Bola.net - Kekalahan kembali diperoleh Persikota Tangerang saat menjamu Persikabo Bogor, 4-0, dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama (LPIS) di Stadion Badak, Pandeglang, Minggu (13/5) petang.
Sebelumnya tim berjuluk Ksatria Benteng tersebut juga mengalami kekalahan dari PSBL dengan skor 0-1, pekan lalu. Kekalahan tersebut ditengarai akibat kebijakan sang pelatih, Agus Suryanto yang menurunkan hampir seluruh pemain mudanya. Kekuatan Persikota memang menipis tanpa peran enam pemain intinya. Akibatnya, skuad Ksatria Benteng terlihat kerepotan dalam melakukan serangan dan membangun pertahanan.
Namun, Agus Suryanto mengaku terpaksa menurunkan mayoritas pemain mudanya akibat absennya sejumlah pemain senior. Bahkan, Agus Suryanto melakukan bongkar pasang pemain, meski bukan menempati posisi sebenarnya.
Contohnya Hasbi, pemain yang sejatinya sebagai penjaga gawang, namun harus puas diturunkan Agus sebagai bek bersama Leo Soputan. Sedangkan, Akmal, Wayan, serta Asep yang posisi sebenarnya pemain belakang, dijadikan gelandang.
"Sebenarnya, saya juga kebingungan dan merasa bersalah. Sebab, situasi di tim kami benar-benar kacau. Banyak pemain yang tidak bisa bertanding. Akibatnya, kekalahan dengan skor telak tidak terhindarkan," ungkap Agus, kepada Bola.net.
Agus Suryanto mengaku, sejumlah pemain inti tidak hadir untuk menjalani pertandingan dengan alasan yang belum diketahui. Pemain tersebut misalnya, Agus mencontohkan, Khotib, Choirul Anam, Suwita Pata, Deni Imam dan Abul Fikri.
"Kalau Suwita Pata, sudah izin karena ada keluarganya yang sedang sakit. Namun yang lain, kami tidak mengetahui alasan mereka tidak datang," ungkapnya.
Meski begitu, Sekretaris tim Persikota Aam Muharam mengatakan, mengaku salut dengan perjuangan para pemain yang sudah turun gelanggang. Menurutnya, meski pertandingan berjalan tidak berimbang, namun pemain tetap bermain habis-habisan sepanjang laga.
"Kami harus ekstra bekerja keras untuk menahan serangan yang datang bertubi-tubi. Beruntung, tidak ada pemain yang cedera,” ungkap Aam Muharam mengomentari penampilan skuadnya. (esa/end)
Sebelumnya tim berjuluk Ksatria Benteng tersebut juga mengalami kekalahan dari PSBL dengan skor 0-1, pekan lalu. Kekalahan tersebut ditengarai akibat kebijakan sang pelatih, Agus Suryanto yang menurunkan hampir seluruh pemain mudanya. Kekuatan Persikota memang menipis tanpa peran enam pemain intinya. Akibatnya, skuad Ksatria Benteng terlihat kerepotan dalam melakukan serangan dan membangun pertahanan.
Namun, Agus Suryanto mengaku terpaksa menurunkan mayoritas pemain mudanya akibat absennya sejumlah pemain senior. Bahkan, Agus Suryanto melakukan bongkar pasang pemain, meski bukan menempati posisi sebenarnya.
Contohnya Hasbi, pemain yang sejatinya sebagai penjaga gawang, namun harus puas diturunkan Agus sebagai bek bersama Leo Soputan. Sedangkan, Akmal, Wayan, serta Asep yang posisi sebenarnya pemain belakang, dijadikan gelandang.
"Sebenarnya, saya juga kebingungan dan merasa bersalah. Sebab, situasi di tim kami benar-benar kacau. Banyak pemain yang tidak bisa bertanding. Akibatnya, kekalahan dengan skor telak tidak terhindarkan," ungkap Agus, kepada Bola.net.
Agus Suryanto mengaku, sejumlah pemain inti tidak hadir untuk menjalani pertandingan dengan alasan yang belum diketahui. Pemain tersebut misalnya, Agus mencontohkan, Khotib, Choirul Anam, Suwita Pata, Deni Imam dan Abul Fikri.
"Kalau Suwita Pata, sudah izin karena ada keluarganya yang sedang sakit. Namun yang lain, kami tidak mengetahui alasan mereka tidak datang," ungkapnya.
Meski begitu, Sekretaris tim Persikota Aam Muharam mengatakan, mengaku salut dengan perjuangan para pemain yang sudah turun gelanggang. Menurutnya, meski pertandingan berjalan tidak berimbang, namun pemain tetap bermain habis-habisan sepanjang laga.
"Kami harus ekstra bekerja keras untuk menahan serangan yang datang bertubi-tubi. Beruntung, tidak ada pemain yang cedera,” ungkap Aam Muharam mengomentari penampilan skuadnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Divisi Utama (LPIS): Persikota Digerus Persikabo 4-0
Bola Indonesia 14 Mei 2012, 09:55
-
Tampil Tidak Maksimal, Persikota Lupakan Target
Bola Indonesia 5 Mei 2012, 07:15
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR