
Bola.net - Dokjreng FC mulai menyalurkan dana hasil lelang jersey pemain mereka. Komunitas pesepak bola Malang Raya ini dijadwalkan bakal menyerahkan sejumlah Alat Pengaman Diri (APD) ke dua rumah sakit di wilayah Kabupaten Malang.
Sesuai rencana, ada seratusan buah APD yang disiapkan oleh manajemen Dokjreng FC, sebagai hasil dari tiga tahap pelelangan ini. Seratusan APD ini akan disumbangkan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen dan RS Hasta Husada.
"Ada dua rumah sakit yang menjadi tujuan awal penyerahan APD ini. Kami serahkan langsung kepada pihak rumah sakit, Rabu (20/05)," kata CEO Dokjreng FC, Yanuar Tri Firmanda, dalam rilis yang diterima redaksi Bola.net, Selasa (19/05).
Menurut Yanuar, ada beberapa pemain yang akan ikut menyerahkan APD ke dua rumah sakit tersebut. Sejauh ini, yang terkonfirmasi hadir adalah dua penggawa Arema, Johan Ahmat Farisi dan Jayus Hariono, dan penggawa Persiba Balikpapan, Edy Gunawan. Kebetulan tiga pemain ini berdomisili di wilayah Kepanjen.
"Sementara ada tiga pemain yang hadir. Semoga ada tambahan pemain lainnya nanti," tutur eks kiper Deltras Sidoarjo tersebut.
Yanuar menyebut sejauh ini proses lelang masih belum tuntas. Masih ada beberapa jersey lain, sambungnya, yang masih dalam proses lelang. Rencananya, menurut Yanuar, untuk hasil lelang jersey yang tersisa ini akan ditujukan bagi kalangan masyarakat yang terdampak pandemi ini.
"Masih ada beberapa jersey lain. Hasilnya nanti akan kami buat bagi sembako," papar Yanuar.
Meski mengakui bahwa nilai dari bantuan ini tak seberapa, Yanuar pun berharap agar kegiatan ini bisa membantu penanggulangan pandemi Corona di Indonesia. Ia berharap agar kegiatan mereka bisa bermanfaat.
"Kami ucapkan terima kasih kepada donatur yang sudah membantu. Semoga kegiatan ini bisa meringankan beban tenaga medis," ujarnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Minta Publik Patuhi Protokol Kesehatan
Lebih lanjut, Yanuar pun mengaku prihatin dengan kabar duka, gugurnya petugas medis dalam penanganan pandemi ini, yang masih terus terdengar. Karenanya, ia mengajak agar publik bisa mematuhi protokol kesehatan agar pandemi ini lekas tuntas.
"Kami turut prihatin atas kabar duka yang kembali terdengar dari petugas medis. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk peduli. Jangan lagi merasa paling sehat dan seenaknya sendiri. Karena tenaga medis yang berjuang lebih beresiko," tutur Yanuar.
"Mari jaga diri dengan tetap dirumah. Jangan meremehkan dan tetap jaga kesehatan," tutupnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Galang Dana bagi Pengadaan APD, APPI Raup Lebih dari Rp240 Juta
Bola Indonesia 19 Mei 2020, 21:58
-
Alasan Patrich Wanggai Tetap Bertahan di Surabaya
Bola Indonesia 19 Mei 2020, 18:01
-
Cerita Atep Tentang Ngabuburit dan Rencana Tidak Mudik
Bola Indonesia 19 Mei 2020, 11:16
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:15
-
Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:01
-
Usai Pecat Ruben Amorim, MU Tidak Buru-buru Cari Manajer Baru?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:55
-
Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:45
-
Pernyataan Lengkap Manchester United Soal Pemecatan Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:39
-
Ruben Amorim Dipecat, Siapa Pelatih Man United Sekarang?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:33
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40



















KOMENTAR